LOVE IN SEOUL CITY

LOVE IN SEOUL CITY
Episode 34 / Masalah baru.



~ Silahkan dibaca, semoga suka.


Gue dan member lain selesai latihan di jam 12 malam lewat. Gila. Demi jadi artis gue latihan dan latihan sampe tengah malam. Kadang paling lama jam 03.00 subuh. Heran gue mau debut aja harus latihan sebegini resikonya kayak dijaman romusha. Gue jadi pengen ngadu sama Edwin. Oh Edwin dimana lo. katanya lo janji mau kesini.


Drrrrttt...


Suara ponsel gue berdering dan menampilkan nama Jaehyun dilayarnya.


“Ape?” Tanya gue ketus ke seseorang diseberang sana.


“Kamu udah pulang?” Dia jadi nanya balik.


“Gue baru siap latihan.” Saat gue lagi nelf diruang latihan. Gue baru menyadari kalau gue ditinggal sendirian sama yang lain. Sialan mereka.


“Aku mungkin nggak pulang malam ini. besok pagi-pagi kami ada meeting dengan CEO jadi semuanya nginap di dorm” Nggak pulang-pulang pun lo nggak masalah, umpat gue dalam hati.


“Oo oke deh, gue nginap di dorm juga” Tiba-tiba Fiona menampakan kepalanya dari balik pintu dan ngasih aba-aba buat segera balik.


---


Balik dari latihan kita balik dan pulang naik busway. Kebetulan gue balik sama Fiona, maknae gue digroup Angel. Kita duduk dipojokan paling belakang. Jam segini penumpang sepi, tapi buat jaga-jaga gue pakai masker dan topi, sedangkan Fiona cuma pakai topi biasa. Gue masih canggung sebenarnya karna belum terlalu kenal dan dekat. Kita diam-diaman dan canggung.


“Oh my god, suasana apa ini?” Pikir gue saat itu.


“Oenni” Akhirnya ini anak berbunyi juga.


“Nee/ia” Jawab gue.


“Apa kau dengar gosip diagensi?” Gue mana tahu gosip-gosip di agensi. gue kan baru balik tadi pagi.


“Gosip apa? Seru kah?” Tanya gue penasaran.


“Baek yeol sonbae keciduk thispack” Ujar Fiona yang bikin gue kebingungan.


“Keciduk gimana ? Ngerampokkah ?” Tanya gue semakin penasaran.



Ia keciduk ngedate dengan idol agensi lain. namanya Maria “


Deg deg deg... Nyali gue langsung ciut seketika.


Apa yang gue dengar barusan? dia keciduk ngedate ? dengan Maria?? Siapa tu cewek, nggak kenal gue. Kenapa hati gue sakit?


“Maria itu apakah dia cantik?” Pertanyaan macam apa itu Yuka ????


“Kok bisa mereka keciduk?” Gue harus pura-pura nggak tau aja, jangan sampai gue nampakin rasa kecewa gue.


“Mereka keciduk masuk appartmen Maria.”


What, mereka masuk appartmen?? Seriusly? Ya tuhan rasanya ulu hati gue tercabik-cabik. Tapi apa bedanya sama gue? Gue juga satu appartmen sama Jaehyun dan sekarang berstatus pacaran pula. Tapi itu cuma pura-pura. Nggak, hati gue panas sekarang. Mimik gue berusaha buat santai aja walaupun hati gue lagi terbakar. Nggak. itu hak dia buat pacaran dengan siapapun. Emangnya gue siapa harus cemburu sama dia?


Itu hanya cerita dulu yang harus gue hapus. Kalau emang dia udah dapat yang lebih baik, harusnya gue senang. Tapi gue justru terbakar. Fiona lalu menepuk pelan dua kali tangan gue dan menunjukan telunjuknya ke arah TV, menyuruh gue untuk melihat sesuatu yang mungkin ia fikir gue ingin melihatnya.


Sesuatu yang gue lihat setelah itu seharusnya gue nggak perlu lihat. Di dalam benda pipih itu terlihat gimana sesosok orang yang pernah gue cintai terciduk kamera paparazzi memasuki appartmen salah satu artis Korea bernama Maria. Nggak cuma sekali, tapi menurut mereka udah beberapa kali dan memang terlihat Baek Yeol


beberapa kali masuk kesana dengan baju yang berbeda.


Ini sama aja menyebar bensin ke sisa-sisa api dihati gue. Sabar yuka sabar. Jangan perlihatkan didepan Fiona.


Akhirnya Bus terhenti dihalte tempat pemberhentian kita. Tinggal jalan kaki sedikit buat nyampe ke dorm.


---


Gue berbaring diatas ranjang single gue di dorm. gue sekamar dengan Fiona kebetulan. Hari semakin larut. Fiona udah ngorok, sementara gue nggak bisa tidur sama sekali. Masih terngiang diingatan gue foto-foto Baek Yeol yang


keciduk sama paparazi terkenal korea. Berulang-ulang gue balik kiri lalu balik kanan. Tetap aja mata gue nggak bisa diajak serius. Padahal besok pagi-pagi gue harus latihan lagi buat Koreo.


Gue pun bangkit dan duduk, Nggak bisa kayak gini. gue lalu berdiri dan pergi ke arah dapur. Didapur gue bikin kopi. karna sekarang udah jam 04 pagi dan nanggung buat tidur. Cuma kopi lah teman gue saat ini. Kopi yang udah gue buat lalu gue bawa menuju balkon kamar dan duduk santai ditemani angin semriwing. Dari lantai atas kamar gue. Pemandangan subuh di Korea yang bisa gue saksikan.


Test..


Buliran bening menetes di pipi gue. gue hapus saat itu juga. Baek Yeol. Akhirnya dia temukan pengganti gue.


Dibawah dorm Angel, sepasang manik memperhatikan gerak gerik gue dari dalam mobil.


“Kenapa lo nangis ?” Pemilik suara berat dan seksi itu tampak intens memperhatikan gue dari balik mobilnya. Sekian lama ia menahan rindu buat gue, ditambah kesialannya menghadapi Thispack yang terang-terangan mengespose fotonya ke media tanpa konfirmasi dan membuat satu agensi geger karna ulahnya.


“Huhuuuhuuu” Gue nggak kuat nahan tangis gue saat ini. Gue ngaku kalah dengan pertahanan gue sekarang. Mungkin gini rasanya waktu ia tahu gue sama Jaehyun. Maafin gue.


Yeol rasa terhipnotis saat ia lihat gue nangis dipojokan balkon. Dari balik mobilnya ia mencoba meraih gue dengan tangannya, seolah-olah ia ingin memeluk gue sekarang. Kalau ia benar-benar sinting bisa aja dia nampakin dirinya dihadapan gue. Tapi mungkin dia nggak segila itu. Dia harus tahan sampai ia bisa kelarin masalahnya.


 


 


Jangan lupa kasih Love, like dan komennya ya. Gumauwo.


Ig : yulia.fernanda__