LOVE IN SEOUL CITY

LOVE IN SEOUL CITY
Episode 35 / Perselisihan awal.



~~ Selamat membaca, semoga suka.


Karna nggak bisa tidur hingga waktu sudah menunjukan pukul pagi. Akhirnya gue bersiap-siap duluan. Karna memang nggak ada pembantu rumah tangga. Jadinya gue beres-beres dan masak. Nggak lama setelah itu satu persatu para budak-budak keluar dari kamarnya dan terkejut melihat gue yang lagi bergulat didapur dengan serangkaian makanan yang sudah tertata rapi diatas meja.


“Yuka Shi, kau yang membuatnya?” Ujar So Hye dengan mata yang membulat tak percaya.


“Tentu saja” Gue pun pelan-pelan menuju meja makan sambil membawa segelas kopi di ronde kedua.


Kang Min Shi mengicip makanan yang gue buat. Entah apa lah nama makanan ini, kentang rebus yang gue oven dengan lelehan keju dan saus sambal. yang jelas karna kami nggak boleh makan lebih dari 1000 kalori perhari, dan setelah melahap satu sendok expresinya langsung berubah “Enak” Ucapnya sambil melahapi di sendokan


kedua, ketiga,keempat dan seterusnya sampai ludes. Akhirnya setelah beberapa hari gue tinggal bareng mereka. baru ini kita makan bareng bersama secara lengkap.


---


Para member sedang sibuk dengan latihan Koreo. Ditargetkan minggu-minggu ini harus kelar. karna minggu depan kita udah harus syuting MV dan photoshoot para member untuk perkenalan ke publik. Belum lagi persiapan Fansign yang akan digelar dua minggu sesudah peluncuran album. Karna selama dua minggu kami akan disibukkan dengan jadwal manggung debut.


Semua terlihat bekerja keras dalam debut kali ini, Tubuh yang bermandikan keringat yang luar biasa sebesar biji jagung. termasuk para member. Walaupun istirahat hanya 15 menit, lalu balik latihan lagi tapi mereka sangat-sangat semangat. mentang-mentang mau debut, mereka jadi pada semangat 45 latihan. Mungkin karna gue udah pernah ngerasain jadi artis, jadi gue nggak gitu-gitu amat bahagianya.


Kak Melly yang akhir-akhir ini menghilang entah kemana. Udah dua hari gue nggak ketemu dia. Sandra apa lagi yang belum pernah gue lihat batang hidungnya semenjak gue di Korea.


---


Persiapan hampir saja sempurna. Namun ada aja halangannya. Fiona cedera dan mengharuskannya untuk rehat beberapa hari atau mungkin beberapa minggu, karna kaki kanannya terkilir saat latihan koreo. Fiona terpaksa menjalani rawat intensif disebuah rumah sakit. Karna cedera Fiona, beberapa ada yang harus ditunda dulu dan beberapa ada yang tetap lanjut. Tapi mungkin akan ada 2x ulang pekerjaan. Contohnya Fotoshoot dan MV.


Wajar sih dia latihan gila-gilaan. Karna gerakan tarinya sering diprotes sama Oppa Jay (pelatih koreo Angel). Selain jadi Leader, So Hye cuma vokalis dan center group aja. Belum lagi perkataan Oppa Jay yag menusuk ke sum-sum tulang. Sakitnya tuh disini !


Dalam ruangan kamar rumah sakit pun dia masih sempat-sempatnya latihan Koreo. Gila nggak tuh?


“So Hye. Gue nggak masalah lo latihan keras. Tapi nggak gini-gini amat. Ingat, badan lo itu bukan robot. kalau lo sakit, imbasnya ke kita. Sekarang Fiona udah kayak gini dan lo mau nambah penderitaan kita lagi?” Ucap gue nyinyir dan nyindir pedas, sepedas mungkin biar dia berhenti.


Sindiran gue ternyata ampuh buat So Hye. Ia langsung berhenti dengan keringat yang mulai membasai kedua pelipisnya. Namun sindirian gue cukup buat dia membara dan emosi ke gue.


“Lo nggak ngerasain rasanya dikatain sama dia (Oppa Jay) saat kita latihan. Sakit tau nggak?” Ucapnya dengan penuh penekanan di tiap-tiap kalimat. Terasa banget dia saat ini kacau dan emosi.


Gue langsung menunjuk dengan tangan kiri ke arah Fiona yang sedang terbaring diatas ranjang rumah sakit dengan selang infus yang sudah ia habiskan sebanyak 5 biji. Bukan apa-apa, posisi Fiona memang disebelah kiri gue, jadi gue menunjuknya dengan tangan kiri gue.


“Lo lihat Fiona yang terbaring disana, dan nggak tahu gimana nasibnya. Sekarang lo juga mau diatas ranjang itu berikutnya?” Tanya gue lebih ketus dibanding So Hye saat ia menyemburkan mata tajamnya ke gue.


“Gue sih nggak masalah kalau debut kita dicancel yang nggak tahu kapan, atau lebih buruknya kita nggak jadi debut gara-gara keegoisan lo. Tapi lebih tepatnya Kim Min Shi” Gue menunjuk Min Shi yang ketakutan diatas sofa sambil menundukkan kepalanya “ Terus Fiona” lalu beralih ke Fiona yang sedang tertidur akibat obat yang baru aja dia konsumsi “Dan terutamanya lagi elo” Gue menunjuk tepat sekaligus menyentuh diantara kedua dada So Hye.


“Kalian yang udah trainee selama bertahun-tahun lalu sekarang kalian akan didebutkan, dan cuma gara-gara kekonyolan lo, semuanya nggak jadi debut. Pilih mana lo. Tetap jaga kesehatan dan nggak egois, atau lebih baik egois dari pada memikirkan kesehatan? Gua nggak masalah karna itu ada ditangan lo. Karna lo leader di group ini” Hati gue rasa mau membludak sankin emosinya. Gue langsung mengambil tas gue dan pakai masker lalu beranjak keluar menuju pintu kamar. Nggak ada gunanya gue lama-lama disitu. Yang ada bikin kepala gue nyut-nyutan.


* Jangan lupa beri Love\, like\, Favorite dan komennya ya. Gumauwo.


Ig : yulia.fernanda__