
Sudah hampir sore, Kami akhirnya pulang ke Jakarta. Diperjalanan kita saling ngobrol satu sama lain. Doyoung nggak percaya kalau gue mahir bahasa korea. Ya iia lah. kan pernah sekolah disana.
Dan akhirnya sebelum maghrib kami tiba di Jakarta. Sebenarnya gue lelah, apalagi hari ini nggak latihan. Gue beraniin diri aja buat nanya ke mereka mau kemana lagi.
“Apa kalian masih ingin jalan-jalan??” Tanya gue ke mereka.
“Apa kau masih sanggup??” Tanya Jaehyun balik.
Sebenarnya gue lelah sih, tapi bingung juga mau ajak mereka kemana. Tidak ada tempat yang aman untuk mereka.
Drrttt......
Suara ponsel gue berbunyi dan dilayar menampilkan panggilan kak Melly
“Ya hallo kak Melly?”
“Kamu nggak latihan ya hari ini?” Tanya kak Melly.
“Nggak kak. aku ada urusan, jadi hari ini libur dulu” Jawab gue.
“Hei, beberapa hari lagi kamu itu mau tampil didepan presiden dan tamunya. masa kamu nggak latihan sih?? Sekarang kamu dimana?? Kakak dirumah kamu sekarang.” Kak melly agak kesel gara-gara gue nggak latihan dan malah keluyuran entah kemana.
“Ya kk ini aku mau pulang. Dah ya, bye” Gue langsung mutusin telf sepihak, berhubung gue nyetir dan nggak mungkin lama-lama.
Jaehyun dan Doyoung tampak bingung dengan wajah kesel gue, mungkin mereka mikir kalau gue nggak senang bawa mereka. Seketika gue langsung mengembalikan keadaan.
“Gimana kalau kalian kerumah gue aja. Kita pesen makanan online dan makan dirumah gue, mau nggak??” Tanya gue.
“Apa kami boleh kerumahmu??” Tanya Doyoung.
“Boleh donk. kalian boleh kerumahku” Sebenarnya karna nggak tahu mau bawa mereka kemana lagi makanya gue sodorin ke rumah gue aja. kan nggak ada juga paparazzi yang bakal datang kerumah gue.
Akhirnya gue arahin mobil ke rumah gue. Mereka juga tampak antusias banget mau kerumah gue.
---
Lima belas menit kemudian kita nyampe dirumah. Jaehyun dan Doyoung tampak santai namun sesekali ia memperhatikan bentuk rumah gue. Aha memang ia sih rumah gue kelewat gedek. Entah kenapa Ayah Ibu bikin rumah segede ini toh kalau udah nikah pun bakal pisah rumah juga. What, Nikah??? Masih lama kayaknya.
Gue langsung masuk kedalam dan gue syok lihat kak Melly duduk manja diatas sofa ruang tamu gue. Yang lebih syoknya lagi dia, waktu gue bawa dua makhluk glowing yang mempesona dihadapannya. Kan secara kak Melly juga wanita jomblo yang udah akut. Kak Melly buru-buru berdiri dan langsung nunjuk ke arah kita.
Jaehyun dan Doyoung jadi bingung. Sepertinya kak Melly mengenali mereka.
“ka. kamu jelasin ke kakak, kenapa mereka ada sama kamu?” Dengan suara bergetar bak melihat pangeran William datang menemuinya.
“oohh mereka??. Gue pungut dijalan kak” Usil gue ke Kak Melly.
Kak Melly lalu lemparin bantal sofa ke arah gue.
“Sialan lo, enak aja bias gue dibilang pungut dijalan.” Seketika gue mau muntah ternyata dua makhluk ini adalah biasnya. Oh God..
“Jadi kakak kenal dengan mereka?” Tanya gue dengan receh.
“Ya kenal lah, mereka itu personilya BCT babon.” Ujar kk Melly.
“Ya elah kok gue dimarahin sih,” Umpat gue dalam hati.
