Misunderstanding Love

Misunderstanding Love
Episode 21



Happy Reading


Vincent mencengkeram setir kemudinya kuat, pria merasa sangat marah karena Agnes terus saja berpura-pura tidak tahu dengan apa yang terjadi beberapa bulan lalu.


"Agnes, kamu ingin tahu apa yang aku inginkan? aku memang ingin kamu tersiksa, kamu telah menghancurkan kebahagiaan ku dan aku juga akan membuatmu merasakan hal yang sama," jawab Vincent penuh penekanan.


Agnes tercengang mendengar jawaban dari pria itu.


"Menghancurkan kebahagiaanmu? hei tuan, aku mengenalmu saja tidak, lalu kapan aku menghancurkan kebahagiaan mu!"


Vincent benar-benar di buat emosi dan marah dengan jawaban polos Agnes, apakah selama ini Agnes tidak pernah merasa bersalah karena telah menabrak seseorang hingga meninggal.


Pria itu terus mengemudikan mobilnya sampai jauh dari kota, masih dengan amarah yang merasuki jiwanya, pria itu sampai tidak tahu arah kemana tujuannya.


Agnes merasa takut akan di apa-apakan oleh pria di sampingnya itu.


"Vincent! berhenti! jawab pertanyaan ku, kenapa kamu sangat membenciku? di mana letak kesalahan ku? katakan Vincent!"


Vincent masih diam tidak menjawab, pria itu menepikan mobilnya dan menatap tajam ke arah Agnes.


"Kamu adalah wanita yang sangat cantik tapi kelakuan mu tidak secantik dirimu!" ucap Vincent menatap mata Agnes yang sudah basah.


"Apa maksudmu! apa kesalahan ku padamu, hiks!" Agnes sudah tidak kuat lagi. Air matanya jatuh membasahi pipi mulusnya itu.


"Beberapa bulan yang lalu, kamu melakukan kesalahan itu beberapa bulan


bulan yang lalu, tepatnya setelah tahun baru pada tanggal 10 januari, kamu menabrak seseorang AGNES!!! dan kamu langsung pergi setelah menabraknya! kamu tahu siapa yang kamu tabrak waktu itu, DIA ADALAH WANITA YANG AKU CINTAI!!!"


Agnes begitu terkejut dan sangat shock mendengar jawaban dari Vincent. Setelah tanggal 10 januari, bukankah waktu itu dia sudah berada di California? pada tanggal itu dia bahkan sedang melakukan acara di perusahaan nya karena dia sedang di angkat menjadi Presiden direktur di perusahaan sang Papa.


"Apa gara-gara masalah ini kamu membenciku? masalah yang tidak pernah aku lakukan!! cepat keluarkan aku dari mobil ini karena aku tidak bersalah! bukan aku yang menabrak kekasihmu VINCENT!" Seru Agnes.


Bahkan dia sudah menggedor-gedor pintu mobil dan menendangnya.


"Brengsekk, buka pintunya!! Sialan!!"


Vincent langsung menarik Agnes dan mencium bibirnya kasar, pria itu benar-benar kalut dengan perasaannya saat ini, apa benar bukan Agnes yang menabrak Sonya.


Vincent lengah, Agnes menggunakan kesempatan itu untuk membuka kunci pada pintu mobilnya.


Setelah kunci terbuka, Agnes langsung menggigit bibir Vincent dengan keras.


"Aahkk, kenapa kamu menggigit ku!!" seru Vincent menyentuh bibirnya yang di gigit Agnes sampai berdarah.


"Aku membencimu Vincent!! aku benar-benar membencimu!" seru Agnes dengan mata berkilat marah penuh kebencian.


Vincent bisa merasakan kesakitan di mata wanita itu. Hatinya juga ikut sakit. Apakah benar Agnes bukan orang yang menabrak Sonya, tapi jelas sekali bahwa mobil itu miliknya dan yang mengemudikan adalah seorang wanita.


Agnes menggunakan kesempatan itu untuk membuka pintu mobil dan langsung keluar dari dalam. Wanita itu berlari sekuat tenaga untuk pergi dari tempat itu.


Tiba-tiba dari arah belakang ada mobil yang melaju kencang dan seperti sedang oleng.


Vincent yang melihat hal itu langsung keluar dari mobilnya dan berlari mendorong Agnes.


Brraakk!!


Agnes berguling-guling di sisi jalan, sedangkan Vincent sedikit terserempet karena berhasil menghindar.


Tapi pria itu terluka karena kakinya tergores aspal, kepalanya juga berdarah karena terbentur batu di sisi jalan.


"Agnes, Agnes," Vincent berusaha untuk bangun dan menghampiri Agnes di sisi jalan.


Tapi keadaan nya yang seperti itu tidak bisa membuat nya berdiri dengan sempurna dan terjatuh kembali. Kakinya cidera dan tubuhnya terasa remuk karena terbanting keras.


"Vincent!" seru Agnes.


"Agnes, kamu baik-baik saja," jawab Vincent tersenyum. Dia merasa lega melihat keadaan Agnes yang baik-baik saja.


"Kenapa kamu menyelamatkan ku, Vincent, seharusnya kamu membiarkan aku mati tertabrak, karena menurutmu aku yang telah menabrak wanita yang kamu cintai itu! Seharusnya kamu tidak mendorong ku dan misi balas dendam mu berhasil!!"


JEDER!!!


Bersambung.