Lolita's Hidden Secrets

Lolita's Hidden Secrets
Bab 33




Loli baru saja tiba di bandara di inggris. Dia menjadi pusat perhatian di bandara tersebut, bahkan banyak gadis-gadis pengunjung bandara tersebut, dibuat iri dengan kecantikan loli.


tapi seperti biasanya loli hanya mengabaikan semua tatapan yang tertuju padanya. Akhirnya loli langsung mencari taksi untuk mengantarkannya ke hotel terdekat dengan kantor kepolisian pusat di Inggris.


*****


Setelah tiba di hotel, lalu cek in dan menaruh barang bawaannya di kamar hotel yang telah dia booking untuk 3 hark kedepan. Loli langsung menuju kantor kepolisian Pusat Inggris dengan berjalan kaki Karena dekat.


Setibanya dia di kantor kepolisian pusat inggris, Loli langsung menuju ke ruangan komisaris jenderal untuk melaporkan kedatangannya.


Tok. Tok. Tok..


" Masuk ".


Ceklek.


Loli langsung masuk setelah mendapatkan izin untuk masuk ke dalam ruangan tersebut.


" Ahh.. Ternyata anda sudah tiba di negara ini, detektif robin ? ". Sapa komisaris jendral kepolisian inggris bernama Warli, menyambut kedatangan loli.


seperti biasanya Loli hanya menunjukkan wajah datarnya dan menundukkan kepalanya sejenak memberi hormat kepada komisaris jenderal warli.


" Silahkan duduk ". Ucap komisaris jendral warli mempersilahkan loli duduk di kursi tamu di depannya.


Loli pun langsung melakukan yang dikatakan oleh jenderal warli. Tapi di sisi lain Jenderal warli cukup tertarik pada loli karena sikap dingin loli yang berbeda dari wanita pada umumnya.


" Bisakah kita langsung pada intinya saja, jendral warli ? ". Ujar loli tidak ingin membuang-buang waku berharganya.


" Hmm.. Tentu saja ". Jawab jendral warli setuju dan suka dengan kepribadian loli yang terlalu terang-terangan.


" saya sudah mengatakan pada jenderal Arga, bawa anda akan menyelidiki kasus pembunuhan salah satu mahasiswi, yang ditemukan tidak bernyawa di apartemen korban yang terjadi kemarin malam ". Jelas jendral warli berubah serius.


" Apakah sudah ada bukti yang di temukan di tkp ? ". Tanya loli dengan datar.


" ya kami sudah menemukan bukti utama berupa pisau belati yang digunakan oleh pelaku, tepat berada di samping mayat korban. Saat anggota kepolisian kami datang ke apartemen korban setelah mendapatkan laporan dari korban sendiri, yang masih sempat menghubungi pihak kepolisian sebelum pelaku berhasil masuk kedalam apartemen korban ". Jelas jendral warli.


" Apakah korban mengatakan, apa motif pelaku ingin membunuh korban pada saat itu ? ". Tanya loli.


" Ya, sepertinya pelaku adalah mantan kekasih korban. Yang merasa Tersakiti karena diputuskan oleh korban, jadi pelaku berniat untuk membunuh korban karena rasa sakit hatinya ". Jawab jendral warli.


" Hmm, oke. Artinya pelaku sudah diketahui identitasnya bukan ? ". Tanya loli memastikan.


" Bisa dibilang begitu, tapi kami kesulitan untuk mencari keberadaan pelaku karena sepertinya pelaku dilindungi oleh sekelompok gangster di negara ini ". Jawab jendral warli dengan serius.


" jadi maksud anda. Anda ingin saya menangani kasus ini karena kalian tidak bisa menangkap pelaku, hanya karena pelaku di lindungi sekelompok gangster ? ". Tanya loli tak habis pikir.


" Sepertinya anda salah paham, detektif Robin ".


" saya meminta anda untuk menangani sekaligus menyelidiki kasus ini, bukan karena kami tidak bisa menangkap pelaku seperti yang anda pikirkan barusan. Tapi kami mendapatkan suatu informasi dari seseorang misterius. Bahwa hanya anda yang bisa menangani kasus ini, karena ketua gangster yang melindungi pelaku, sangat mengenal anda sekaligus takut kepada anda ".


Jenderal baru menjelaskan kesalahpahaman yang baru saja loli pikirkan.


Loli pun langsung menautkan kedua alisnya karena Dia sangat bingung dan tidak mengerti maksud dari perkataan jenderal warli.


" sejak kapan gue mengenal seorang ketua gangster ? ". Batin loli kebingungan.