“Kak lo tahu kan, mereka disini nggak ada yang tahu kecuali manager mereka. ini juga
gue abis dari bogor ajak mereka jalan-jalan. jadi rencananya gue ajak mereka
“Oh
ya kalian tunggu disini dulu ya. aku mau mandi dulu.” Ujar gue pelan-pelan naik
ke tangga rumah.
“
Kak, ajak mereka lihat ruang Ayah aja. Mereka kan seniman pasti suka lihat alat musik” Timpal gue langsung ninggalin mereka diruang tamu.
“Oke dee” jawab kk Melly.
Mereka pun jadi terlihat canggung setelah ditinggal gue ke kamar. Karna Kak Melly nggak terlalu bisa bahasa Korea jadi dia ngomongnya nyampur Korea dan Inggris. Ya ibarat makanan mungkin kayak gado-gado lah.
“Follow me” Lirik Kk melly sambil menayunkan tangannya.
Doyoung dan Jaehyun dibuat takjub dengan ruangan tempat penimpanan alat-alat instrumen. Ya itu garasi khususnya Ayah gue buat latihan. Ruang itu kedap suara dan nggak akan bisa didengar dari luar. Doyoung tampak antusias dan mencoba beberapa alat musik disana. Ia tertarik untuk memainkan alat musik drum yang berada
dipojokan. Ia mencoba memainkannya dan ia sangat-sangat bahagia.
Sedangkan Jaehyun bingung ingin mencoba alat musik apa. Ia melirik ke arah Piano. Ia duduk dihadapan Piano tersebut dan memainkan tutsnya. Sementara itu kak Melly luar biasa senangnya melihat dua makhluk dihadapannya. Yang biasanya orang lain akan bersusah payah membeli tiketnya ataupun mencari tahu dimana keberadaan makhluk-makhluk ini tapi dia seperti mendapatkan Jackpot.
Selamat ya kk Mell..
Sudah puas melihat semua alat musik dan memainkanya. melly lalu mengajak mereka ke kamar Gue. Ya dikamar gue juga ada ruang latihan pribadi untuk latihan gue sendiri tapi kenapa kak Melly ajak mereka ke kamar??? Buset dah.
“Hayukk kita ke kamar Yuka” Ujar kak Mely menggunakan bahasa inggris.
Kali ini Jaehyun dan Doyoug spontan terdiam. Mereka diajak ke kamar gue. Tapi kan mereka ramai dan pergi bareng kk Mel. Mereka pun baru sadar ternyata yang pergi ke kamar gue juga ada kak Mel. Ya elah kalian kok kayak polos gitu sih.
Mereka masuk ke kamar gue. Kamar yang lumayan rapi ya nggak terllau berantakan juga. Mereka terkejut lihat Poster gue dikamar menggunakan Biola yang saat itu lagi perform disebuah acara. Memang terlihat natural dan candid banget sih.
“Yuka seorang violinist” Ujar kak Melly memberi tahu.
“Jinjja/Benarkah???
“Wah Daebak/luar biasa”
Itulah kata-kata yang keluar dari mulut tipis dan ping dari mereka berdua.
Gue baru siap mandi dan akan keluar kamar. Handuk kimono putih gue melekat dibadan gue. Nggak lupa handuk kecil untuk kepala gue sebagai pengering sisa-sisa air mandi. Saat gue buka kamar mandi dan akan menuju lemari. Tiba-tiba langkah gue terhenti dengan kedatangan tiga makhluk yang nggak gue undang sebelumnya ke
kamar gue.
Jaehyun dan Doyoung seketika merona melihat gue dengan setelan baju mandi. Gue langsung malu sedangkan Kak Melly jadi merasa bersalah karna masukin mereka disaat yang nggak tepat. Gue langsung tampang muka serem ke arah kak Melly.
“Kak, gue kan lagi mandi kenapa lo datangin mereka disini?? Ujar gue pelan-pelan biar nggak disangka marah. Tapi tetep aja muka gue nggak sedap dipandang kalau lagi kesel.
Oke oke akhirnya gue segera ambil baju dilemari dan berganti pakaian di kamar mandi.
~~ Tunggu episode selanjutnya ya, Nggak bosen ingatin chinggu buat komen, like dan favoritenya. Kamsahamnida.