Misunderstanding Love

Misunderstanding Love
Episode 37



Aku cinta padamu, aku sayang padamu, istriku maafkan semua khilaf ku yang telah menyakiti hatimu, akan ku buktikan bahwa kamu wanita berharga di hidupku. Vincent.


Happy Reading.


Martin masih menatap bingung ke arah wanita di depannya ini. Carolina memberikan kesepakatan yang konyol menurutnya.


"Untuk apa kamu menyuruhku mencari orang yang butuh banyak uang? Lalu kenapa dia bisa membuat Vincent dan Agnes berpisah?" Tanya Martin penasaran.


Carolina mengibaskan tangannya. "Sudahlah, tidak perlu banyak tanya, kalau kamu mau bersama Agnes, menurut lah," ucap Carolina dengan nada tegas.


Martin mendesah kasar, sebenarnya dia tidak terlalu berharap pada Agnes lagi, bahkan Martin sudah merelakan wanita yang di cintainya itu bahagia bersama pria lain.


Tapi setelah mendengar bahwa Vincent tidak mencintai Agnes dan berselingkuh dengan Carolina, membuat Martin sangat marah.


Dia tidak akan membiarkan Agnes sakit hati. Kalau memang Vincent sudah tidak menginginkan Agnes lagi, Martin siap untuk merebut Agnes dari tangan Vincent.


"Aku harus berfikir dulu Carol, beri aku waktu, nanti kalau sudah aku akan mengabari mu," jawab Martin.


"Baiklah, aku setuju dan aku akan menunggumu," ujar Carolina.


Wanita itu tersenyum senang, sebentar lagi dia pasti bisa melihat perceraian Vincent dan Agnes. Bukankah perjanjian yang di katakan Agnes kemarin hanya soal mencari tahu siapa yang telah menabrak Sonya.


Carolina akan membuat Vincent kembali lagi padanya.


*****


Vincent mengajak Agnes ke sebuah tempat di mana sebelum menikah mereka sering menghabiskan waktu kencan di tempat itu. Entah apa yang dipikiran oleh pria itu, yang jelas dia hanya ingin membuat Agnes bernostalgia dengan kebersamaan mereka dulu.


"Kenapa kita pergi ke sini?" Tanya Agnes.


"Bukankah dulu kita sering ke sini, aku tahu kamu sangat menyukai tempat ini, Agnes," jawab Vincent membuka seatbelt-nya.


Agnes menatap tempat itu dengan perasaan yang sulit di jabarkan. Tempat yang mengingatkan kebersamaan bersama Vincent sebelum mereka menikah.


"Ayo keluar, aku sudah menyiapkan tikar untuk alas duduk," ucap Vincent keluar dari dalam mobil dan berlari memutar untuk membukakan pintu untuk istrinya.


Saat ini mereka berada di sebuah taman yang begitu luas dan besar di kota itu.


"Kenapa kita ke sini?" Tanya Agnes menatap lurus ke depan.


Memberikan segala kebahagiaan untuk Agnes sampai dia merasa menjadi wanita paling beruntung di dunia.


Tapi semua hal itu hanya palsu, ucapan Vincent dan kata-kata cinta nya tidak pernah nyata, hanya sandiwara dan kepura-puraan belaka.


Mengingat hal itu hati Agnes begitu sakit, perasaannya sangat hancur ketika Vincent berselingkuh di depan matanya secara terang-terangan.


"Bukankah ini tempat favorit mu, sayang?" Ucap Vincent tersenyum.


Agnes menoleh dan menatap pria di sampingnya itu dengan tatapan penuh kekecewaan.


"Tapi sekarang aku tidak suka tempat ini," jawab Agnes datar.


"Kenapa kamu tidak suka sayang? Bukankah banyak kenangan di tempat ini untuk kita?" Tanya Vincent.


"Kenangan yang penuh kebohongan!" Jawab Agnes tegas.


Vincent begitu terkejut dengan ucapan Agnes itu, dia baru sadar bahwa telah melukai perasaan istrinya dengan membawanya ke tempat ini.


Agnes berjalan ke arah mobil dengan perasaan kecewa. Vincent yang menyadari itu langsung mengejar sang istri dan memeluknya dari belakang.


"Agnes, sayang, maafkan aku, sungguh aku tidak berniat membuatmu sedih seperti ini, ayo kita segera pergi dari sini," ucap Vincent menuntun istrinya masuk ke dalam mobil.


"Lepaskan aku, jauhkan tubuhmu ini! ingat, aku masih membencimu!" ucap Agnes mendorong Vincent.


Kemudian dia masuk ke dalam mobil dengan perasaan kecewa.


"****! Kenapa kamu bodoh sekali, Vincent! Kamu menyakiti hati Agnes lagi," Vincent merutuki kebodohannya sendiri.


Niat ingin membuat Agnes senang tapi malah menyakiti hatinya dengan membawa kenangan yang menyakitkan.


Bersambung.


Hai semuanya, aku ada rekomendasi karya keren banget 😘🥰