
Ini adalah hal teromantis yang pernah gue dapatkan, walaupun sebelumnya gue sering mendapatkan perlakuan seperti ini, tapi kali ini berbeda karna orang yang memberikannya orang yang gue benci tapi disisi lain gue memiliki perasaan lain dan dia menggunakan kata-kata sopan ke gue.
Gue masih terdiam, masih belum menyambut bunga dari tangannya. Apakah gue harus senang?
Nggak, kita nggak ada hubungan apa-apa. Gue akan anggap ini pemberian dari teman.
“Gue terima bunganya karna lo teman gue” Ucap gue sedikit parau sambil menerima bunga dari tangannya.
Kata-kata teman sedikit menyayat hati Baek Yeol. Dia memiliki perasaan lain. Apakah ia harus mengungkapkannya saat itu juga ?
Baek Hi tampak gagah dengan style Jasnya. Jujur, gue terkesima. Sumpah dia tampan banget. Pipi gue merona kalau dia natap gue. Jangan sampai gue salah tingkah di depan dia.
“Ayok kita kencan malam ini”
Sontak gue terkejut dengan ajakan Baek Hi dan mulut gue langsung menganga. Selain bunga yang gue dapat, gue juga diajak kencan. Plis pliss plis jantung gue mulai nggak karuan.
Apakah ini pertanda hubungan gue semakin jelas??
Akhirnya kita berangkat ke sebuah hotel bintang lima dan mereservasi ruang private yang sudah Baek Hi pesan sebelumnya.
*Saat dimobil.
“Apa kau tidak pakai masker dan topi?” Ucapku seraya bertanya.
Biasanya memang Baek Hi selalu pakai masker dan topi untuk mengelabuhi fans dan wartawannya, tapi karna tempat yang ia pesan biasa dipakai para artis dan jarang ada paparazi disekitar itu.
“Tidak perlu, hari ini khusus untuk kencan kita”
Jantung gue makin tak terkendali saat dia ngucapin kata kencan kedua kalinya. Ahhh Daebak!!!
---
Kami tiba disebuah hotel berbintang dan mengambil ruang reservasi yang sudah dipesan sebelumnya. Benar-bener private cui. Tapi gue juga heran kenapa harus tempat tertutup kayak gini. Tapi biar ajalah yang penting mah kencan sama Baek Hi.
Kami memesan makanan dan minuman anggur. yang jelas gue nggak akan minum.
“Baek Hi Shi, jangan minum banyak-banyak ya, gue nggak kuat angkat badan lo” Ujar gue mulai ngegodain Baek Hi.
Baek Hi tersenyum simpul “Ya gue nggak akan minum banyak kok, tenang aja”
Malam itu benar-benar malam yang menyenangkan bagi gue dan Baek Hi. Saat itu pelayan masuk dan membawa soju. Soju bergambar Baek Hi itu diletakkan diantara kami. Sontak Baek Hi kaget saat minumannya diletakkan, namun dia dengan sigap menutup gambarnya dari botol itu dan menyuruh pelayan untuk tidak membawanya lagi.
“Kan nggak boleh minum banyak-banyak” Ujar Baek Hi yang mau nggak mau harus bohong didepan Yuka.
Baek Hi mulai khawatir dengan gambar-gambarnya yang ia ingat banyak tersebar di Korea. Disitu dia mulai berpikir untuk akan jujur dengan gue.
“Gimana menurutmu artis-artis kpop?” Baek Hi memulai pembicaraan yang agak aneh ditelinga gue.
“Artis Kpop?? Biasa ajj.nggak ada yang spesial” Gue jawab sambil mengunyah makanan lezat dihadapan gue.
“Nggak kepikiran punya pacar selebritis disini??” Baek Hi mulai agak sopan berbicara dengan Yuka, karna Yuka bukan lagi seorang teman baginya yang harus dengan bahasa gaul sehari-hari.
“Ini anak kenapa pake bahasa sopan ama gue? apa karna gue pacarnya kali ya ?” Pikir gue saat itu.
“Kenapa nanya gitu?? Aku nggak kepikiran punya pacar selebritis, repot entar. pasti banyak musuh nanti” Ungkap gue blak-blakan.
“Emang ada selebritis yang mau kayak aku gini??” Gue mulai membiasakan diri aja buat
bicara layaknya pasangan di Korea.
Baek Hi hanya tersenyum mendengar ucapan gue yang entah apa diisi pikirannya saat itu.
---
Dinner telah usai, Baek Hi bawa gue ke tempat penyewaan ferry Cruise didekat sungai Han gang. Nggak tanggung-tanggung, Baek Hi nyewa 1 kapal sekalian buat malam itu biar cuma ada kita berdua aja. ohh So Sweet.
Kita benar-benar diatas kapal Ferry Cruise sekarang, menikmati malam indah Seoul. Nggak nyangka Baek Hi bakal seromantis ini. Menikmati BBQ dari koki ferry disini. Sekitar satu jam diatas kapal. kita lanjut jalan-jalan.
Baek Hi mulai was-was jika wajahnya ditemukan salah seorang fans. Ia pun memakai masker.
“Hhmm pasti karna debu dikorea ya??” Ujar gue saat Baek Hi memakai maskernya.
“Ia, debu dikorea mungkin beda dengan debu-debu di Indonesia” Ujar Baek Hi yang kembali membohongi Yuka.
Mereka berjalan-jalan sambil berpegangan tangan mengeliling jalanan gangnam, berfoto dan becanda tawa. Sesekali mereka kembali jajan ditepi jalan. Baek Hi jarang jajan di jalanan Korea karna baginya tidak higienis dan pastinya tidak sehat. Padahal tidak semua jajanan tidak higienis dan tidak sehat seperti yang dia pikirin.
Jalanan sekitar Gangnam masih ramai tapi tidak seramai sebelumnya karna ini sudah menunjukan pukul 01.00 pagi. Kalau di Indonesia mungkin udah sepi banget, tapi disini masih hiruk pikuk dengan segala kesibukan orang-orang.
* Dukung terus novel ini ya yeoreobeunSampai jumpa di episode selanjutnya. Jangan lupa Love\, Favorite\, share dan
rating yang banyak ya. Kamsahamnida yeoreobun *