Lolita's Hidden Secrets

Lolita's Hidden Secrets
Bab 55




Setelah loli pergi dari ruangan kerjanya, pikiran jendral nelsen langsung kacau balau karena dia baru saja mendapati kalau loli sudah mengetahui rahasia besarnya yang selama ini dia sembunyikan dari siapapun dan bahkan sebenarnya rahasia itu hanya di ketahui oleh dia sendiri saja.


" AKKKHHH, SIAL ".


" KENAPA DIA BISA MENGETAHUI SEMUA ITU ".


Jendral nelsen berteriak saking frustasinya dia karena loli, apalagi dengan bodohnnya dia tadi. Jendral nelsen malah menjawab semua pertanyaan loli dengan jujur saking takutnya dia akan jabatannya akan di turunkan jika loli melaporkan hal tersebut. Padahal tanpa dia sadari dia sudah masuk kedalam perangkap loli dan secara langsung jendral nelsen telah menyatakan kalau semua dugaan loli benar adanya.


********


Ke esokan harinya.


Kemarin, misi pertama loli beserta anya dan brenda juga adrian dan kedua anak buahnya berjalan dengan lancar.


Hari ini tentunya mereka berenam akan melaksanakan misi kedua mereka di hari kedua penyelidikan mereka. Dan mereka berenam pun sudah mulai menjalankan tugas mereka masing-masing.



Hari ini loli sengaja menggunakan pakaian santai dan dia sedang berada di salah satu cafe yang berada tepat di dekat perumahan dimana mansion keluarganya berada.


Dan di saat loli sedang menunggu orang yang akan dia temui di cafe tersebut, akhirnya 2 orang pria paruh baya yang ingin dia temui pun datang menghampirinya.


" Permisi, apa anda yang ingin menemui kami berdua ? ". Tanya salah satu pria paruh baya yang sekarang sedang berdiri di hadapan loli.


" Ya, silahkan duduk ". Jawab loli seraya tersenyum hangat.


Kedua pria paruh baya tersebut langsung duduk di kursi kosong yang berhadapan dengan loli.


Loli menatap kedua pria itu dengan tatapan yang sulit di artikan, sedangkan kedua pria paruh baya tersebut malah kebingungan melihat tatapan gadis di depan mereka.


" Maaf, tapi anda siapa ? Dan apa tujuan ada ingin menemui kami nona ? ". Tanya salah satu pria dengan penasaran.


" Saya lolita robin, putri dari tuan gerald robin dan nyonya giantri yang pernah kalian berdua selamatkan 14 tahun yang lalu ". Jawab loli dengan senyuman hangatnya.


Deg.


Kedua pria paruh baya tersebut langsung melototkan mata mereka ketika mereka tahu siapa gadis yang ingin menemui mereka.


" No-nona loli ? ". Ujar salah satu pria paruh baya itu sangat terkejut.


" Ya, itu saya ".


" Astaga, saya sama sekali tidak menyangka bisa bertemu dengan nona lagi setelah kejadian saat itu ". Ucap salah satu pria dengan terharu.


" Ternyatanya nona sudah sebesar ini dan bahkan nona sangat cantik, mirip seperti nyonya giantri ". Timpal pria paruh baya lainnya memuji kecantikan loli.


Ternyata kedua pria paruh baya tersebut adalah 2 satpam yang menolong loli dan melaporkan kejadian pembunuhan keluarga loli 14 tahun yang lalu pada pihak kepolisian.


" Tapi, kenapa nona loli tiba-tiba ingin menemui kami ? Apakah ada hal penting yang ingin nona sampaikan pada kami ? ".


" Ya, saya akan langsung pada intinya saja ".


Sejenak loli menatap kedua pria tersebut dengan tatapan yang tiba-tiba aneh dan membuat kedua pria itu semakin menjadi sangat penasaran.


" Waahhh, bagus dong kalau nona menjadi seorang detektif. Apalagi nona bisa menyelidiki kembali kasus kematian tuan gerald dan nyonya giantri beserta keluarga nona yang lainnya ". Kagum salah satu pria tersebut.


