Lolita's Hidden Secrets

Lolita's Hidden Secrets
Bab 32



Ruby akhirnya mengajak loli pergi ke sebuah restoran bintang lima dan loli malah ikut-ikut saja ajakan ruby.


Dan sekarang ruby dan oli sedang berada di restoran tujuan mereka. Ruby langsung memesan ruangan VVIP dan akhirnya mereka langsung menuju ruangan itu.


Setelah masuk, ruby langsung meempersilahkan loli duduk dan dia juga ikut duduk di kursi yang berhadapan dengan loli.


" Bisakah kita langsung berbicara langsung pada intinya saja ? ". Ucap loli tanpa basa basi dengan tatapan datar.


Rudi tersenyum menanggapi sikap loli yang langsung terang-terangan, Rudi seperti melihat sosok giantri ada dalam loli.


" Saya suka dengan sikap terang-teranganmu ". Ujar ruby dengan senyuman tipis.


" Baiklah ".


" Saya hanya ingin memberikanmu sebuah kasus yang ingin saya selidiki ". Sambung ruby langsung berubah serius.


" Maaf tapi saya tidak bisa, karena saya memiliki banyak pekerjaan yang harus saya kerjakan ". Ujar loli langsung menolak tawaran ruby tanpa rasa ragu.


" Apa kau yakin ? Mungkin saja kasus ini ada kaitannya dengan masa lalumu ". Ucap ruby dengan santainya.


Loli langsung menautkan kedua alisnya, dia menjadi penasaran dengan sosok seorang ruby.


" Apa maksud anda ? ". Tanya Loli dengan tatapan dingin.


" Hmm... Dua pria yang kau lepaskan saat menyelidiki kasus tentang detektif itu, Mereka berdua adalah orang yang berperan penting dalam penyelidikan kasus kematian seluruh keluargamu. Apa kau masih tidak tertarik dengan tawaran yang akan kuberikan ? ". Jawab ruby sekaligus bertanya.


Deg.


Loli cukup terkejut dengan apa yang barusan ruby katakan, tapi dia juga mencurigai ruby di sisi lainnya. Dia berpikir, Bagaimana bisa ruby mengetahui semua itu.


" Darimana anda bisa tahu bahwa kedua orang itu berkaitan dengan kasus kematian keluarga saya? Dan bagaimana anda bisa tahu tentang masa lalu saya? ". Tanya Loli dengan tatapan penuh selidik.


" karena aku adik angkat ibumu ". Batin ruby mengingat kembali sosok giantri.


" Kamu tidak perlu tahu, bagaimana saya mengetahui masa lalumu. Cukup katakan iya tau tidak untuk melakukan tawaran yang saya berikan ". Balas ruby dengan datar.


Tapi tiba-tiba saja pandangan ruby tertuju pada leher. Jantung ruby berdetak dengan kencang, ketika dia melihat kalung liontin yang dipakai oleh loli.


Kalung yang selama ini selalu Loli sembunyikan di dalam pakaiannya ternyata tanpa loli sadari, kalung liontin pemberian sang bunda ternyata keluar dan terlihat sedari tadi.


Loli yang menyadari tatapan ruby yang sepertinya sedang menatap ke arah lehernya. Dengan cepat Loli langsung meraba kalung liontin di lehernya dan ternyata dia mendapati bahwa kalung di lehernya yang dia sembunyikan di balik baju, ternyata sudah terpampang di luaran bajunya.


Dengan cepat oli langsung menyembunyikan kembali kalung tersebut di balik bajunya.


" Apa kalung itu pemberian dari ibumu ? ". Tanya ruby tiba-tiba.


Loli semakin menutup ruby dengan tatapan penuh selidik, sikap yang ruby tunjukkan saat ini sangat membuat Loli curiga.


******


Di sisi lain di korea selatan, tepatnya di kota seoul. Ketua gangster Black Wolf ( serigala hitam) bernama Lee Woo jin sedang melakukan panggilan telfon dengan putra sematawayangnya.



" Ya, aku baik-baik saja ". Jawab putra dalam panggilan tersebut.


" Apa ayah perlu mengirimkan anak buah untuk menjemputmu ? ". Tanya Lee wojin kembali.


