Lolita's Hidden Secrets

Lolita's Hidden Secrets
Bab 48



Ayana, loli, brenda dan anya baru saja keluar dari ruangan rapat tersebut. Tersisa jendral nelsen dan para bawahannya yang masih syok setelah ayana menyatakan akan mengusulkan penggantian jendral, dengan alasan jendral nelsen telah menyalah gunakan wewenangnya.


" Bagaimana ini jendral ? Apakah nyonya ayana benar-benar akan melakukan ancaman yang dia katakan tadi ". Tanya salah satu bawahan jendral nelsen panik.


" Itu tidak akan pernah terjadi ! Jika dia ingin melengserkan saya dari posisi ini, posisi yang telah saya pertahankan selama belasan tahun, maka dia harus melangkahi mayat saya terlebih dahulu ! ". Jawab jendral nelses dengan amarah yang memuncak.


" Tapi anda juga tahu bahwa nyonya ayana bisa melakukan segala cara jika dia sudah mantap dengan keputusannya ". Sambung bawahan jendral nelsen lainnya.


" Cih ".


" Saya tidak perduli sekalipun dia bisa dengan mudah melakukan ancamannya. Tapi dia juga harus tahu bahwa saya juga bisa melakukan apapun agar posisi saya tidak di lengserkan begitu saja ". Balas jendral nelsen dengan percaya diri.


******


Di parkiran kantor kepolisian pusat indonesia. Loli dan ayana, serta anya dan brenda sedang berdiri saling berhadapan.


Ayana menatap loli dengan tatapan yang sulit di artikan seraya tersenyum penuh arti. Tapi loli hanya mennggapi dengan wajah datarnya, sedangkan nya dan brenda terdiam membisu dan tak berani menatap ayana, mereka malah bersembunyi di belakang tubuh loli.


" Jika anda memiliki waktu luang, Saya ingin mengundang anda makan malam di mansion saya. Ajaklah kedua sahabat anda juga ". Ucap ayana mengajak loli dan lainnya makan malam di mansion ayana di indonesia.


" Maaf, Tapi... "


" Datanglah jam 7 malam ke mansion saya.. Saya akan menunggu anda ". Ayana langsung menyela ucapan loli yang jelas dia tahu kalau loli pasti akan menolak tawaran makan malam bersamanya.


Loli menatap dingin ke arah ayana yang telah berjalan menuju mobil milik ayana. Bahkan loli terus mengarahkan pandangannya pada ayana sampai mobil ayana pergi meninggalkan area kantor kepolisian pusat tersebut.


" Wahh.. Nyonya ayana ternyata lebih cantik dan awet muda kalau di lihat secara langsung, Beda banget kalau lihat dari foto atau siaran berita aja ". Anya pun berdecak kagum dengan kecantikkan ayana di usianya yang sudah 34 tahun.


" Hmm, itu beneran real yang namanya baby face. Gue bahkan kagak mampu lihat kecantikan nyonya ayana, minder gue ". Sambung brenda.


" Lebay ". Pekik loli dengan malas dan dia langsung masuk kedalam mobil.


" Yakk.. Tungguin napa sih ".


Anya dan brenda dengan cepat langsung menyusul masuk kedalam mobil dan mereka langsung meninggalkan area kantor kepolisian pusat itu, karena mereka akan melakukan penyelidikan besok bukan hari ini, karena ulah jendral nelsen.


*****


" WHAT ? JADI TIGA CEWE JELEK ITU ADA INDONESIA ? ". Pekik jane terkejut setelah mendapatkan kabar dari sahabatnya yang tak lain adalah carla yang baru saja mengatakan kalau loli, anya dan brenda sedang berada di indonesia.


" Maka dari itu kamu harus segera menyelesaikan pemotretanmu di sana, sebelum ketiga wanita itu akan menemui suamimu dan menggodanya ". Ucap carla sengaja menghasut jane.


" Cih.. Sampai kapanpun aku tidak akan pernah membiarkan mereka menemui aron ! ".


