
“Mau apa masuk kamar gue?” Ujar gue sambil menghentikan langkahnya.
“Ini bukan kamarku?” Tanyanya ke gue.
“Bukan. Itu kamar lo” sambil nunjuk ke arah kamar seberang. Jaehyun melihat ke belakang ke arah gue nunjuk “oke baiklah” Dia pun berjalan dan ke arah kamar tersebut.
HHUfffttt hampir aja. Satu rumah ya satu rumah aja, nggak perlu satu kamar kan? Karna udah malam. Jaehyun juga belum ada keluar kamar semenjak gue nunjuk itu kamarnya. Mungkin dia lagi beres-beresin kopernya kali. Gue pun istirahat dan nggak lupa gue kunci pintu kamar gue biar dia nggak masuk sembarangan. Udahlah kena sial karna skandal sekarang harus satu rumah pula sama dia.
---
Gue terbangun tengah malam karna tiba-tiba haus dan pengen minum. Gue pergi menuju dapur yang udah gelap karna lampunya sengaja kita matiin biar hemat listrik dan go green tentunya. Pas gue lagi minum didapur, tiba-tiba gue dikejutin sama Jaehyun yang tiba-tiba nongol di meja dapur.
“Uhukkk uhukkkk uhukkkk” Gue keselek air tiba-tiba sampai ke dada. Sialan gue nggak berhenti-henti batuknya.
Jae langsung segera ngusap punggung gue biar cepet reda.
“Ya” Teriak gue ke dia.
“Kenapa kau tiba-tiba menakutiku?? Untung aku nggak mati”, sumpah ngeselin banget ini orang.
“Maaf. Aku tidak bisa tidur. jadi aku keluar. dan aku lihat kau juga keluar kamar dan aku mengikutimu kesini” Ujar Jaehyun dengan tampang polosnya.
Astaga kenapa gue jadi merasa bersalah ngelihat tampang ibanya. Tuhan ampuni hambamu ini.
“Baiklah-baiklah, aku sudah tidak haus lagi. aku mau lanjut tidur lagi” gue pun ninggalin Jaehyun di dapur sendirian. Itu anak nggak takut sendirian ditempat gelap kan? Lah kan tadi dia bilang dia diluar kamar terus ngikutin gue ke dapur. Berarti dia berani donk.
---
Keesokan harinya gue dan Jaehyun berangkat ke Agensi. Jaehyun juga harus latihan untuk album comebacknya sedangkan gue harus latihan jadi siswa Trainee.
Satu-satu orang sudah ada yang tahu dengan gue, dan gue juga begitu. Walaupun nggak ingat semuanya tapi gue harus belajar mengenai mereka smeua terutama senior disini.
“Sekarang coba sebutkan urutan melodi” Kata Miss Dora.
“ Do Re Mi Fa So La Si Do, Do Si La So Fa Mi Re Do...” Gue mainin nada menggunakan piano yang dimainkan oleh sang pengajar.
“Coba kamu nyanyi satu lagu dengan nada rendah dulu” Ucap miss dora.
“Lagu ape ye??” Gumam gue dalam hati.
godanhan haru kkeute tteolguneun nunmul
nan eodireul hyanghae ganeun geolkka
apeul mankeum apassda saenggakhaessneunde
ajikdo hancham nameun geonga bwa
i neolpeun sesange honjain geoscheoreom
amudo nae mameul boryeo haji anhgo
amudo
nuneul gama bomyeon
naege boineun nae moseup
jichiji malgo
jamsi meomchurago
gael geot gatji anhdeon
jiteun naui eodumeun
nareul beorimyeon
modu gael georago
honjaman modeun geol ilheun pyojeong
jeongsineopsi hanchameul ttwieossdeon geolkka
ijeneun neomu meoreojin kkumdeul
i oraen seulpeumi geuchigineun halkka
eonjega han beonjjeum ttaseuhan haessari naerilkka
naneun naega doego
byeoreun yeongwonhi biccnago
jamdeulji anhneun
kkumeul kkugo isseo
babo gateun naneun
naega doel su eopsdan geol
nuneul tteugoya
geugeol alge dwaessjyo
Ini lagu ost My Ahjussi yang dibawain Sondia judulnya Adult.
“Oke cukup” Ujar Miss Dora. Coba kamu tiru nada ini.
Miss Dora menghidupkan lagu Chen ft hanbyul May we bye yang ada nada tingginya. Dia nyuruh gue buat niruin tangga nada suara itu. Kayaknya gue nggak bisa de.
“Miss itu agak tinggi deh miss. Saya kayaknya nggak sanggup” Ujar gue.
“Coba saja dulu”
Ya sudah lah gue coba Aja pikir gue.
“Aaa...aaaa...aaaa ♫♫”
“Tuh kamu bisa tapi mungkin sedikit latihan lagi pasti kamu bisa. walaupun seharusnya kamu nggak perlu ambil nafas berlebihan.” Ujar Miss Dora.
Miss Dora ngukur lingkar pinggang gue, tinggi dan berat badan gue.
“Berat kamu 49. Kamu harus turunin lagi 3kg lagi. targetnya bulan depan sudah harus turun, dan minggu besok saya ukur lagi kalau belum ada pengurangan sedikitpun kamu saya hukum lari 20 putaran sambil bernyanyi diruangan ini. ok”
What kalau gue nggak bisa turunin berat badan hukumannya lari 20 putaran dengan bernyanyi. Saat jam istirahat gue mampir dicafe yang udah disediain sama agensi. Gue ingat cuma boleh makan kalori dikit sebanyak 450 dan makan sayur-sayuran banyak kayak kambing. Banyak banget aturan yang dibuat disini. Setiap minggu setiap trainee akan diuji ketingkatannya. Jika ada kemajuan maka dia akan dimasukan dalam kelompok calon debut dengan syarat poin yang sudah dikumpulkan selama masa trainee. Jika tidak ada kemajuan maka siap-siap
konsekuensi hukuman yang bakal lo dapat. Tak jarang para trainee disini banyak yang putus asa dan berakhir mengundurkan diri.
Selama menjadi Trainee loe sebaiknya dilarang mengungkap identitas lo, karna kedepannya lo bakal jadi incaran para sasaeng ataupun incaran para pemburu berita.
Hari ini gue pulang sendirian. Sekarang pukul 12.15 KST dan tidak ada lagi Bus yang lewat. Terpaksa lah gue memanggil taxi.
Gue berjalan menuju appartmen dengan penuh perjuangan karna sankin lelahnya seharian latihan. Ya Ampun nggak gampang ternyata kalau mau jadi artis disini. Kaki gue sungguh letih banget. Gue langsung rebahin badan di sofa tanpa membuka sepatu gue terlebih dahulu dan berakhir dengan tertidur disana.
“Zzz.....zz..z..zzzz........”
Jaehyun balik dari latihannya dan pulang ke appartmen. Saat dia ngelihat gue tertidur di sofa, Jae langsung mindahin gue ke kamar. Saat rebahin badan gue ke ranjang?. Dia bantu buka sepatu gue. Setelah itu dia melirik ngelihat ke arah wajah gue yang tertidur pulas. Doi menyeka rambut gue dan memindahkannya dibelakang
telinga gue. Doi langsung menarik ujung bibirnya tersenyum ke arah gue.
“Yeol....Yeoll....” Kata-kata itu keluar dari bibir gue. Gue ngigau dihadapan Jaehyun yang buat Doi terkejut. Jaehyun terlihat kesal dan langsung ninggalin kamar gue begitu aja.
Jangan lupa dukung novel ini dengan komen dan like ya chinggu. Kamsahamnida.