
Selamat membaca, semoga suka.
Karna gue terlanjur jadi model MV nya Rayun. Jadinya gue harus meninggalkan sejenak latihan gue dan berangkat ke Swiss. Saat mobil yang gue naikin nyampe di penurunan bandara, awalnya gue santai aja. tapi yang nggak gue kira akhirnya terjadi juga. Para pemburu berita dan para pemburu gambar alias paparazzi yang mungkin gue fikir kayaknya bandara udah jadi tempat tongkrongan asik buat mereka. Shit gue terpaksa nunggu dimobil sambil mikir-mikir bareng kak melly.
“Kak mel. Apa aku kudu dadah-dadah kayak idol-idol yang lain pas lagi dibandara gitu?” Tanya gue sebelum benar-benar masuk ke bandara.
“Nggak usah. lo santai aja. Mereka paling cuma fotoin lo doank”
“Kak. lo nggak bawain pengawal gitu buat gue?. Lo tau kan kak? Sasaengnya Jaehyun banyak loh kak?!” Nggak terfikirkan sama kak melly buat bawa bodyguard ke bandara ini. Dan kak melly langsung mengambil benda pipih disakunya dan mendial nomor seseorang.
“Kalian udah sampai dibandara belum? Kita pinjam bodyguard lo. Disini banyak paparazzi. nggak ada lelaki disamping kita. oke oke” Dan telfon pun berakhir.
Dengan tampang mencurigakan dan tatapan yang begitu intens ke kak Melly gue pun penasaran. “Siapakah yang anda telf nona?”
“Gue nelf rayunlah. Nelf siapa lagi?!. Entar lagi mereka datang dan kita pinjam bodyguardnya dulu. Yang jelas kalian jangan bareng ke dalam. Bakal heboh entar”
“Oke bos” Jawab gue sambil angkat satu tangan ke dahi mirip gerakan hormat ke bendera merah putih saat upacara.
Rombongan Rayun datang. Dan dua bodyguard pun datang saat gue dan kak Melly keluar dari mobil. Kita masuk duluan kedalam bandara. Sureprise, gue diikuti beberapa orang yang saling mepet-mepetan buat ngambil foto dan video gue. Benar-benar nggak nyaman gue. “Dasar cewek gatal” bunyi suara entah dari mana yang membuat gue
terkejut. Gue bawa santai aja.
Sampai-sampai seorang cewek menghadang langkah kita didepan karna ingin mengambil foto dan video gue dari depan. Gila ni cewek langkah kita jadi terhenti sebentar sampai oppa-oppa bodyguard segera ngusir halus si cewek itu buat minggir dari hadapan kita. “Murahan” Lagi-lagi suara yang bikin gue nyesek terdengar ditelinga gue. Gue mikir jadi selama ini idol-idol selalu pakai handsfree saat di bandara biar nggak dengar yang aneh-aneh dari penguntitnya. Nyesel gue nggak bawa itu.
Gue akhirnya masuk ke badan pesawat dan duduk dikursi bisnis. Dada gue masih sesak dengar kata-kata murahan dan cewek gatal yang mungkin gue fikir diluar sana itu adalah gelar baru buat gue. Benar-benar sial. Gue yakin itu pasti Sasaengnya Jaehyun. Jaehyun. Fans lo gila, teriak gue menggema diotak gue. Pengen nangis
gue.
Akhirnya pertahanan gue runtuh “Hhuhuuuhuuu” Gue segera nutupin wajah gue dengan kedua telapak tangan.
Rayun langsung natap aneh tingkah gue dan segera meraih kedua telapak tangan gue dan menyaksikan buliran bening membasahi pipi gue.
“kau kenapa?” Tanyanya begitu kaget liad kondisi gue.
“Gue dibilang murahan dan cewek gatal sama Sasaeng tadi dibandara hhuhu” Gue berusaha nahan suara gue biar nggak jadi perhatian sama penumpang bisnis yang lain.
“Cup cup cup” Sambil nepuk punggung gue lembut. Persis kayak mak gue lu.
“Kau baru segitu saja udah nangis. Aku lebih parah dari itu malahan” Sambungnya biar fikiran gue teralihkan sedikit.
“Serius??” Tanya gue
Perjalanan cukup menyebalkan, ehh melelahkan. perjalanan 12 jam dipesawat. Anjir pinggang mau patah rasanya. Baim butuh tukang pijit. Kita nyampe subuh di Swiss dan langsung ke hotel buat istirahat. Dan disuruh ngumpul jam 12 siang buat ke lokasi syuting.
“Baiklah waktunya kita tidur” Gue langsung menghempaskan body gue diatas ranjang yang empuk ulalaaa.
---
Karna jadwal gue yang nggak mungkin lama-lama di Swiss. Akhirnya hari ke empat gue balik ke Korea tanpa rayun. Rayun masih ada syuting lagi sampai hari kelima dan hari ke enam baru dia balik ke Korea. Padahal gue mau lama-lama disini buat liburan. Oh My God gue baru ingat kalau gue harus kerja bagai kuda di Korea.
---
Angel masih berkutik dengan latihan dan latihan terus menerus. Setelah semua lagu telah selesai direkam, maka proses selanjutnya adalah mempelajari koreo tariannya untuk tiap-tiap lagu. Gue yang baru balik dari negeri dongeng dan cuma bisa istirahat tiga jam setelah nyampe di Korea terus dipaksa buat latihan karna udah ketinggalan beberapa gerakan. miris.
---
Dorm BCT.
Jae pulang ke dorm karna manager nyuruh mereka buat ngumpul sebentar.
“Ada perlu apa hyung?” Tanya Jae ke arah managernya yang nggak lama baru datang.
“ Gue cuma minta waktu kalian bentar. Jae CEO minta buat lo keluarin solo album di semester II kedepan dan ingat minggu jadwal lo buat ke Milan, lo nggak lupa kan jadi tamu peragaan busana disana?”
“Gue tahu” Jawabnya tanpa melihat ke arah manager sambil mainin tali sepatunya. gila ni anak cuek banget.
“Entar sponsornya bakal kirim beberapa bajunya ke lo, lo pilih aja mana yang mau lo pakai saat di bandara sama acara intinya”
“Doyoung sama Chenle, kalian jadi bintang tamu di super trip. info terakhir katanya kalian ke Bangkok”
“Jinjja/benarkah?” Doyoung sedikit senang. Akhirnya dapat liburan.
“Gue udah pernah beberapa kali kesana sama keluarga. Terkahir resepsi kerabat papa disana” Keluarlah jiwa rich man dari sosok Chenlee.
“Selebihnya kalian siap-siap untuk persiapan album selanjutnya. Besok kita meeting dengan CEO bareng Park Jong”
“Park Jong???” Johnny menggila, termasuk semua member BCT. Pasalnya Park Jong adalah komposer dan pencipta lagu terkenal yang pernah nyiptain lagu Rihanna, Wiz Khalifa dan beberapa artis senior Kpop yang lagunya berhasil masuk dikancah Billboard. Demi warga dibikini Bottom Johnny dan kawan-kawan happy sekali.
Jangan lupa beri tanda love, like, favorite dan komennya ya. Gumauwo.