
Halo semuanya para pembaca setia thor. Terima kasih atas sambutan hangatnya karna kalian masih setia membaca semua novel thor. Jika ada kesalahan pada penulisan thor mohon dimaklumi ya. Dan terima kasih juga atas dukungan vote dari kalian. Ini sangat berharga buat thor. Semoga para pembaca setia thor sehat-sehat selalu ya, amin. Saranghae.
Keesokan harinya.
“Yukaaaaaa. Ada apa dengan tanganmu???” Teriak Kak Melly menggema ke seluruh ruangan latihan. Semua member pun ikut terlihat panic saat telapak tangan kanan gue diperban rapi dan itu sukses membuat Kak Melly
marah, kesal dan geram. Lengkap sudah.
Teriakan Kak Melly ternyata mengundang kepanikan CEO yang tidak sengaja melewati pintu ruang latihan dan mendengar teriakannya “Apa yang terjadi??” CEO langsung masuk membuka pintu ruang latihan dengan wajah
panik yang sama dengan yang lain. Gue cuma terdiam. Gue bahkan nggak sanggup menjawab pertanyaan mereka karna rasanya gue lelah sekali.
“T-tanganmu kenapa??” seorang CEO pun bahkan bergetar saat melihat lilitan perban ditangan gue.
“Maafkan aku CEO, maafkan aku Kak Melly, maafkan aku teman-teman” Gue hanya bisa meminta maaf sambil membungkukkan badan. Biar bagaimana pun ini kayak kecalakaan yang layaknya gue buat sendiri.
Kak Melly menepuk jidatnya dengan sedikit penakanan sementara CEO menghembuskan nafas gusar.
“Yuka. 10 menit lagi temui saya diruangan” CEO pun meninggalkan ruangan dengan langkah sedikit kecewa. Tamatlah gue!.
Gue hampir akan melangkah, namun langkah gue tertahan oleh Kak Melly yang langsung menghadang gue didepan “Sebelum ke ruang CEO. Ceritain dulu kenapa tangan kamu kayak gini” Gue menatap Kak Melly dengan penuh
hangat supaya dia nggak khawatir “Nanti aku ceritain ya kak. Sekarang CEO pasti nunggu” Ujar gue sambil meninggalkan mereka.
Setelah melihat yuka menghilang dari balik pintu, mereka pun membuka suara dibelakang yuka.
“Kenapa sih dia banyak bikin masalah?” So Hye mulai membuka suara.
“Besok kita harus berangkat. Apa perlu dia bikin cedera kayak gitu biar jadi perhatian orang??”
“Ssttt. Oenni nggak perlu ngomong kayak gitu. Bisa jadi itu nggak sengaja” Fiona membela.
“Kita cuma perlu dengar penjelasan dari mulut kak Yuka saja. Bisa saja itu hanya kecelakaan” Tambah Min Shi.
“Ahh” So Hye membalikkan badannya dengan perasaan kesal.
Sementara diruang kerja CEO. Gue duduk disofa bersama CEO berhadapan tanpa ditemani Kak Melly.
“M-maafkan aku CEO. Kali ini saya lalai menjaga fisik saya” Setelah gue menyampaikan permintaan maaf, CEO hanya menatap gue gusar. Setelah itu dia senyum sumringah. Asli merinding bulu kuduk gue setelah itu.
“Aku sudah dengar kabar hubunganmu dengan Park Junhan.”
Gue akhirnya tahu kenapa CEO senyum sumringah ke gue. Karna dia tahu skandal gue dengan Park Junhan. Aneh ya. Harusnya kan dia marah sama gue, kenapa dia malah senang? Pikir gue.
“Park Jun Han” Sekali lagi dia menguntai kalimat nama orang yang bikin gue nggak bisa move on. Padahal perasaan gue kacau saat ini.
“Aku tidak mungkin memberi tahukan ke public tentang hubunganmu dengan orang yang termasuk ke dalam 10 konglomerat terkaya di Korea. Karna itu sama saja merusak reputasimu sebagai artis yang belum lama debut
disini. Pihak Junhan pun juga menyuruh kita untuk tutup mulut”
“Jadi presdir sudah tahu tentang hal itu??” Tanya gue menyelidik sekali lagi, padahal sebenanya jawabannya sudah pasti kan ?!.
“Sekretaris Lee sudah memberi tahukan kepada ku secara langsung. Ia bahkan bilang untuk menitipkan kekasih atasannya dengan baik dan merahasiakan hubungan kalian.”
Terdengar sedikit lucu saat gue mendengar menitipkan, emangnya gue barang pakai dititipin segala. Tapi percayalah, saat ini perasaan gue kacau sekacau-kacaunya.
“Jadi kapan kau akan pindah ke kediaman Junhan?” Pertanyaan yang langsung menjurus hingga ke tulang belulang.
“S-saya akan pindah saat pulang dari London nanti. Saya juga perlu diskusi dengan member”
“Oke, aku akan panggilkan mereka sekarang” Tanpa babibu, CEO langsung mendial nomor seseorang di ponselnya. Bahkan gue nggak memiliki celah untuk protes sedikit pun.
“Melly, suruh semua member ke ruanganku sekarang termasuk kamu. Ok” ia pun langsung mematikan sambungan telfonnya.
Tak lama kemudian, semua member masuk dan duduk bergabung bersama di atas sofa.
“Saya menyuruh kalian untuk masuk keruangan ini karna ada beberapa hal yang harus saya bicarakan dengan kalian.” Semua yang mendengar dan melihat pun penasaran. Dipikiran mereka masing-masing, ada beberapa dialog
pertanyaan yang siap menjejer dikepala mereka. Tentunya itu masih hanya sekedar terka’an saja.
“Pertama. Yuka sedang menjalin hubungan dengan seorang pengusaha terkenal Korea.” Mendengar hal itu, mereka pun menjawab dengan mimic wajah yang berbeda-beda. So Hye terlihat terkejut dan tak percaya, Min Shi hanya bersikap tenang, Fiona terkejut sedangkan Kak Melly lebih jelas kecewanya.
“Kedua, Yuka tidak hanya tinggal di dorm, tapi ia juga akan tinggal dikediaman kekasihnya”
Semuanya terdiam dengan perasaan masing-masing. So Hye agak sedikit kecewa, sama halnya dengan Kak Melly. Sedangkan Min Shi lebih memilih tenang, Fiona hanya terkejut lalu memperbaiki mimic wajahnya ke seperti
semula seolah-olah seperti ya sudahlah.
“Bukankah seharusnya dari pihak agensi melarang kita untuk dating?” Tanya So Hye.
“Sebenarnya ia. Aku melarang anak-anak asuhku untuk tidak melakukan dating sebelum ia mencapai target yang telah ku tetapkan selama debutnya, tapi Yuka memberikan sumbangsihnya terhadap debut kalian semenjak
timbulnya skandal ia dengan Jaehyun, dan itu tidak merugikan agensi malah membuat kalian semakin tenar. Dan untuk datingnya kali ini itu dari pihak lelaki tidak ingin untuk diumbar ke khalayak umum karna posisinya yang penting.”
Scandal oh scandal.
Bersambung
@yulia.fernanda__
Jangan lupa dukung dan baca juga :
· Cerita Julia dan Korea Selatan
· Cerita Julia dan Korea Selatan 2
· Future Princess.