
Di indonesia, sekarang alena sedang berada di apartemen aron. Dia berniat untuk melabrak istri kakanya yang tak lain adalaj jane.
Dan sekarang alena dan jane sedang saling menatap dingin satu sama lain di ruang tengah apartemen aron.
" Siapa kamu ? Bagaimana kamu bisa masuk kedalam sini, HAA !! ". Pekik jane
" Cih.. Lu yang siapa anjir.. Gue adik kandung ka aron dan lu hanya orang asing di keluarga gue !! ". Balas alena.
" Haha, adik katamu ? Sejak kapan suamiku memiliki seorang adik jelek sepertimu, haha ". Jane tertawa lucu karena pengakuan alena yang mengaku sebagai adik kandung aron.
Alena langsung melototkan matanya dan langsung menatap jane dengan tatapan tajam.
" KAU !! ".
" APA ? MAU APA KAMU, HAA !! ".
Awal pertemuan yang sangat buruk. Baru saja dia bertemu untuk pertama kalinya dengan jane, alena langsung bertengkar dengannya.
" Baru jadi istri kaka gue aja, sombongnya minta ampun !! Dasar wanita ular, gk tau malu !! ". Pekik alena.
Jane langsung menatap alena dengan tatapan dingin. Karena dia kesal pada gadis di depannya yang berani mengatainya seperti ini.
" Keluar dari sini sekarang juga ! Atau saya akan memanggil security untuk menyeret kamu keluar dari apartemen saya !! ". Tanpa menunggu lama jane langsung mengusir alena dari apartemen tersebut.
Plakkk....
1 tamparan begitu kuat dari alena langsung mendarat di pipi mulus jane dengan cepat. Seketika itu juga jane tercengang dan langsung menatap alena dengan tatapan tajam penuh amarah seraya jane memegang pipinya yang sangat sakit.
" YAKK !! BERANI SEKALI KAMU MENAMPAR KU !! ". Teriak jane dengan marah
" APA ? MAU BRANTEM ? SINI GUE LADENIN !! ". Balas alena siap sedia untuk meladeni jane.
Akhirnya mereka berdua pun berkelahi di ruang tengah apartemen aron, tanpa anda yang memisahkan karena hanya ada mereka berdua di dalam apartemen tersebut.
" SINI KAU !! ".
Jane menarik rabut panjang alena dan alena membalas jane dengan menarik rambut jane juga dengan tangan kirinya, sedang kan tangan kanan alena menonjok-nonjok wajah jane.
Mereka berdua terus melancarkan serangan masing-masing. Tapi tentu saja alena sangat unggul dalam perkelahian ini, karena pada dasarnya alena memang gadis yang tomboy dan jago bela diri, sedang jane selama dia hidup, dia tidak pernah berkelahi dengan siapapun. Apalagi adu tonjok seperti ini. Karena jane memang di manjakan bak putri oleh kedua orang tuanya.
" YAKK... APA YANG KALIAN BERDUA LAKUKAN !! ".
Tiba-tiba suara yang sangat di kenal oleh alena maupun jane terdengar baru saja berteriak karena perkelahian mereka berdua di ruangan tengah tersebut.
Flash back on..
Di perusahan R compeny. Aron tiba-tiba mendapatkan panggilan masuk dari rolan, dan dia langsung menjawab panggilan tersebut.
" Ron.. Alena sedang berada di indonesia dan dia ingin melabrak istri Lo di apartemen Lo saat ini.. Sebaiknya Lo segera pulang ke apartemen Lo sekarang juga, gue takut alena malah akan membuat situasi semakin memburuk ". Ucap rolan tanpa basa-basi langsung mengatakan intinya, ketika panggilan di antara mereka telah terhubung.
Aron memejamkan matanya seraya memijit keningnya karena pusing dengan semua yang harus dia hadapi.
" Hmm.. Gue akan ke apartemen sekarang juga. Makasih udah beritahu gue soal alena ". Jawab aron dan dia langsung mengakhiri panggilan itu dengan sepihak.
Tanpa menunggu lama. Aron langsung menuju apartemennya, karena dia tidak mau alena berada dalam masalah.
Alena dan jane langsung menghentikan perkelahian mereka dan mulai menjauh satu sama lain.
" Cih ". Alena berdecih kasar seraya dia merapihkan rambutnya yang sudah acak-acakan karena ulah jane.
Ternyata yang datang adalah aron, dan sekarang aron mulai berjalan mendekati alena dan jane dengan tatapan dinginnya.
Melihat aron mulai mendekat. Jane langsung berpura-pura menangis saat ini.
