
Resha pun masuk ke dalam ruangan, matanya membulat sempurna ketika ia melihat nathan yg sedang duduk didepan bu indah..
Ngapain nathan juga ada disini?! Pikir resha
"Resha silahkan duduk disamping nathan" titah bu indah, resha pun lantas duduk disamping nathan
"Kalian berdua pasti bertanya bukan? Mengapa ibu menyuruh kalian datang ke kantor?!" Tanya bu indah yg lngsung di angguki nathan maupun resha
"Memang ada bu? Apa kami melakukan kesalahan?" Tanya nathan
Bu indah sontak menggelengkan kepalanya "Bukan"
Resha mengerutkan keningnya "Lalu apa?" Tanya resha
Bu indah kini menatap mereka berdua serius secara bergantian, sedangkan nathan dan resha sudah takut..
Serem banget, Berasa maling cucian tetangga gue. Batin nathan berucap
"Ibu ingin kalian...menjadi pemeran utama Drama Cinderella bulan depan" ucap bu indah
Nathan dan resha kini membulatkan matanya, mimik wajah mereka sontak merengut heran..
"Kok tiba tiba sih bu?" Tanya nathan
"Ibu sebenarnya ingin memberitahukan kalian soal ini..hanya saja ibu sibuk jadi ibu baru bisa memberitahukan nya sekarang" jelas bu indah
"Saya menolak bu!" Ucap resha
Nathan dan bu indah pun menoleh menatap resha heran "Mengapa kamu menolak resha? Apa kamu memiliki masalah dengan nathan?" Tanya bu indah
Resha pun menggelengkan kepalanya "Bukan bu"
"Lalu apa?!"
"Sa-- ucapan resha terpotong
"Saya setuju bu! Sebaiknya jngn kami yg memerankan drama cinderella untuk bulan depan bu!" Ujar nathan
"Tetapi keputusan ibu sudah kotak nathan!" Ucap bu indah
"Bulat bu bukan kotak" ucap nathan
"Ya pokoknya itu lah! Kalian tidak dapat membantah, pilihan kalian hanya 2. Kalian pilih menerima peranya atau...kalian ingin kedua orang tua kalian ibu panggil! Silahkan kalian pilih!" Ucap bu indah
Nathan dan resha mendengus sebal 'Intinya mah sama ajah itu itu juga!'
"Yah ibu mah licik mainnya panggil orang tua" seru nathan
"Biarin, suka suka saya dong!"
"Aneh!" Gumam nathan
"Bicara apa kamu nathan?!" Sentak bu indah
"Bukan apa apa kok bu, kalo begitu saya menerima peran nya!" Ucap nathan
"Jawaban yg bijak, Kalo kamu resha?!" Tanya bu indah
"Saya terima bu" ucap resha malas
"Baik klo begitu pulang sekolah kalian jangan dulu pulang karna kalian harus latihan. Karna kalian hanya memiliki waktu 1 bulan" ucap bu indah
Nathan dan resha mengangguk "Iya bu"
"Kalo begitu silahkan kalian boleh pergi" ucap bu indah
Nathan dan resha beranjak dari kursi setelah itu pergi ke luar kantor, ekspresi wajah resha kini kesal..
"Kenapa? Lo gk mau main satu drama ya sama gue?" Tanya nathan
Resha menoleh ia pun menggelengkan kepalanya "Bukan"
"Terus kenapa muka lo kesel gitu?!"
"Gapapa" ucap resha
Nathan menghelangkan nafasnya, kini ia mengggegam erat jemari resha dan menarik tangan nya pergi.
Resha pun kini sedikit terkejut ketika nathan menarik nya tiba tiba "Mau kemana sih?"
"Ikut gue ajah, jamin mood lo bakal ceria lagi" ucap nathan membuat resha menaikan sebelah alisnya
Mereka berdua kini tengah berada di atap sekolah yg sepi dan sunyi, resha mengerutkan keningnya heran.
"Kok ke atap?" tanya resha
"Karna cuman di atap lo bisa dapet ketenangan yg gak akan diganggu siapa pun" jelas nathan
Kini hembusan angin menerpa wajah resha membuat rambutnya berantakan,resha kini memejamkan matanya untuk menikmati suasana..
Nathan menoleh menatap resha lekat, entahlah ia sungguh senang setiap kali melihat resha..
"Mood lo udah baik lagi, kan?" tanya nathan sambil menyingkirkan anak rambut yg menghalangi wajah cantik resha
Resha sontak membuka matanya perlahan, ia terkejut ketika wajah nathan begitu dekat dengan wajahnya apa lagi hembusan nathan yg dapat dirasakan oleh resha..
Resha menjauh sedikit dari nathan "Udah,btw makasih"
"Sama sama Shanathan nya aku" ucap nathan
Resha kini sedikit terkejut mendengar nathan memanggilnya dengan sebutan 'Shanatan'..
"Iya shanathan nya Reynand adreland" ucap reynand sambil tersenyum manis
Lagi dan lagi resha mengingat kembali memori tentang reynand karna nathan..
Kenapa lo mirip banget sama reynand?! Pikir resha