" Jujur saja saya tidak menyangka kalau kasus yang sudah berlalu selama 14 tahun akan kembali di buka oleh putri para korban sendiri ". Jelas pria yang satunya lagi.


" Karena saya juga memang merasa ada yang janggal dengan kasus tersebut pada saat itu. Apalagi kasus itu jelas-jelas langsung di tutup padahal pelakunya belum jelas siapa orangnya. Dengan alasannya para polisi, mereka sulit menemukan pelakunya yang melakukan semua kejahatan itu dengan sangat bersih tanpa meninggalkan jejak sedikit pun ". Sambung pria itu lagi.


Tentunya loli setuju dengan ucapan dan prasangka dari pria paruh baya tersebut, dan inilah tujuannya menemui mereka berdua.


" Saya juga merasakan hal yang sama dengan anda, maka dari itu saya datang kesini ingin meminta kalian berdua jika bisa membantu saya dalam penyelidikan ini ". Ucap loli.


" Tentu saja nona, kami akan melakukan apapun yang anda inginkan untuk bisa membantu anda dalam penyelidikan kasus ini ".


" Ya, saya juga akan melakukannya. Karena dulu, tuan gerald dan nyonya giantri selalu menolong dan membantu kami di saat kami dalam situasi yang sangat kesusahan ". Sambung pria yang satunya lagi.


" Nona bisa katakan, apa yang bisa kami bantu ? ".


" Saya hanya ingin anda berdua menjadi saksi di pengadilan, jika nanti pelakunya telah di ketahui dan sudah di amankan ".


" Anda bisa mengatakan semua yang anda lihat pada kejadian saat itu di pengadilan nanti ". Sambung loli.


" Baik, kami dengan senang hati akan membantu nona sesuai yang nona permintaan nona loli barusan ".


******


Di tempat lain, sekarang aron sedang berada di apartemennya, dan dia baru saja ingin pergi, tapi tiba-tiba jane muncul di hadapannya.



" Hai sayang, aku kangen banget sama kamu ". Ucap jane dengan sengaja bersikap manja.


Aron yang mendengarkan dan melihat sikap jane yang masih belum kapok juga dan bahkan terus-terusan sok bersikap manja di depannya pun hanya bisa menatap jane dengan tatapan membosankan.


Jane masih tidak pantang menyerah sekalipun aron selalu saja bersikap dingin padanya. Sekarang jane malah langsung menggandeng tangan aron dengan lembutnya.


Aron tidak merespon apa yang di lakukan oleh jane, tapi anehnya dia juga tidak memarahi jane seperti biasanya. Karena biasanya aron sangat anti di sentuh oleh jane, sedari mereka belum menikah sampai mereka telah menikah.


Mendapati aron sepertinya tidak marah di gandeng olehnya, jane dengan cepat memanfaatkan situasi tersebut. Dengan cepat jane memeluk aron dan betapa terkejutnya jane, ternyata aron masih diam saja saat dia memeluk aron saat ini.


" Apa kamu sudah menerimaku ? ". Tanya jane berpura-pura lembut, padahal di dalam hatinya dia ingin berteriak sekencang-kencangnya saking senangnya dia akhirnya bisa memeluk aron tanpa aron memarahinya.


Deg.


Jantung jane terasa ingin keluar dari tempatnya ketika dia merasakan bahwa aron sepertinya sedang melakukan pergerakan seperti ingin membalas pelukkannya.


Dan benar saja. Tanpa di duga dan sangat mengejutkan, aron ternyata membalas pelukan jane saat ini dengan sikap yang sangat lembut.


" Ka-kamu ". Jane bahkan melototkan matanya saking terkejut dengan perubahan sikap aron saat ini.


" Bisakah kita melupakan hari-hari sebelumnya di saat aku masih terlalu bodoh menyadari, kalau ternyata ada seorang wanita cantik dengan hati yang tulus, yang selalu ingin merubah sikapku yang sangat dingin ". Ucap aron dengan lembut penuh kejutan.


Deg.


" Ohh god, ada apa dengan pria ini ". Batin jane terkejut bukan main dengan sikap aron yang berubah 180°, bahkan hanya 3 hari dia meninggalkan aron dan aron tiba-tiba berubah drastis seperti ini.