Life In Miracles

Life In Miracles
ketakutan



athour on*


pagi ini semua mahasiswa telah berkumpul di dekat perapian setelah tadi dibangunkan untuk sarapan dan bersiap siap.


"baik anak anak hari ini bapa ingin menjelaskan kegiatan yang akan kita lakukan. pertama tama kita akan melakukan pemanasan olahraga kecil untuk mempersiapkan kalian hiking kedalam hutan dengan rute yang telah di tentukan, yang ke dua kalian akan pergi secara berkala dengan kelompok masing masing! disini yang diutamakan adalah solidaritas dan kekompakan kalian dalam menjaga satu sama lain, yang ketiga kalian hanya akan berbekal peta dan tongkat agar tak tergelincir karna medannya cukup licin. di setiap jalan yang kalian lalui akan ada pos yang menyediakan minum untuk kalian jadi tidak perlu khawatir ya! baik kita mulai sekarang "


acara pun dimulai semua mahasiswa sedang berbaris dan melakukan pmanasan yang dipandu oleh ketua langsung


ailen dan teman temannya mengikuti dengan senang saling bercanda dan tidak terlalu mengikuti arahan.


setelah selesai mereka di beri peta sebagai arahan dan bergiliran berjalan melalui jalan setapak di depan.


hujan yang mengguyur tengah malam tadi membuat jalanan sedikit terjal namun masih dapat di lalui.


kelompok aillen mendapat giliran ke 11 dari 20 kelompok yang ada.


"ai sekarang giliran kelompok kita inget ya jangan lepas tangan gue ok!"ucap nessa lalu mengamit tangan aillen erat


" iya iya bawel, kamu udah ngomong ini dari taddi loh nes aku tuh bukan anak kecil tau" jawab aillen sambil tertawa kearah nessa


"gue tau lu buka anak kecil api kelakuan lu ebih dari bocah polos banget" ucap nessa sambil menyentil dahi aillen


" hmm iya deh" jawab aillen pasrah


mereka pun mulai berjalan dengan teman yang lain saling berpegangan entah pada baju ataupun tangan teman yang ada dan peta d pegang oleh nessa aillen hanya mengikuti dari belakang


semakin dalam jalan yng dillalui semakin gelap karna hutan yang masih lebat dan keadaan yang masih berembun karna hujan meskipun waktu menunjukkan pukul 11 siang


mereka berjalan sudah cukup jauh jarak dari 1 pos ke pos yang lain membutuhkan waktu yang cukup lama sekita 20 menit sampai 25 menit namun dari garis awal untuk ke pos satu memiliki tenggat waktu yang cukup lama ekitar 30 menit sampai 40 menit


"kita istirahat nes yang llain aja cape kayanya jalanan nya cukup menguras tenaga ekstra" jawab aillen sambil terduduk di tanah


"ok kalo gitu kita istirahat dulu di sini sebentar"


mereka mencoba meluruskan kaki mereka dan merenggangkan otot


nessa sendiri sedang meneliti peta dan memperhitungkan kembali jarak yang akan di tempuh


beberapa menit berlalu mereka mulai berjalan kembali dengan nessa masih didepan


sesekali banyak anggota yang hampir tergelincir meskipun jalan yang di tempuh dapat di bilang tidak terlalu terjal tetapi karna cuaca lah yang memperburuknya


akhirnya mereka pun sampai di pos pertama untuk minum dan beristirahat sebentar sekitar 15 menit mereka istirahat dan setelah itu berjalan kembali ke jalan yang di tunjukan


namun dipertangahan jalan aillen sedikit tersandung meskipun tidak jatuh tapi cukup membuatnya kaget dan melihat kearah kakinya


"ahh ternyata tali sepatunya lepas" gumamnya


aillen pun membetulkan kedua tali sepatunya tanpa melihat kedepan


anak anak yang lain terus berjalan tak sadar bahwa aillen sedang mmembetulkan sepatunya dan sedikit mengelupas lumpur yang kian tebal di sepatunya.


setelah selesai aillen mencoba berdiri dan melihat ke depan namun tidak ada tanda tanda teman temannya di sana aillen mencoba mempercepat jalannya


"yatuhan aillen kamu sangat ceroboh!"hardiknya pada diri sediri dengan jalan tergesah gesah tanpa melihat papan penunjuk arah


semakin depan namun masih tak ada tanda teman temannya sampai aillen sampai di pertigaan dia mengambil alur kekanan dan terus masuk kedalam hutan