
Happy Reading.
Vincent tahu kalau Agnes sangat membencinya, bahkan mungkin dia sudah tidak bisa menyembuhkan hati wanita itu karena kesalahannya.
Tapi saat ini dia hanya ingin bisa memperbaiki hubungannya dengan istrinya itu. Rasa bersalah yang selalu menghantui pikirannya akan selalu ada.
"Baiklah, aku akan menurut," jawab Vincent akhirnya. Tentu dia tidak ingin membuat suasana hati Agnes menjadi buruk.
Agnes menatap pria di sampingnya itu dengan tersenyum sinis, dia akan membuat Vincent dan Carolina bersama kembali agar dirinya terhindar dari jerat pria yang masih menjadi suaminya itu.
Mereka saat ini telah berada di sebuah hotel mewah. Rencananya Agnes dan Carolina akan bertemu di hotel itu, tempat yang di atur oleh Carolina sendiri. Entah kenapa Carolina memilih hotel untuk bertemu, Agnes hanya menurut.
Sangat berbeda dengan apa yang di pikirkan Vincent saat ini, pria itu mengira jika Agnes telah memaafkannya.
Padahal Agnes sebenarnya sudah muak dengan pernikahan yang menjeratnya itu. Tapi dia sudah berjanji pada sang suami untuk menemukan siapa yang menabrak Sonya sehingga dia memilih mengikuti permainan Vincent.
Meskipun Agnes memang benar-benar di khianati oleh Vincent. Dendam dan kebencian yang sudah menancap di hatinya membuat Agnes harus bisa menahan kesakitan selama ini.
"Kamu mengajakku ke hotel? untuk apa Agnes?" tanya Vincent.
Agnes tidak menjawab, wanita itu terus saja berjalan di ikuti oleh Vincent.
'Apa Agnes akan mengajakku bercinta? tapi kita bisa melakukan di rumah 'kan?' Batin Vincent menerka-nerka.
Mereka masuk ke sebuah restoran yang ada di hotel tersebut.
Agnes duduk di sebuah kursi yang berada di sudut, Vincent hanya terus mengikutinya dan hanya diam saja, matanya selalu menatap ke arah sang istri yang tidak pernah merasa bosan untuk dipandangnya.
"Agnes, apa ada yang salah denganmu hari ini?" tanya Vincent.
"Tidak," jawab Agnes singkat.
"Lalu kenapa kita makan di hotel? kenapa tidak di restoran yang mewah saja?"
"Aku ke sini karena ada janji dengan Carolina, dia akan membantu kita untuk mencari tahu siapa yang menabrak Sonya, karena waktu itu mobilku telah ku berikan kepada sepupu ku itu," jawab Agnes jujur.
Vincent mengepalkan tangannya, rahangnya mengeras kala mendengar ucapan Agnes.
Vincent langsung menoleh ke arah sang istri, kenapa dia mengajaknya bertemu Carolina. Vincent tidak mau bertemu dengan wanita itu lagi, apa yang akan Papanya lakukan kalau sampai dia melakukan itu.
"Kita pergi dari sini sekarang, aku tidak mau bertemu Carolina!" Vincent langsung menarik lengan Agnes, wanita itu memberontak memukul dada bidang Vincent.
Vincent langsung menarik tubuh Agnes dan menggendongnya ala bridal style.
Agnes terpekik saat Vincent tiba-tiba melakukan hal itu, semua orang yang melihat itu merasa bahwa Vincent adalah suami yang sangat romantis.
Berbeda dengan salah satu orang yang baru saja datang, dia sangat marah melihat Vincent yang menggendong Agnes seperti itu.
Carolina berusaha mengejar kedua orang itu tapi tiba-tiba dia menyenggol pelayan yang sedang membawa makanan.
"Maaf Nona, baju anda jadi kotor," ucap pelayan itu merasa bersalah.
"Punya mata nggak sih!! Sial, sial, sial!!" teriak Carolina kesal.
Sedangkan Vincent memutuskan untuk tidak pulang ke apartemen, tapi dia langsung chek in kamar VIP di hotel itu.
"Vincent, turunkan aku!!" teriak Agnes meronta.
"Aku tidak akan menurunkan kamu sayang, aku tidak suka dengan sikap kamu yang seperti ini, apalagi bertemu dengan Carolina!"
"Tapi dia hanya akan membantu kita menemukan siapa yang menabrak Sonya itu saja! Lagian dia itu kan kekasihmu sekarang!"
Vincent menghiraukan seruan Agnes, kemudian pria itu membaringkan tubuh Agnes di ranjang dan pria itu segera mengukungnya.
"Aku sudah tidak peduli lagi dengan masalah itu Agnes, aku juga tidak peduli dengan Carol! semuanya sudah ku lupakan, aku hanya ingin memulai dari awal bersama dirimu!" ucap Vincent mengunci tatapan mata Agnes.
"Tapi aku tidak mau," jawab Agnes dingin.
"Kamu harus mau, karena aku tidak akan pernah menceraikanmu!!"
"Apa kamu akan melanggar janjimu, tuan Vincent?" tanya Agnes.
"Agnes, aku hanya ingin hatimu kembali, hatiku yang dingin dan penuh kebencian itu sudah menjadi milikmu!"
Bersambung.
Maaf baru bisa up 🙏🙏 othor sibuk banget di dunia nyata, mohon di maklumi ya akak reader🥰🥰🥰