LOVE IN SEOUL CITY

LOVE IN SEOUL CITY
Episode 28 / Masa Trainee II



~~Selamat membaca, semoga suka.


Sial gue telat. Sekarang pukul 09.00 dan Jaehyun nggak bangunin gue dan dia pergi gitu aja ninggalin gue di appartmen. Gue kutuk lo jadi batu entar.


“Karna kamu telat. Pel ruang studio ini dan kamu baru boleh ikut latihan” Ujar miss Dora.


Lumayanlah cuma ngepel juga. Gue bisa kok. Pikir gue dalam hati. Setelah selesai ngepel barulah gue ikut latihan lagi. Selama seminggu gue bakal latihan vokal.


“Jangan buat suara dari hidungmu, keluarkan dari perutmu” Ujar Miss Dora.


“Oke miss” Jawab gue.


Setelah sibuk dengan sesi latihannya, gue pun istirahat makan siang. Karna makan gue dibatasin banget, gue cuma bisa makan burger isi daging yang kalorinya udah sesuai disudut ruang latihan. Sial gue belum dapat teman disini. Gara-gara rumor gue dengan si Jaehyun, mereka kayak nolak berteman gitu ama gue. Cihh.


Setelah selesai makan gue beli ice susu dicafe lantai dasar.


“Ice susu satu” Ujar gue sama ke penjaga cafe. Penjaga cafenya cakep dan senyum-senyum sendiri ke gue. Gue udah paham ni senyuman aneh kayak gitu. Pas gue udah terima minumannya dan bermaksud balik, tiba-tiba gue dikejutin sama Baek Yeol yang berada dibelakang gue. Sontak manik-manik gue membulat sempurna


dengan kehadiran doi.


Buru-buru gue melarikan diri dan menuju ruang latihan, gue nggak mau natap dia lama-lama, yang ada gue nggak move on – move on. Gue berlarian menuju ruang latihan kayak dikejar rentenir.


Jam istirahat telah selesai. Saatnya latihan kembali.


Disebuah ruang meeting berkumpullah baberapa team perencanaan atau disebut team PR dan salah satu artis yang akan melakukan comeback solonya bernama Kim Rayun. Mereka akan menentukan lokasi untuk pembuatan MV barunya.


“Aku menemukan beberapa tempat yang bisa kita gunakan untuk lokasi MV yang bagus” Ujar salah satu team PR Sambil menyodorkan 3 buah kertas dengan masing-masing nama negara yang berbeda yakni Texas Amerika serikat. Grindlewald Swiss dan Pulau Jeju Korea Selatan.


“Rayun pilihlah yang mana kau inginkan.” Ujar CEO.


Rayun mengambil ketiga kertas tersebut dan melihatnya baik-baik. Dan dia mengambil


salah satu kertas yang ia pilih “Aku memilih Grindlewald saja. Aku belum pernah


kesana.” Dengan expresi datar Rayun memilih Grindlewald sebagai tempat lokasi


syuting Mvnya.


“Oke kapan kalian akan memulai syutingnya?” Tanya CEO.


“Kalau tidak ada halangan sekitar dua minggu lagi kami akan berangkat Direktur/CEO” Ujar sang manager Rayun.


“Berarti selama dua minggu kalian bisa persiapkan semuanya mulai dari tiket, visa dan kru-kru yang akan ikut dengan kalian” Sahut CEO.


“Apa kalian sudah menemukan peran wanitanya?” Ujar Rayun.


“Kan sudah ku bilang kalau kau akan dipasangkan dengan Rae Na” Si manager kesel karna Rayun nanya hal yang sama kayak kemarin.


“Apa kalian tidak bisa ganti? Aku ingin yang lebih fresh. Dia terkadang terlihat menjengkelkan. Terakhir dia selalu menggodaku saat acara ISAC kemarin”


ISAC adalah Idol Star Athletics Championships sebuah program terkenal TV Korea Selatan. Acara ini adalah olahraga rutin para idol k-pop yang dijadwalkan tayang sebanyak dua kali dalam setahun.


“Hei, apa kau gila? Kita sudah menandatangani kesepakatan dengannya”


“Batalkan saja” Jawab Rayun.


“Andwae, kecuali kau sendiri yang mencarinya dan itu disetujui oleh CEO baru bisa. Bukan begitu Direktur?” Ujar manager dengan senyum sumringahnya.


“Ya” Jawab CEO datar.


