
Setelah jane keluar dari ruang kerja aron dengan perasaan kesal. Tiba-tiba jane terpikirkan sebuah ide jahat yang muncul di kepalanya.
Dia langsung menyungingkan seringai tipis dan langsung masuk kedalam kamarnya. Ternyata setelah masuk ke kamarnya, jane langsung mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.
" Ya, ada apa jane ? ". Terdengar suara seorang wanita yang menjawab panggilan dari jane.
" Aku ingin meminta bantuanmu ". Ucap jane dengan wajah datarnya.
" Katakan saja ".
" Tolong carikan siapa saja wanita yang dekat dengannya (aron) saat sedari dia kuliah dan tinggal selama bertahun-tahun di LA, sebelum dia menikah denganku ".
" Aku ingin kamu mengirimkan informasi itu secepatnya padaku, malam ini juga ". Sambung jane.
" Baiklah, berikan aku waktu 5 menit saja dan aku akan segera mengirimkan apa yang kamu mau ".
Setelah itu panggilan langsung berakhir. Ternyata barusan jane menghubungi satu-satunya sahabat yang dia miliki bernama carla dan carla adalah seorang model sama seperti jane. Tapi carla juga adalah seorang hacker yang cukup ahli.
5 menit kemudian, terdengar sebuah notifikasi yang berbunyi di ponsel jane, dengan cepat jane langsung membuka notifikasi yang ternyata dari carla sahabatnya.
" Itu 3 sahabat perempuannya dan tidak ada lagi selain mereka bertiga, wanita yang berani mendekati suamimu ". Itu isi pesan dari carla.
Jane semakin menyunggingkan seringai ketika dia sudah tahu wajah-wajah sahabat aron.
" Jika carla mengatakan kalau aron tidak pernah mendekati wanita lain, artinya mantan kekasih aron ada di antara ketiga wanita jelek ini ". ucap jane.
Jane merasa dirinya lah yang paling cantik dari seluruh wanita di dunia ini. Sehingga dia dengan santainya mengatakan loli, anya dan brenda adalah wanita jelek.
Tapi dari ketiga sahabat perempuan aron. Entah kenapa jane tertarik dengan sosok loli, vibes yang loli keluarkan dalam foto yang jane lihat sangat dan sangat mendominasi.
" Aku akan menemui kedua wanita ini terlebih dahulu, dan yang terakhir aku akan menemui wanita yang sangat membuatku tertarik ini ". Ucap jane 2 wanita yang pertama adalah anya dan brenda, serta yang terakhir adalah loli.
Jane berniat menemui loli dan lainnya karena bertepatan dia akan melakukan pemotretan di LA.
******
Di dalam ruang kerja loli, entah kenapa loli terus terngiang-ngiang akan kejadian semalam saat dia dan kedua sahabatnya di kejar oleh pria-pria tidak di kenal dan juga kejadian dimana mobil pria-pria itu meledak tepat di arah belakang mobilnya.
" Siapa wanita yang menghubungiku semalam ". Batin loli penasaran.
Tapi saat dia sedang sibuk memikirkan itu semua. Tiba-tiba arga masuk kedalam ruangannya, sehingga pandangan loli langsung tertuju pada arga.
" Ada kasus lagi untukmu ". Ucap arga yang sudah mendekati meja kerja loli.
" Kasus apa ? ". Tanya loli dengan wajah datarnya.
" Seseorang memintaku untuk menyelidiki kembali kasus pembunuhan tragis yang di alami oleh seluruh keluarga tuan gerald robin di indonesia ".
Deg.
Loli seketika terdiam bagaikan patung dan wajahnya mulai pucat setelah mendengarkan kasus yang akan di tangani olehnya. Tapi arga tidak menyadari perubahan loli tersebut.
" Kepolisian indonesia juga sudah menghubungi aku dan meminta kamu yang akan menangani kasus ini. Apa kamu akan menerima kasus ini ? ".
Deg.
" Apa kau baik-baik saja ? ". Tanya arga seraya mendekati loli dengan panik dan khawatir.
Arga langsung menempelkan tangannya di dahi loli karena berpikir mungkin saja loli sedang sakit. Tapi anehnya arga tidak mendapati loli demam atau apapun.
" Hei.. Ada apa denganmu, jangan buat aku khawatir, loli ". Ujar arga kebingungan harus berbuat apa melihat loli yang bahkan diam membisu dengan tatapan lurus kedepan.
