I Love Hot Daddy

I Love Hot Daddy
Ketauan kakek



Dan ketika Olivia hendak pergi, tiba-tiba tangannya ditarik paksa oleh Roxy sehingga tubuhnya jatuh menindih tubuh Roxy.


"Tuan," panggil Olivia.


"Puaskan aku!" jawab Rexy.


"Apa maksud Anda, Tuan?" tanya Olivia terkejut sambil mencoba melepaskan diri dari genggaman Roxy.


"Sayang, aku ingin goyangannya seperti waktu itu lagi," ucap Rexy sambil menatap wajah cantik Olivia.


Di mata Rexy, wanita yang kini ada di atasnya adalah Syella, mantan kekasihnya yang selingkuh.


Belum sempat Olivia bertanya lebih lanjut, tiba-tiba posisi mereka terbalik sehingga sekarang Rexy yang berada di atas.


"Lepaskan, Tuan, sadarlah," mohon Olivia.


"Diamlah ******, ini kan yang kau mau? Kau berselingkuh karena dia bisa memberikan kepuasan kan!" jawab Rexy dengan wajah bergairahnya.


Olivia menggeleng, semakin tidak paham dengan maksud ucapan Rexy.


"Tuan, saya mohon lepaskan saya," pinta Olivia.


Tapi Rexy tak mendengar, malah mencoba mencium bibir Olivia paksa. Olivia berusaha mendorong tubuh Rexy, menolak ciumannya, dan enggan membuka bibirnya.


Namun kemudian, Olivia merasakan kesakitan di bibirnya. Rexy terus menciuminya, dan turun ke bagian dadanya. Olivia menegaskan kembali permintaannya agar Rexy melepaskannya.


"Janganlah, Tuan," kata Olivia sambil menangis.


Tapi Rexy tidak merespon. Dia kembali membuka pakaian Olivia tanpa izin, dan olah-olah tindakan apa yang dilakukan oleh Olivia tidak berarti apa-apa. Olivia berusaha melawan, tapi tak sebanding dengan kekuatan Rexy yang lebih besar.


Keganasan Rexy di ranjang terus berlanjut, hingga Olivia merasa takut berada di bawahnya.


"Tuan, lepaskan," mohon Olivia saat Rexy akan menyelesaikan maksudnya.


Namun, sayangnya, Olivia merasakan sakit yang luar biasa saat Rexy menyelesaikan tindakannya. Air matanya jatuh mengenai pipinya, dan dia merasakan sakit yang luar biasa saat milik Rexy masuk.


Mengabaikan suara ringisan Olivia, Rexy terus memaksakan kehendaknya. Dan Olivia semakin merintih sakit karena Rexy memperlakukannya kasar.


"Jahat," gumam Olivia pelan.


Keesokan paginya, ketika Kakek Rut heran melihat Olivia yang tidak seperti biasanya, dia menyadari adanya sesuatu yang aneh. Olivia terlihat seperti sedang menahan sakit saat berjalan, namun Kakek Rut merasa tidak yakin apa yang sesungguhnya terjadi.


Namun, ketika Kakek Rut mengecek kamar tamu dan menemukan Olivia dengan penampilan yang acak-acakan, dia merasa heran dan terkejut melihat tubuhnya yang polos tanpa sehelai benang pun.


Kakek Rut kemudian memukul Rexy karena diduga telah memperkosa Olivia, dan Rexy akhirnya memohon ampun pada Kakek Rut.


"Plese, Kakek, ampuni aku," mohon Rexy dengan patuh.


Namun Kakek Rut tetap marah, berteriak pada cucunya tentang kesalahannya, sambil memukulnya dengan sapu lidi.


"Dasar cucu yang tidak tahu diri. Kenapa kau melakukan hal itu pada Olivia hah? Apa yang ada dalam pikiranmu, sialan!" teriak Kakek Rut.


Rexy mencoba menghindari pukulan terakhir dan bangkit dari ranjang, hingga ia sadar bahwa tubuhnya tidak memakai apa-apa. Seketika itu juga, Rexy menutupi burung berkututnya.


"Kakek! Apa yang kakek lakukan? Kenapa kakek menelanjangi aku!" teriak Rexy dengan marah.


"Seharusnya aku yang bertanya seperti itu. Apa yang kau lakukan dengan tubuh seperti itu? Kau memperkosa gadis, hah!" balas kakek Rut, tak kalah keras dari Rexy.


Membuat Rexy diam, tampak ia mengingat kejadian semalam. Rexy hanya ingat bahwa ia bermain dengan Syella, mantan kekasihnya yang telah berkhianat. Apa dia salah orang? Apa dia...


Rexy melihat kakeknya yang marah dan ia diam karena merasa bahwa mungkin saja yang telah bermain bersamanya semalam itu adalah Olivia, pembantu di rumah kakeknya.


"Tidak, aku tidak mungkin tidur bersama pembantu kurang ajar itu," gumam Rexy menolak untuk percaya bahwa ia telah memperkosa Olivia.


🌹


Jangan lupa untuk like, comment, dan vote ya. ❤🤗🙏