" Aku akan pulang besok pagi, aku akan meninggalkan pemotretan ini, karena aron lebih penting dari apapun ". Sambung jane dengan amarah yang memuncak dan jane langsung mengakhiri panggilan di antara mereka dengan sepihak.


Di indonesia, carla tersenyum tipis ketika panggilan telah berakhir.


" Sampai kapanpun kamu tidak akan pernah bisa mengubah rasa cinta aron pada loli, jane ". Ucap carla menyeringai tipis.


Tiba-tiba seorang gadis remaja datang menghampiri carla di dalam kamarnya.


" Hmm ". Sahut carla dengan deheman saja, tapi carla melambaikan tangannya mengajak sang adik untuk duduk di ranjangnya dengan senyuman manis.


" Ka ? Bagaimana kabar ka loli sekarang ? Apa sahabat kaka masih mengganggunya ? ". Tanya gadis itu bernama Funi.


" Ya, seperti yang kamu ketahui. Jane tidak akan melepaskan siapapun yang berniat merebut miliknya ". Jawab carla.


" Apa aku boleh membalas perbuatan ka jane pada ka loli ? Aku tidak suka jika ka loli di jahatin sama orang seperti ka jane ". Ucap funi benar-benar membenci jane.


" Hei, kamu tidak perlu melakukan hal seperti itu ". Ucap carla menasehati adiknya.


" Tanpa kamu membalaskan perbuatan jane pada loli, tentu saja loli akan terlebih dahulu membalasnya ". Sambung carla.


" Tapi ka... "


" Dengarkan kaka baik-baik, funi.. Loli itu adalah wanita yang kuat dan dia tidak mudah di tindas oleh siapapun tanpa terkecuali jane. Karena sifat dan sikap loli sekarang sangat berbeda dengan loli yang kamu kenal semasa kecil ". Ucap carla menyela ucapan adiknya.


" Baiklah aku juga tahu kalau ka loli pastinya akan berubah seperti yang kaka katakan. Tapi jika ka loli membutuhkan bantuan, aku akan maju paling depan ". Ujar funi dengan percaya diri.


Carla langsung menggelengkan kepalanya sambil tersenyum gemas dengan tingkah adiknya. Dia pun mengacak-acak rambut funi sampai akhirnya funi menjadi kesal.


****


Sore hari pun tiba.


Sekarang sudah jam 6 sore di indonesia dan anya serta brenda sedang membujuk loli untuk pergi ke mansion ayana sesuai ajakan yang ayana tawarkan tadi.


" Ayolah, Lol.. Kapan lagi kita bisa makan malam bersama dengan nyonya ayana yang sangat terkenal dengan wanita super sibuk, sehingga jarang menemui orang-orang jika bukan soal pekerjaan ". Bujuk brenda dengan wajah memelas.


" Ya kalian berdua saja yang makan malam bareng dia, gue gk mau dan gk usah ngajak gue ". Kesal loli karena sudah 1 jam anya dan brenda membujuknya seperti ini.


" Haaaa ayolah-ayolah, sekali-kali lu juga harus bergaul dengan orang-orang jangan kayak gini mulu, ngurung diri dan ketemunya setiap hari sama kita berdua dan rolan saja ". Bujuk anya merengek.


" Hah ".


Loli memejamkan matanya dan menghembuskan nafasnya dengan kasar. Dia benar-benar tidak tahu kenapa kedua sahabatnya menjadi sangat pemaksa seperti ini.


" Baiklah, gue akan ikut kesana ! Tapi cuma sebentar doang ! Habis makan gue pulang tanpa menunggu kalian ! ". Akhirnya loli pun terpaksa harus menuruti keinginan kedua sahabatnya yang sangat menyebalkan.


" Yeeeyyy.. Bren, ayo kita dandani loli, biar sekali-kali terlihat cantik dan feminim gitu ". Ujar anya.


Loli tercengang tapi dia tidak bisa menghindari kelakukan kedua sahabatnya.


Sekitar 20 menit kemudian, akhirnya loli selesai di makeup walaupun makeup natural saja dan sekarang loli tampak cantik dengan gaun yang di pilihkan langsung oleh anya dan brenda.