" Baiklah jika kamu memang sedang sakit. Aku akan menyuruh detektif lain yang akan menangani kasus ini, dan sebaiknya kamu pulang istrirahat untuk beberapa hari ini. Kamu terlalu memaksakan bekerja terlalu keras ". Ucap arga tidak ingin memaksa loli.
" Tidak.. Aku akan menangani kasus itu ". Tiba-tiba loli akhirnya berbicara juga setelah sedari tadi dia diam saja.
" Karna sudah lama aku memang ingin menangani kasus kematian keluargaku ". Sambung loli dalam hatinya seraya menatap arga dengan tatapan yang sulit di artikan.
" Apa kamu yakin ? Jangan memaksakan dirimu ". Tanya arga khawatir.
" Ya aku yakin, tapi aku ingin menangani kasus itu bersama brenda dan anya. Aku tidak ingin ada yang membantuku tanpa terkecuali pihak kepolisian indonesia ". Ucap loli tanpa ragu.
Arga pun kebingungan dengan sikap loli yang sangat berbeda dari biasanya. Sikap loli menanggapi kasus ini sangatlah berbeda dan arga jelas melihat ada sesuatu yang di sembunyikan oleh loli.
Wajar saja karena arga memang tidak tahu kalau kasus yang dia berikan pada loli adalah kasus kematian keluarga loli sendiri, sehingga loli dengan cepat berubah sikap seperti itu.
" Baiklah kalau kamu memang ingin menangani kasus ini. Tapi jika kamu merasa kesulitan dan tidak mampu menangani kasus ini, sebaiknya kamu mundur saja ". Ucap arga menasehati loli.
" Hmm ". Jawab loli dengan singkat.
Arga menganggukkan kepalanya kemudian dia keluar dari ruang kerja loli, meninggalkan loli sendirian di dalam sana.
" Hah ".
Loli menghembuskan nafasnya dengan kasar tak kalah dia harus mengingat lagi masa lalunya apalagi sekarang dia harus menangani kasus yang ternyata adalah kasus pembunuhan keluarganya.
Loli tentunya sedang tidak baik-baik saja dan sekarang dia ingin menenangkan dirinya. Akhirnya dia memutuskan untuk pulang ke mansionnya sekarang juga.
****
" Setidaknya lee woojin tidak akan bertindak gegabah karena dia tahu loli sedang berada di indonesia, karena di negara itu adalah negara hukum dan bahkan disana anti dengan dunia mafia atau gangster ". Jelas Angel bisa bernafas lega.
" Jadi kaka yang menghubungi jendral arga dan meminta kasus kematian ka giantri di selidiki lagi dan loli yang akan menangani kasus tersebut ? ". Tanya ayana sedikit terkejut dengan tindakan angel yang sebenarnya memang bagus tapi dia tetap saja terkejut karena angel bertindak tanpa memberitahukan itu pada dia, ruby dan hasley terlebih dahulu.
" Hmm.. Setidaknya kita masih memiliki waktu sebentar untuk memikirkan rencana lain. Karena rencana awal kita sudah tidak perlu di lakukan lagi karena ternyata lee woojin sangat cepat mengetahui keberadaan loli ". Jawab angel membenarkan ucapan ayana.
" Aku merasa sangat ingin melenyapkan pria tua sialan itu saat ini juga. Dia terlalu mengganggu hanya karena terobsesi dengan alat yang ka giantri ciptakan ". Jelas ruby dengan wajah kesalnya.
" Sekarang berita kemunculan kita sudah mulai tersebar ke seluruh dunia. Jadi berhati-hatilah dalam bertindak agar tidak ada yang mencurigai kita ". Jelas angel menasehati adik-adiknya.
" Gadis bernama jane itu akan datang ke LA karena ada pemotretan. Tapi dia juga berniat untuk menemui loli dan kedua sahabat perempuan aron lainnya disini ". Tiba-tiba hasley yang sedang sibuk di depan laptopnya langsung mengatakan hal tersebut.
" Cih.. Sepertinya gadis itu mengabaikan ancamanku ! ". Ucap ruby berdecih marah.
" Sepertinya loli akan melewati banyak masalah dalam beberapa bulan kedepan. Semoga saja dia bisa kuat untuk menghadapi semua ini ". Sambung ayana merasa khawatir dan kasihan pada loli.