LOVE IN SEOUL CITY

LOVE IN SEOUL CITY
Episode 20 / Kenangan dari Jaehyun.



Makanan telah sampai. Makanan telah tersedia di meja makan. Dirumah cuma ada beberapa pembantu dan juga gue dirumah. Sumpah gue masih kikuk karna kejadian tadi, bisa-bisanya mereka ajak masuk dua makhluk ini ke kamar gue. Awas lo kak Melly, Gue omelin lo entar.


---


Keesokan harinya gue sibuk dengan persiapan gue sebelum hari H di istana keprisidenan. Gue latihan sepanjang hari dan istirahat dimalam hari. Gue juga olahraga untuk ngatur pola makan gue. Gue di omelin kak Melly gara-gara perut gue yang berlemak. Anjay gara-gara kemarin gue omelin dia karna bawa Jaehyun dan Doyoung ke kamar


gue, sekarang giliran dia omelin gue. Oke Fix kak Mel.


Gue buru-buru ke lokasi istana buat acara nanti malam. Katanya tamu yang datang yakni dari Korea Selatan menteri pariwisata bersama artisnya. Gue nggak kepikiran bahwa artisnya itu adalah Jahyun dan Doyoung. Yang gue urusin tentu diri gue sendiri agar gue bisa fokus membawakan acara.


Gue suka gaun rancangan Kak Gunawan. Gila langsing banget gue kalau pakai gaun hitam. Bagian tangannya dibuat ngepas. Ulalaa kak Gunawan the best pokoknya. Rambut diikat kuda tapi dibuat ngembang. Gue lebih suka lagi sama hairstylish gue. Gak sia-sia duit gue keluar lumayan buat bayar jasanya.


Oke akhirnya gue memasuki panggung karna nama gue telah dipanggil oleh MC. Gue harus pasang senyum semenawan mungkin. Ketika gue memasuki panggung seketika senyum gue hampir saja ngilang.


Deg.....


Gue melamun sesaat. Ternyata tamu artis dari Korea adalah Jaehyun dan Doyoung. Mereka terlihat tampan dibalut dengam Jas Hitam. Anjay kok bisa ada makhluk setampan mereka selain Baek Yeol.


Apa barusan gue ingat?? Baek Yeol?!


---


Akhirnya perform gue selesai. Gue membungkuk dihadapan presiden dan tamu undangan. Gue melihat tatapan Jaehyun yang nggak pernah putus mandangi saat gue bermain Biola. Hampir aja gue salting dan salah nada gara-gara itu anak. Grrrrrrr ...


Gue kembali ke Backstage. Astaga sampe disana gue sesak nafas. Gue serasa dikerjain karna tamunya adalah dua pria yang gue bawa jalan-jalan ke Bogor.


Selesai acara perform yakni lanjut acara makan malam. Gue sebangku sama beberapa penyanyi. Jaehyun nyuri-nyuri pandang ke gue. Meja mereka nggak jauh dari meja gue. Doi pengen banget ngehampiri gue, tapi disini rame dan ada beberapa wartawan. Lalu dia chat gue.


“Bisam ketemu dibackstage sebentar” Gue seketika ngebacanya hampir keselek. Apa gue punya hutang sama tu anak waktu kita ke Bogor?? Tapi kan yang bayar gue semua. Lalu gue jawab “ok” Gue mulai jalan duluan ke Backstage. Disana nggak akan mungkin ada wartawan karna itu area privasi untuk pengisi acara dan dijaga


ketat oleh pengawal.


Gue nunggu dia di backstage, sial hampir lima belas menit gue nungguin dia. Dia ngerjain gue ya?? Udah pasang muka judes gue, nggal lama kemudian wajah tampannya ngehilangin muka jutek gue seketika.


“Maaf aku lama. Aku harus cari alasan buat kesini” Ujar Jaehyun.


“it’s ok Jaehyun” Gumam gue.


“Ada apa?” Sambung gue.


“Kamu cantik banget malam ini” Oh My God demi apa dia muji gue malam ini cantik terus gue serasa diawang-awang. Seketika pipi gue merona kayak kepiting abis direbus, sial. Gue bales pakai rayuan maut gue.


“Lo juga ganteng banget malam ini” Rasain lo. Si Jaehyun juga malu-malu pas gue bilang cakep.


“Oh ya, terimakasih” Sahut dia.


Jaehyun menyodorkan kotak kecil ke gue. Entah apa lah isinya tapi gue yakin ini emas. Mudah-mudahan emas batangan. wkwkwk


“Apa ini” Tanya gue ke Jaehyun.


“Bukalah” Jawab Jaehyun.