Saat sedang diskusi alot tentang pergantian model MV, Gue nggak sengaja melewati ruangan mereka yang bisa dilihat dari pintu kaca sama si Rayun. Dia langsung punya ide briliant saat gue melewati ruangan itu.


“Baiklah, aku akan mendapatkannya nanti” Sahut Rayun yang antusias banget.


Setelah meeting selesai, Rayun berusaha mencari gue kemana-mana. Gue baru aja keluar dari toilet dan langsung masuk ke ruang latihan. Si Empunya yang nyari dari tadi langsung ngelihat gue keluar dari pintu kamar mandi menuju ruang latihan. Rayun langsung diam-diam masuk ke ruang itu. Saat Rayun masuk, anak-anak


Trainee dan Miss Dora kaget dengan kedatengan tu bocah. Tapi gue biasa aja karna gue nggak kenal dia.


“Rayun, ada gerangan apa datang kemari?” Ujar Miss Dora.


Rayun langsung nunjuk gue tiba-tiba dan itu membuat seisi ruangan syock termasuk gue. Gue pun balik nunjuk diri gue, menandakan apa dia bener nunjuk gue atau tidak?


“Nega/aku?” Ujar gue.


“Ya, dirimu. apakah kau waktu itu yang menjadi pasangan Henry saat di Korean Music Awards?” Nah gue jadi tahu kenapa ini orang nunjuk gue. Mungkin dia ingat gue waktu gue main sama Henry.


“Ya, itu aku. Weo/kenapa? Gue agak-agak sombong dan langsung dicubit sama anak trainee yang lain. Dan bisikin sesuatu ke telinga gue.


“Dia adalah seniormu, panggillah dia dengan sunbae/senior.” Gue emang nggak ada sopan-sopannya sama orang yang udah senior. Gue baru saja mencoreng nama baik gue disini.


“Nee Sonbae, itu aku” Gue pun menarik kata-kata gue barusan.


Ketika tahu gue seorang Violinist yang tampil pasangan bareng Henry, sontak semua trainee terkesima dengan apa yang mereka dengar “Woaa”


“Good, siapa namamu?” Tanya Rayun sok akrab, sumpah jijik gue sama gaya songong selangitnye.


“Yuka sonbaenim/senior.” Jawab gue. Gue nggak mau jadi junior yang nggak tahu aturan, jadi sebisa mungkin gue menyesuaikan diri disini. Tahan Aja Yuka. tiga bulan kok, Abis itu lo nggak jadi trainee lagi.


 “Oke, dua minggu lagi aku akan syuting MV di Swiss, dan aku putusin buat kamu jadi model MV nya” Antara terkejut, senang, sebel campur aduk. Dia semena-mena nyuruh gue buat jadi model Mvnya tanpa


persetujuan dari gue. Tapi pas gue dengar negara Swiss, otak miring gue jadi sedikit lurus sekarang. Swiss itu negara yang dari dulu pengen gue jelajahi tapi kagak sempat-sempat. Dan sekarang gue bisa kesana berkat ini. Oh My God!!!


Dan saat itu juga mata-mata keirian mulai terpancar dari para Trainee. “Kau sangat beruntung Yuka shi. Aku juga ingin menjadi Model MV”


“Aku sudah lama menjadi Trainee disini tapi belum ada acara satu pun yang menggaetku”


“Kau baru beberapa hari disini dan sudah digaet untuk model MV?! Nasibmu sungguh beruntung”


Masih banyak lagi kalimat-kalimat iri yang gue dengar dari mereka. Dan gue berusaha untuk LEGOWO.


---


Setelah seminggu gue latihan vokal, selanjutnya gue harus nampilin bakat. Minggu ini adalah nampilin bakat yang dimiliki para Trainee. Tentu aja gue harus nampilin bakat Biola gue yang melegenda.


“Aaarrgghhh lelah banget gue” Gue rebahin diri dipojok sudut ruang latihan sendirian setelah selesai nampilin bakat didepan CEO dan para senior-senior yang lain. Serasa di hadapain dengan petugas kepolisian gue sankin menakutkannya. Dan tiba-tiba kepala gue dingin seketika kayak ada yang ngasih sesuatu di dahi gue. Gue


sontak ngelihat ke arah sumber dan gue ngelihat Baekyeol dihdapan gue.


 


Jangan lupa dukung terus Love in Seoul City dengan Komen, Like, Favorite dan sharingnya ya. Gumauwo.