
" AKKHHH ".
" AKU AKAN BALAS PERBUATANMU WANITA SIALAN !! ". jane berteriak meluapkan semua emosinya karena ulah anya tadi.
Untung saja saat ini jane berada di hotel yang akan menjadi tempatnya menginap selama 3 hari dia di LA. Jadi sekarang tidak ada yang mendengarkan teriakan penuh kemarahannya.
Jane bersandae di dinding kamar hotelnya, seraya menenangkan emosinya sendiri.
********
Sekarang loli, anya dan brenda baru saja tiba di bandara untuk melakukan penerbangan menuju indonesia.
Mereka datang tepat waktu sebelum mereka ketinggalan pesawat. Akhirnya pesawat bergerak terbang ke atas udara dan mulai melakukan penerbangan ke indonesia.
*****
Berbelas-belas jam bahkan bisa 20 jam lebih mereka melakukan penerbangan. Akhirnya mereka tiba juga di indonesia.
Loli terdiam sejenak ketika dia sudah berada di depan bandara internasional indonesia, yang sekarang sudah banyak perubahan semenjak terakhir kali dia menginjakkan kaki di bandata tersebut, 14 tahun yang lalu.
" Hah ". Loli menghembuskan nafasnya dengan pelan.
" Lu gk papa kan, Lol ? ". Tanya brenda menyadari apa yang barusan loli lakukan.
" Hmm.. Gue gk papa ". Jawab loli tentunya berbohong.
Selama 14 tahun semenjak kejadian tragis yang menimpah seluruh keluarga, sehingga loli di bawah ke LA. Ini adalah pertama kalinya dia menginjakkan kakinya lagi di indonesia setelah kejadian buruk tersebut.
" Ayo cari taksi dulu, lama-lama pengel kaki gue berdiri mulu dari tadi ". Keluh anya.
Brenda dan loli setuju dan mereka bertiga langsung mencari taksi yang bisa mengantarkan mereka ke mansion keluarga brenda.
Awalnya loli tidak ingin merepotkan brenda dan keluarganya jika dia menginap di mansion keluarga brenda. Tapi brenda memaksanya dengan alasan, memesan hotel hanya buang-buang uang saja, walaupun sebenarnya biaya tempat yang akan di tinggali loli selama di indonesia adalah tanggung jawab arga. Loli malah memilih lebih baik tinggal bersama brenda saja, setidaknya dia bisa lebih lancar komukasi jika mereka saling berdekatan.
Setelah mendapatkan taksi. Akhirnya mereka bertiga langsung masuk kedalam taksi tersebut dan taksi langsung menuju mansion keluarga brenda.
****
Di perusahan R compeny. Rolan baru saja memasuki ruangan kerja aron dengan wajah yang sulit di artikan.
" Ron..Ron.. Gue ada berita penting ! ". Pekik rolan terlihat panik setelah masuk dan mendekati aron.
" Kenapa ? ". Tanya aron menautkan kedua alisnya keheranan melihat rolan seperti itu.
" Gila banget sih jane ! Dia langsung nyamperin anya dan memulai pertengkaran dengan anya kemarin di rumah sakit tempat anya bekerja ". Jelas rolan juga terkejut setelah mendengar berita itu dari seseorang yang dia perintahkan secara diam-diam untuk memantau anya, loli dan brenda.
Deg.
Aron langsung berubah tatapannya menjadi sangat dingin.
" Untung aja anya gk kelepasan meladeni kelakuan istri gila lu ". Sambung rolan memang sangat tidak menyukai jane sejak awal.
" Apa dia bertemu loli ? ". Tanya aron malah kepikiran soal loli.
" Hah ".
" Untung saja dia gk sempat ketemu brenda apalagi loli, karena sekarang loli, anya dan brenda baru aja nyampe di indonesia ". Jelas rolan.
Deg.
" Loli kesini ? ". Pekik aron terkejut.
" Lo gk tau ? ". Tanya rolan kebingungan.
" Lalu gimana ? Apa lu udah tahu siapa yang meminta kasus kematian keluarga loli di selidiki lagi ? ". Tanya aron dengan serius.
" Udah, gue udah tanya sama ka arga, tapi gue gk dikasih tahu sama ka arga ". Jawab rolan jujur.
" Tapi ron.. Ehh gue pengen bilang sesuatu ke lu dan ini hal penting ". Sambung rolan sedikit bersikap aneh.
