
" Bagaimana situasi di sana ? ". Tanya angel pada ayana yang memang akan stay di indonesia sampai penyelidikan kasus yang di tangani oleh loli selesai sesuai rencana mereka.
" Sampai saat ini masih terkendali, tapi tadi tae joo sempat bertemu loli saat loli mengunjungi mansion keluarganya ".
Deg.
" Lalu bagaimana keadaan loli ? Apa dia baik-baik saja ? ". Tanya angel seketika panik di sebrang sana.
" Tenang saja, aku datang tepat waktu dan tae joo belum sempat melakukan apapun pada loli ". Jelas ayana dengan santainya.
" Hah ".
Terdengar nafas lega dari angel di sebrang sana setelah ayana mengatakan kalau loli baik-baik saja.
" Apa kami harus menyusulmu kesana ? ". Tanya angel.
" Tidak perlu. Sebaiknya kalian fokus saja dengan rencana yang kita buat, karena jika kita terlambat selangkah saja, maka lee woojin akan semakin di untungkan ". Ucap ayana dengan serius.
" Baiklah, tapi jika terjadi sesuatu dan kamu kesusahan mengatasinya, langsung saja beritahu kami dan kami akan datang membantumu ". Jelas angel.
" Hmm, itu pasti ". Jawab ayana tersenyum tipis, walaupun angel tidak bisa melihatnya.
Panggilan di antara mereka pun langsung berakhir. Sekarang ayana sedang memantau loli dari cctv jalanan yang dia retas, karena sekaranh loli sedang dalam perjalanan menuju ke kantor kepolisian pusat indonesia setelah dia selesai melepas rindu di mansion keluarganya.
Sedangkan loli. Dia sedang bertanya-tanya dalam batinya dan masih penasaran akan siapa wanita yang menolongnya tadi dan siapa pria yang hampir saja menyerangnya.
" Suara wanita itu, sepertinya tidak asing ". Batin loli.
*******
Di tempat lain. Tae joo baru saja menghubungi lee woojin untuk memberitahukan informasi atas kejadian tadi yang dia alami, saat ingin menangkap target utama mereka yaitu loli sendiri.
" Maaf tuan, saya kembali gagal menangkap gadis itu karena tiba-tiba devil 4 datang dan membantu gadis itu ". Lapor tae joo pada lee woojin dalam panggilan telfon yang telah terhubung.
" Devil 4 ? ". Ucap lee woojin menautkan kedua alisnya ketika mendengar laporan dari tae joo.
" Ya, devil 4 lah yang menghalangi saya menangkap gadis itu tadi ". Ucap tae joo.
" Ini sangat mencurigakan ". Ucap lee woojin menanggapi kehadiran salah satu anggota devil woman lagi di saat dia menyuruh tae joo menangkap gadis yang dia incar.
" Saya juga setuju dengan anda tuan lee ".
" Sudah 2× kita berniat menangkap gadis itu, tapi 2× juga kita di hadang oleh anggota devil woman ". Ucap tae joo setuju bahwa ada yang mereka tidak ketahui akan hubungannya gadis yang mereka incar dengan para anggota devil woman yang sudah 2 kali muncul bertepatan saat mereka ingin menangkap loli.
" Baiklah, sebaiknya kamu kembali ke markas secepatnya dan kita akan membahas masalah ini ". Perintah lee woojin.
" Baik tuan ".
Di korsel, lee woojin sedang berpikir keras dengan semua kejadian yang sangat mencurigakan yang harus dia alami, ketika dia ingin mengincar gadis atau putri dari mendiang musuhnya yang telah dia lenyapkan 14 tahun yang lalu hanya karena sebuah benda yang ingin dia rampas dari musuhnya, tapi sayangnya benda yang dia incar malah di sembunyikan oleh putri musuhnya yang tak lain adalah loli.
" Kenapa devil woman terlihat seperti sedang melindungi gadis itu ? ".
" Kemunculan mereka setelah 14 tahun lamanya mereka menghilang, tiba-tiba sangat mencurigakan. Apalagi bertepatan di saat aku ingin menangkap gadis itu ".