Gue langsung buka isi kotak tersebut dan sekali lagi oh my god. Jaehyun memberikan gue kalung emas putih berinisial Y. Ini anak serius ngasih beginian?? Kan biasanya ini dikasih buat orang yang dia sukai.


“Jaehyun, Are u crazy??” Tanya gue.


“Tidak, ini memang untukmu karna kau sudah membawaku dan Doyoung jalan-jalan” Rupanya gara-gara itu dia ngasih kalung ke gue. Tapi ya nggak kalung mahal ini juga kali, ntar kalau gue jual gimana???


“Jaehyun terima kasih untuk kalungnya tapi ini nggak sebanding, aku nggak apa-apa kok kalian nggak ngasih apa-apa. Pergi jalan dengan kalian aja aku udah seneng” Gue bicara formal jadinya ke dia karna dia juga sopan manggil gue.


“Jika kau ke Korea jangan lupa hubungi aku. Kita akan bertemu disana” Apa kata-katanya barusan kalau dia nunggu gue? Anjay jangan bikin gue bingung dong Jae. Gue ngerasa kalau lo itu demen ama gue.


“Aku akan berangkat pulang besok pagi. Jaga dirimu baik-baik. Aku akan menunggumu di Korea” Ujarnya sambil tersenyum.


Malam saat gue pulang dari acara dan istirahat. Gue memberanikan diri curhat ke Kak Melly. Bagaimanapun dia udah gue anggap sebagai kakak sendiri. Kita bicara via telf.


“Kak loe udah tidur?”


“belum. kenapa?”


“Gue mau curhat”


“Curhat apa, cerita aja.”


“Kak, lo tahu nggak dengan Baek Yeol?”


“Baek Yeol?? Maksud kamu personil Aslan itu?” Tanya kk Mel.


“Ia”


“Kenapa emangnya?


“Hhuuuffttt” Gue hembus nafas panjang gue.


“Dia bias kamu ya, cie cieee suka k-pop juga akhirnya” Goda kak Mel.


“Ihh bukan itu. Tapi mungkin lo nggak percaya kk. Jadi kayaknya gue nggak usah cerita de” Nyali gue ciut buat cerita.


“Emangnya kenapa ?? Kamu pernah keciduk dia disebuat tempat?”


“Bukan” Ujar gue


“Lah terus” Kak Melly jadi geram mau dengar cerita gue.


“Oke gue akan ceritain sama lo kak dan Cuma lo aja yang tahu. Sebenarnya gue pernah pacaran sama Baek Yeol”


Seketika hening ketika gue bilang kayak gitu.


“Uahahahahahhaa” Tiba-tiba kak Mel ketawa terbahak-bahak dengar cerita gue. Mungkin dia pikir gue halu sampai-sampai Baek Yeol gue bilang mantan gue.


“Kok Loe ketawa sih kak? Gue serius nggak bercanda iihh sumpah de?!” Kesel gue.


“Adek gue ngehalu tengah malam”


Setelah gue ceritain panjang lebar, sebenarnya kak Melly agar ragu percaya atau nggak. Jadi dia bilang besok pagi dia bakal kerumah gue dan harus dengar cerita itu langsung.


---


keesokan harinya bener kak Melly langsung absen kerumah gue. Gue baru aja siap mandi dan beres-beres kamar. Ketika dia masuk kamar, gue ceritain semuanya ke dia sampai gue nangis. Gue juga lihatin chat gue sebelumnya masih gue simpan. Gue juga nyimpan salah satu bajunya yang sengaja gue bawa buat kenang-kenangan. Dan kak


Melly barulah percaya sama gue.


Kak Melly pegang kedua tangan gue erat-erat.


“ Dek, kamu tahu kan kalau kamu dapat undangan untuk pengisi acara Asian Music Award??” Ujar Kak Melly.


“Ia gue tahu kak, acaranya di Hongkong kan?” Sahut gue.


“ Ya setelah dengar ini kakak langsung kepikiran acara itu, Kamu bakal duet dengan artis Korea. Dan ini penyanyi wanita. Kamu tahu?? pengisi acaranya selalu didominasi artis-artis Korea karna yang mendominasi blantika musik Asia adalah k-pop. Jika seandainya pengisi acara tersebut adalah Aslan apakah kamu siap?” Tanya kk Melly yang membuat jiwa gue terguncang.


“Gue nggak siap kk” Ujar gue kebingungan.


 


~~ Apa nanti yuka bakal bertemu dengan Baek Yeol? Tetap tunggu episode selanjutnya ya, Ditunggu komen, love dan favoritenya. Kamsahamnida.