" Apa ? Bilang aja ". Balas aron dengan datar.
" Lu tahukan kalau nyonya ruby, nyonya angel, nyonya ayana dan nyonya hasley datang ke pesta resepsi pernikahan Lo dan nyonya ruby jelas mengancam lu dan jane untuk tidak mengganggu keponakannya kan ". Tanya rolan serius.
" Ya.. Lalu kenapa ? ".
" Beberapa minggu lalu, nyonya angel datang ke mansion loli, bertepatan gue, anya dan brenda sama alena ada di sana dan kita semua kaget ketika loli mengatakan kalau nyonya angel adalah sahabat ibunya yang mengantarkan dia ke LA setelah kejadian 14 tahun yang lalu berakhir ". Jelas rolan.
Deg.
" Jadi maksud Lo, loli benar keponakannya nyonya ruby ? ". Pekik aron terkejut.
" Tidak, aku tidak percaya kalau loli keponakannya nyonya ruby. Tapi aku berpikir, mungkin saja loli memang keponakannya nyonya angel dan karena nyonya angel berteman dengan nyonya ruby dan yang lainnya. Maka mereka juga menganggap loli keponakan mereka ". Jawab rolan.
Aron sejenak memejamkan matanya dan mengusap wajahnya dengan kasar.
Sedangkan di mansion keluarga brenda. Loli dan anya serta brenda di sambut hangat oleh seluruh keluarga brenda.
" Ayo di makan, gk perlu sungkan sama kami nak anya dan nak loli ". Ucap ibunya brenda dengan lembut.
Anya tersenyum canggung menanggapi tawaran makan dari ibu brenda. Tapi tidak dengan loli yang hanya diam saja sedari tadi.
Ibu brenda pun kebingungan dan sedikit kecewa dengan sikap diam loli, dia berpikir mungkin loli tidak menyukai masakannya.
" Bu.. Gk usah kecewa sama sikapnya loli saat ini, karena dia emang kayak gitu sifatnya ". Ucap brenda seraya menyendokkan makanan kesukaannya di mulutnya.
Brenda jelas menyadari kekecewaan sang ibu. Jadi dia memberitahukan pada sang ibu bahwa loli memang sifatnya dingin dan pendiam.
" Emang iya ? ". Bisik ibu brenda yang bertepatan duduk di samping brenda.
" Maaf tante, tapi saya memang tidak terbiasa dengan orang baru ". Akhirnya loli pun berbicara setelah sedari tadi diam saja. Tapi loli masih tidak merubah raut wajah datarnya.
" Ehh.. Jangan minta maaf sama tante, cantik. tante sama sekali tidak tahu kalau kamu canggung jika bertemu orang baru seperti tante ".
" Wajar kok kalau kamu canggung, kan ini adalah pertemuan kita ". Sambung ibu brenda.
" Oh ya bu.. Apa ibu mengizinkan loli nginap disini selama kami menangani kasus yang aku ceritakan ke ibu dan ayah ? ". Tanya brenda.
" Tentulah, kenapa juga ibu tidak mengizinkan loli tinggal disini ? ". Jawab ibu brenda tanpa ragu.
" Lalu anya bagaimana ? Apa kamu juga akan menginap disini bersama brenda dan loli ? ". Tanya ibu brenda pada anya.
" Maaf tante, bukannya aku menolak tawaran tante barusan, tapi aku akan pulang ke mansion keluargaku karena aku memang asli orang indonesia sama seperti loli dan brenda ". Jawab anya tersenyum canggung.
" Loli juga orang indonesia ?. Tapi kok wajah kalian berdua dominan kayak orang luar negri sih ". Ucap ibu brenda terkejut.
" Hehe iya tante, mama asli korea dan papa asli orang indonesia ". Jawab anya.
" Ohh gitu ? Pantesan ". Ucap ibu brenda menganggukkan kepalanya mengerti.
" Trus loli ? ".
" Kedua orang tua saya juga sama seperti anya ". Jawab loli dengan datar.
" Wahh sama dong dengan om dan tante.. Tante mah orang asli indonesia, sedangkan ayahnya brenda berasal dari korea ". Ucap ibu brenda antusias.
" Ck.. Ternyata kita sama bestie.. Pantesan kita wajahnya ada korea-koreanya gitu hahah ". Brenda tertawa setelah mengetahui kebenaran tersebut.