Life In Miracles

Life In Miracles
bayangan hitam



author on*


semua sudah berada di garis akhir dan mencoba meng istirahatkan tubuh mereka, waktu menunjukkan pukul 7 malam


sejak kegiatan penelusuran jalan tadi, aillen masih belum ketemu. nessa sendiri dan kelompok sempat berbalik arah dan mencari aillen tapi tidak bertemu sampai mereka meneruskan perjalanan dengan cepat menuju pos berikutnya supaya tidak menimbulkan lagi masalah dengan mereka yang mencari dengan gegabah tanpa memberi tahukan panitia.


saat samapai di pos mereka di arahkan untuk melanjutkan perjalanan sampai beres meski dengan rasa berat hati karna nessa tak dapat ikut membantu. sementara pihak panitia mencari setelah mendengarkan penjelasan nessa.


semua melakukan pencarian dengan di pandu beberapa warga di sana, mereka membagi menjadi beberapa regu dari 6 regu ada abi yang sangat khakwatir saat pertama mendengar bahwa aillen hilang , di regu lain ada dika yang juga ngotot pengen ikut membantu katanya "sahabat saya itu" maka pihak kampus hanya meng iyakan asal tidak ikut hilang dan ikut arahan


mereka berteriak memanggil aillen dan mengarahkan senter kesegala arah hujan yang membasahi badan tak mengurangi niat mereka beruntung hujan yang turun tak begitu lebat.


disisi lain*


"huh aku udah berjam jam tapi masih aja gak nemu jalan keluar mana ujan lagi" gumam aillen yang sedang meneduh di sebuah pohon talas besar yang ada di tengah hutan


dia yang sudah menyerah karna tak menemukan jalan untuk pulang dan takut keadaan sudah gelap membuatnya memilih diam menunggu di sana.


"bundaaaa hiks aillen takut bunn..." aillen terus bergumam sambil mencoba menghilangkan rasa dingin nya.


tidak ada tanda tanda orang di sana hanya suara gemerincik air dan binatang-binatang, malam makin gelap dan dingin .


tak lama ada suara seperti orang berjalan mendekat kearah aillen.


"kresss kresss "


"apaan tuh orang bukan ya" gumam aillen


"hei siapa kamu? orang bukan?" teriak aillen


"...."


namun hening tak ada jawaban sama sekalai


"hei jawab dong! jangan nakutin kalo kamu orang!" teriak nya lagi


"..."


masih hening tak ada jawaban


"kresss kresss kress" langkah itu terdengar lagi dan daun sedikitbergoyang


"yatuhan tolong aku" gumamnya


bayangan itu mulai terlihat hitam aillen makin takut dan iya mencoba berbalik dan akan berlari untuk menjauh dari makhluk itu.


saat aillen melangkah ingin lari tangan itu mencengkram tangan aillen


"ahhhhhh tolong tolooong tol..." belum sempat aillen berteriak kembali mulutnya sudah di bekam oleh tangan asing itu


"hmmmm hmmm" aillen coba memberontak sekuat tenaga namun nihil tak ada gunanya tenaga makhluk itu lebih kuat


"suttt tenang lah aku bukan makhluk asing aku datang untuk menolong mu" bisik seseorang itu tepat di telinga aillen


seketika badan aillen membeku mendengar suara itu dia tak bergerak lagi. saat di rasa aillen tenang dia melepaskan bekapan pada mulut aillen dan membalikkan tubuh aillen untuk melihat kearahnya


"tenang ok aku disini gak akan macem macem" ucapnya lagi sambil membelai surai hitam milik aillen.


"ka ...kamu siapa?" tanya aillen gugup


"kamu baik baik aja kan gak ada yang terluka?" tanya laki laki itu tak menghiraukan pertanyaan aillen


"a.. aku baik-baik aja ka.. kamu siapa dan kenapa kamu disini?"tanya aillen lagi dengan sedikit yakin


"bagus kalo kamu baik-baik aja sekarang kita balik ketenda ya" ucapnya sambil membawa aillen kedalam pelukannya dan lagi lagi tak menghiraukan pertanyaan aillen


aillen hanya diam dengan keterkejutannya jujur saat dia di peluk merasa tenang sekaligus penasaran siapa laki laki yang didepannya


aillen hanya mengangguk sambil mengekor dari belakang


abi on*


ai dimana sih kamu! semoga gak kenapa napa.


"ahhhh ai dimana sih kamu jangan bikin khawatir dong" gumamku


aku dan tim sudah menyusuri hutan sedari tadi namun tanda tanda aillen belum terlihat sedikit pun


aku takut dia kenapa napa, takut dia terluka ah sudah aku malah makin berfikir negatif


"aillennnn kamu dimana" aku berteriak sedari tadi memanggil namanya berharap dia mendengar suara ku


semoga kamu gak papa aillen" pak kita coba kesana pa hati hati" aku terus menelusuri arah jalan dengan keadaan basah


author on*


semua sudah lelah mencari mereka kembali berkumpul di titik tadi yang sudah di tentukan


"pak sebaiknya kita kembali ke tenda dulu saja karna jalan sudah tidak baik untuk di tempuh kembali" ucap salah seorang warga


"tapi pak dia anak didik saya dia perempuan dia pasti ketakutan di sana" ucap abi yang tak terima


"iya pak dia juga temen saya kesian pa dia pasti kedinginan di sana" ucap dika yang juga tak terima


"iya saya mengerti tapi medannya sudah tak memungkinkan untuk di lalui pa mohon di mengerti" ucap warga itu


dengan berat hati abi dan dika mencoba buat tenang dan mengikuti saran dari para warga


"saya tidak ingin menimbulkan masalah baru yang lebih berat jika kalian memaksa untyk melanjutkan pencarian, sebaiknya kita tunggu hujan reda "


setelah sepakat mereka pun memutuskan kembali ke tenda untuk menunggu.


tak berselang lama mereka sampai di tenda dan di sambut oleh anak anak yang lain dengan berbagai pertanyaan termasuk nessa yang langsung menghampiri sang dosen


"mas gimana aillen ketemu? mana dia?" tanya nessa dengan tergesa


abinya tidak menjawab dia hanya dapat menggelngkan kepalanya dengan lesu


"apa maksud kamu mas? aillen gak ketemu tapi kenapa kalian udah di sini? jawab mas!" bentak nessa


"tenang nes mas juga gak tau mas udah nyoba nyari tapi gak ketemu tadi para warga juga udah bilang gak memungkinkan untuk kita melanuutkan penelusuran"jawab abinya sambil memegang bahu nessa


"gak bisa gitu dong mas dia perempuan sendirian pula dia pasti takut mas!"bentaknya lagi.


"ya mas juga ngerti tapi ness..."


"udahlah kalo kalian gak mau nyari biar aku aja yang nyari" potong nessa dengan cepat dan melepas pegangan abinya dari bahunya dan berjalan kedepan


namun dengan ccepat abinya menahan tangan nessa


"nes dengerin dulu mas...."


"aillen" ucap nessa kaget


dan abinya yang merasa aneh dengan ucapan nessa mencoba melihat kedepan


"aillen " ucapnya spontan dan melepas cengkraman tangannya pada nessa dan berjalan mendekati aillen


___________________________________________________________________


hai haiiiiii kangen gak ni sama cerita ini😁 maaf ya kalo buat kalian nunggu tapi tenang saya akan rajin rajin buat update untuk kedepannya jadi tetep stay ya 😘😘😘 makasihhh banyak udah mau baca novel saya dan juga suport sayaaaaa