Lee woojin terus-terusan memikirkan segala keanehan dan kejanggalan atas kemunculan devil woman, dan tentunya dia yakin bahwa gadis yang dia incar pasti ada sangkut pautnya dengan kemunculan devil woman yang selalu menggagalkan setiap kali anak buahnya ingin menangkap gadis yang dia incar.
" Kamu dimana ? ". Tanya lee woojin pada putranya ketika panggilan di antara mereka telah terhubung.
" Aku masih di LA, ada apa ? ". Jawab Joo sembari bertanya balik pada ayahnya.
" Apa kau masih ada urusan di LA ? ". tanya lee woojin.
" Hmm.. Aku masih ingin menemui seseorang sebelum kembali ke korea ". Jawab joo tak sepenuhnya berbohong.
" Baiklah, jika kamu sudah menemui orang yang ingin kau temui, apa kau bisa pergi ke indonesia ? Ayah punya misi rahasia untukmu ". Ucap lee woojin dengan serius.
Di sebrang sana, joo sepertinya sudah tahu apa misi yang akan ayahnya berikan padanya, sehingga joo langsung berubah dingin walaupun lee woojin tidak bisa melihat kalau wajah joo sudah mulai datar di sertai tatapan dingin yang sangat menakutkan.
" Katakan saja, misi apa yang ayah ingin aku lakukan ? ". Tanya joo terdengar dingin.
Mungkin karena lee woojin memang sudah terbiasa dengan sikap dingin sang putra, jadinya saat ini lee woojin tidak tahu kalau putranya dingin karena hal lain.
" Ayah yakin tae joo sudah memberitahukan padamu gadis yang ayah incar ".
" Gadis itu bernama Lolita robin, seorang detektif yang sangat di takuti di LA dan beberapa negara lainnya. Dan dia adalah putri dari musuh ayah yang ayah yakin, pasti gadis itu tau atau bisa saja gadis itu menyimpan benda yang ayah inginkan 14 tahun yang lalu dari ayahnya ".
Joo semakin dingin mendengarkan nama wanita yang telah merebut hatinya baru saja di bicarakan oleh ayahnya sendiri.
" Ayah hanya ingin kamu menangkapnya dan membawah gadis itu hidup-hidup kehadapan ayah secepatnya ". Ucap lee woojin masih belum sadar dengan perubahan nada bicara joo saat ini.
" Maksud ayah, gadis yang ayah incar ada di indonesia ? ". Tanya joo.
" Ya, gadis itu sedang berada di indonesia dan dia sedang menyelidiki kasus kematian keluarganya yang sebenarnya semua kejadian itu ayah yang lakukan ". Jawab lee woojin tanpa ragu.
Deg.
Joo langsung mengepalkan tangannya setelah dia baru saja mengetahui apa yang telah ayahnya lakukan pada keluarga wanita yang dia cintai.
" Aku akan pergi ke indonesia sekarang juga ". Ucap joo dingin.
" Oke, tapi kamu harus berhati-hati karena devil woman sepertinya melindungi gadis itu ". Jelas lee woojin berniat memberitahukan pada putranya untuk waspada jika devil woman nanti akan mengincar putranya.
" Ya, aku akan menutup panggilan ini sekarang juga karena aku akan segera menuju bandara ". Ucap joo.
******
Loli baru saja tiba di kantor pusat kepolisian indonesia. Sebenarnya dia bebas mau datang atau tidak ke kantor pusat tersebut, tapi sekarang dia ingin membicarakan hal penting pada jendral nelsen, maka dari itu loli memutuskan untuk datang ke kantor saat ini.
" Mau apa lagi anda datang kesini ? ". Ujar jendral nelsen dengan raut wajah tak suka saat melihat loli sedang berdiri di hadapannya.
Loli langsung tersenyum tipis menanggapi ucapan jendral nelsen barusan. Dan senyuman loli di salah artikan oleh jendral nelsen yang mengira loli sedang merendahkannya.
" Kenapa kau.... "
" Saya datang bukan untuk sekedar basa-basi ".
" Jawablah pertanyaan saya dengan jujur, atau saya tidak yakin bisa menyelamatkan anda dari situasi bahaya yang mungkin akan menghampiri anda dan bisa saja merenggut jabatan yang anda punya saat ini ! ".
Loli langsung mengancam jendral nelsen walaupun loli belum mengatakan maksud dan tujuannya menemui jendral nelsen saat ini.