" Tidak perlu, aku masih ingin tinggal lebih lama lagi di sini ". Jawab sang putra dengan serius.


" Baiklah, tapi berhati-hatilah karena musuh bisa datang dan menyerangmu kapan saja ". Ucap lee woojin menasehati putranya.


" Hmm, ayah tenang saja ". Jawab putranya dengan yakin.


Panggilan pun berakhir di antara mereka berdua.


Baru saja Lee woojin menyimpan ponselnya di dalam saku celananya. Tiba-tiba salah satu tangan kanannya masuk ke dalam ruangan itu setelah mengetuk pintu.


Lee woojin langsung menatap tangan kanannya tersebut, dengan tatapan dingin. Sedangkan tangan kanannya langsung menundukkan kepalanya memberi hormat sejenak kepada Lee woojin.


" Ada apa ? ". Tanya lee woojin dengan datar seraya berjalan menuju sofa yang ada dalam ruangan itu, kemudian dia pun duduk di sofa tersebut sambil menyilangkan kaki kanannya ke atas kaki kirinya.


" Maaf jika saya mengganggu waktu anda tuan Lee. Saya hanya ingin melaporkan tentang putri tuan Gerald dan nyonya Giantri yang selama ini menghilang dari jangkauan kita ". Ucap tangan kanan lee woojin di wolf black.


" Hmm.. Jadi kau sudah menemukan keberadaan gadis kecil itu? Di mana dia sekarang? ". Tanya Lee woojin seraya menyunggingkan seringai tipis.


" Iya tuan Lee.. Dari informasi yang kami dapatkan, putri tuan Gerald selama ini tinggal di Los Angeles ". Jawab tangan kanannya bernama Park tae min.


Lee woojin semakin menyeringai bak iblis ketika dia merasa keberuntungan sedang berpihak kepadanya.


" Tunjukkan foto gadis itu ". Ucap lee woojin meminta foto gadis yang mereka incar selama ini. Karena wajar saja, mereka hanya pernah melihat wajah gadis itu sewaktu kecil saja.


" Ma-maaf tuan lee ". Park tae min seketika gugup ketakutan. " kami belum bisa menemukan identitas dan seperti apa wajah gadis itu, karena kami hanya mengetahui bahwa gadis itu tinggal di LA, dan kami belum melanjutkan penyelidikan lainnya ". Jawab park tae min bergetar takut kena amuk bosnya.


" Cihh... Lalu untuk apa kalian datang memberikan informasi ini, jika wajahnya saja kalian tidak bisa mengetahuinya !! ". Cecar Lee woojin dengan kesal.


Park tae min langsung menundukkan kepalanya karena gugup ketakutan. Dia tidak berani menatap sang bos jika sedang marah seperti ini.


" Cepat cari indentitas gadis itu, dan bawahkan foto wajah gadis itu. Karena saya akan menyuruh Soo ho untuk mencari gadis itu disana, berhubung Soo ho sedang berada di LA ". Ucap Lee woojin memberikan perintah.


" Baik tuan, kami akan segera melakukan perintah anda ". Jawab park taemin dengan cepat.


Lee Woo Jin langsung mengangkat tangannya dan mengibaskan tangannya memberikan isyarat untuk park taemin agar segera keluar dari ruangannya. Akhirnya park taemin langsung keluar dari ruangan itu sesuai perintah bosnya.


Lee woojin menyeringai karena suasana hatinya tiba-tiba membaik karena akhirnya, Setelah sekian lama dia mencari gadis yang membawa kabur alat canggih milik gerald musuh terbesarnya, kini akhirnya dia bisa menemukan keberadaan gadis itu dan berniat mengambil alat canggih yang berada pada gadis itu agar dia bisa memulai lagi rencananya yang tertunda karena tidak mendapatkan alat canggih itu di masa lalu.


*******


Loli baru saja tiba di mansionnya, Setelah dia kembali dari restoran dan setelah membahas sesuatu dengan ruby di sana tadi.


Loli terlihat banyak pikiran. Entah apa yang dia pikirkan. Tapi tiba-tiba saja loli menggelengkan kepalanya untuk menetralkan pikirannya.


Akhirnya Loli memilih untuk segera mengawasi barang-barang yang akan dia bawa besok.