" Sayang hikss.. Lihatlah gadis sialan ini. Aku tidak mengenalnya dan dia masuk tanpa izin kemudian dia memukulku tiba-tiba, hikss hikss ". Jane sangat jago dalam beracting.
" YAKK.. KAU !! ". Alena langsung memekik kesal dan menatap jane dengan tajam.
" Sedang apa kamu disini ? ". Tanya aron pada adik kesayangannya dan malah mengabaikan jane, Sehingga jane jadi kesal.
" Sial.. Dia mengabaikanku di depan gadis sialan ini ? Awas saja kamu aron sialan !! ". Batin jane sangat kesal.
" Kenapa ? Apa aku tidak boleh kesini ? Cih... ". Balas alena di akihiri dengan decihan kesal seraya menatap aron dengan tatapan dingin.
" Bukankah anda sendiri yang sudah memutuskan hubungan keluarga dengan saya, nona alena ? Lalu kenapa anda datang kesini dan malah mengacau di apartemen saya ! ".
Aron tidak bermaksud seperti itu. Hanya saja dia sudah berjanji pada dirinya sendiri agar bisa melindungi alena dari jangkauan kedua orang tua mereka dan juga tidak ingin alena mendapatkan masalah jika mengusik jane.
Sehingga dia mengatakan hal tersebut saat ini, untuk pertama kalinya aron memarahi adik kesayangannya dan bahkan berbicara formal pada alena.
Sedangkan jane langsung menyunggingkan senyuman penuh kemenangan karena berpikir aron sedang membelanya. Dia sengaja menatap gadis di depannya dengan tatapan mengejek.
Deg.
Alena berusaha sekeras mungkin agar tidak meneteskan air matanya karena sikap aron padanya barusan. Hatinya sakit bagaikan tertusuk ribuan jarum yang mmebuatnya sakit tapi tidak berdarah.
" Kaka memarahiku karena wanita ular ini ? Lalu kaka sengaja berbicara formal padaku karena WANITA SIALAN INI ? HAA !! ". Alena mulai meluapkan emosinya.
" Yakk.. Apa kau pikir disini hutan, sehingga kamu teriak-teriak seperti ini !! ". Ucap jane dengan tatapan tajam.
" DIAM KALIAN BERDUA !! ".
Aron berteriak kesal menyuruh alena dan jane untuk diam. Jane dan alena pun seketika langsung diam.
" Cih.. Baiklah jika kaka memang memilih untuk menjauhiku ! Aku tidak akan menemui kaka lagi dan jangan harap aku akan memaafkan kaka setelah semua yang kaka lakukan padaku ! ".
Alena langsung berjalan menuju pintu utama apartemen setelah mengatakan hal tersebut. Dan alena telah benar-benar pergi sepenuhnya.
Sedangkan aron langsung terdiam membisu karena mendengarkan ucapan yang di lontarkan oleh adik kesayangannya, yang sepertinya sudah marah besar padanya.
" Menjauhlah sejauh mungkin dari kaka dan keluarga kita. Maaf jika kaka telah membuatmu marah dan salah paham dengan semua yang kaka lakukan, alena. Tapi kamu tidak perlu khawatir karena kaka akan selalu berada di garda terdepan untuk melindungimu. Sekalipun kaka membantumu dari kejauhan ". Batin aron sangat merasa bersalah pada alena.
" Sayang.. Lihat, wajahku memar karena di pukul sama gadis sialan itu tadi ". Tiba-tiba jane mencoba mendekati aron dengan saya manja dan wajah cemberutnya.
" Jangan pernah mengusik adik saya ! Atau saya akan membuat kamu menyesal ! ". Setelah mengatakan hal itu, aron langsung berjalan menuju pintu utama dan pergi begitu saja.
" AAAKHHHH ". Jane langsung berteriak kesal setelah aron benar-benar sudah pergi sepenuhnya.
" BERANI SEKALI KAMU MENGANCAM AKU, ARON !! JANGAN SALAHKAN AKU JIKA AKU MEMBUAT PERHITUNGAN DENGAN ADIK SIALANMU ITU. KARENA DIA, AKU MALAH DI PERLAKUKAN SEPERTI INI SAMA KAMU !! ".
Jane benar-benar marah, karena seumur hidupnya. Dia benar-benar tak percaya kalau ada orang yang berani memperlakukannya seperti yang di lakukan aron maupun alena.
Maka dari itu dia langsung menyimpan dendam pada alena maupun aron. Dan dia berniat untuk membalaskan dendamnya atas perlakuan aron dan alena padanya.