" Jika kamu menerima tawaran saya untuk menangani kasus ini. Dengan perlahan kamu bisa mengetahui siapa sebenarnya pria bernama Son ayah dari detektif bryan maupun pria yang bernama tristan. Yakni kedua orang yang berkaitan dengan masa lalumu ".


" Dan kamu harus tahu, bahwa pria bernama tristan itu sudah mulai mewaspadaimu dan dia takut jika berhadapan denganmu lagi, walaupun dia seorang ketua gangster yang cukup di takuti pada masa kejayaannya. Dan kemungkinan besar, dia akan melakukan segala cara agar kamu tidak bisa menghindari masalah apapun denganmu ".


Tiba-tiba saja perkataan ruby kemarin padanya, langsung terngiang-ngiang di pikiran loli. Alhasil mulai curiga kalau kasus ini pasti ada campur tangan dan ada kaitannya dengan perkataan ruby kemarin padanya.


Loli sejenak menatap jenderal warli dengan tatapan datar.


" Baiklah saya akan menerima kasus ini ". Ucap loli setelah sekian lama akhirnya dia telah memutuskan untuk menangani kasus ini. Karena dia penasaran dengan semua maksud dari perkataan ruby kemarin padanya.


" Oke, detektif robin. Apakah anda ingin melakukan penyelidikan hari ini juga ? ". Tanya jendral warli sangat senang karena loli menerima untuk menangani kasus ini.


" Ya, dan aku hanya ingin membawah 2 anggota kepolisian saja untuk ikut denganku, pergi ke markas gangster yang anda maksudkan tadi ". Jawab loli tanpa ragu.


" Tentu, saya akan memberikan apapun yang anda butuhkan selama menangani kasus ini ". Balas jendral warli dengan yakin.


*****


Di tempat lain, tepatnya di Los Angeles sekarang ruby, Ayana, Angel dan Hasley kembali melakukan pertemuan di mansion Angel.


" Apa kau sudah mengurus semuanya, Ruby ? ". Tanya Angel dengan tatapan datar.


" Hmm.. Semua berjalan sesuai rencana ". Jawab ruby seraya menyuapkan cemilan kesukaannya di dalam mulutnya.


Angel pun langsung menganggukkan kepalanya. Sedangkan ayana dan hasley sibuk dengan masing-masing laptop di hadapan mereka berdua.


" Lalu bagaimana dengan pria yang di bawah oleh loli di rumah sakit ?, bukankah seharusnya dia sudah keluar dari rumah sakit hari ini juga ? ". Tanya ayana tetap fokus melihat layar laptop di hadapannya.


" Cih.. Ternyata pria itu adalah putra tunggal target utama kita ". Pekik ruby tiba-tiba langsung kesal.


Ayana dan hasley serta angel langsung menatap ruby dengan tatapan terkejut, secara bersamaan.


" Apa kau yakin, pria itu putra ketua gangster itu ? ". Tanya angel sangat terkejut.


" Bukankah selama ini, Tidak ada berita tentang pernikahan ataupun lee woojin memiliki seorang putra tunggal ? ". Sambung ayana.


" Aku juga baru mengetahui kabar gila ini kemarin, pada saat aku ingin mengunjungi pria itu di kamar pasien tempat pria itu di rawat. Aku tidak sengaja mendengar pembicaraannya di telfon dengan seseorang, ketika aku hampir saja membuka pintu kamar pasien tersebut ".


" Awalnya pria itu sama sekali tidak menyebutkan nama Lee woojin, tapi aku mendengar jelas dia memanggil orang yang melakukan panggilan telfon dengannya adalah ayah ".


" Karena aku penasaran. Aku langsung beraksi dengan menyuruh suster menyuntikkan obat tidur di cairan infus pria itu dan setelah pria itu tertidur, aku langsung memeriksa ponselnya dan mengambil nomor ponsel yang menghubunginya pada saat itu ".


" Dan setelah berhasil memeriksa pemilik nomor ponsel itu setelah aku pulang ke mansionku, aku juga sama terkejutnya dengan kalian, setelah mengetahui kebenaran ini ".


Ruby menjelaskan semuanya secara detail, tanpa di tambah dan di kurang semua yang dia lakukan.


" Lalu bagaimana pendapat kalian ?, apakah kita harus menjauhkan loli dari pria itu ? ". Tanya Ayana khawatir jika terjadi hal buruk pada loli nantinya karena pria itu.


" Tidak perlu ". Ucap ruby dengan cepat.


" Kenapa ? ".


" Karena pria itu sepertinya telah menyukai loli. Dan kita juga bisa mengambil keuntungan lebih jika mungkin saja nanti dia dan loli menjalin hubungan dekat ".