
Pagi harinya Roxy bangun, dia kaget melihat jam yang sudah menunjukan jam 8 pagi.
"Astaga kemana Via, kenapa dia tidak membangunkan ku" gerutu Roxy kesal.
Roxy bangun dan langsung mendekati kamar mandi tapi saat membuka pintu kamar mandi Roxy malah melihat Olivia yang sedang mandi.
"Keluar dulu, aku belum selesai" kata Olivia mengusir.
"Kalau aku tidak mau?" tanya Roxy.
"Cepat keluar atau aku teriak!" ancam Olivia.
Roxy tak perduli dia melewati Olivia yang sedang berendam, dan memilih mandi dengan menggunakan shower.
Olivia yang sedang berendam sesekali melirik ke arah Roxy, dia menggelengkan kepala nya saat melihat pentungan Roxy yang sedang tertidur.
Membayangkan itu membuat Olivia kembali teringat akan percintaan panas mereka semalam, Olivia sampai di buat gila dengan permainan panas suaminya bahkan Olivia merasa jika semalam pentungan suaminya itu bertambah besar dan itu semua karena jamu kuat yang di buat oleh nenek nya.
"Sangat besar dan panjang nya menusuk sampai yang terdalam" gumam Olivia sambil memainkan busa.
Kelelahan di malam tadi membuat Olivia merasa segar kembali setelah bertemu air, apalagi saat berendam di bathub Olivia merasa dirinya lebih rileks.
Setelah selesai mandi Roxy kembali melewati Olivia dengan tubuh polos nya.
Olivia melihat itu hanya acuh dia lebih tertarik pada busa yang sedang dia mainkan.
"Dasar istri nggak ada ahlak, bukannya cepat-cepat bantuin suami siap-siap ehk malah asyik berendam" gerutu Roxy kesal.
Roxy menyiapkan pakaian kerja nya sendiri setelah di rasa sudah siap untuk berangkat kerja Roxy pun tak lupa menyemprotkan parfum ke bagian tubuh yang dia rasa sangat penting.
"Loh mau kemana? kenapa pakai baju kerja bukan nya lib__?" ucap Olivia terpotong.
"Sekali lagi kau acuh pada pakaian kerja ku aku tidak akan segan-segan memarahi mu di depan nenek mu itu, dasar!" kesal Roxy lalu keluar dari kamar.
Olivia menggelengkan kepalanya, dia heran dengan suaminya yang sudah rapih itu.
"Mau kemana dia ini kan hari minggu, masa iya kerja. apa jangan-jangan dia mau__" Olivia melotot.
Dia ingat akan pesan kakek Rut jika Roxy suka jajan, dan Olivia tak akan membiarkan suaminya mencari lubang lain yang akan membahayakan nya karena lubang di luar belum tentu sehat.
Olivia buru-buru memakai pakaian nya, dia tidak bisa membiarkan suaminya bersikap seenaknya padanya.
Sedangkan Roxy dia baru keluar rumah dan melihat kakek Rut yang baru pulang olahraga.
"Kamu mau pergi?" tanya kakek Rut.
"Ya, seperti yang kakek mau aku akan bekerja" balas Roxy.
"Di hari minggu?" tanya kakek Rut lagi.
"Ya" balas Roxy.
Tapi sedetik kemudian dia terdiam.
Hari minggu?
"Ya, ini hari minggu makanya kakek lari pagi" jawab kakek Rut.
Roxy nampak kesal, dia tidak mengatakan apa-apa dan masuk kembali ke dalam rumah.
Nenek Alana berpapasan dengan Roxy dan dia melihat wajah di tekuk cucu menantunya itu.
"Rut kalian bertengkar lagi?" tanya nenek Alana.
"Mana ada, dia kesal karena dia lupa hari" jawab kakek Rut cepat.
"Lupa hari?" tanya nenek Alana tak mengerti.
Lalu kakek Rut pun menjelaskan jika Roxy akan bekerja tapi tidak jadi setelah mendengar hari minggu yang yang keluar dari mulutnya.
"Aku tidak percaya jika jamu kuat membuat cucu mu lupa hari" kata nenek Alana tertawa yang langsung mendapatkan lirikan kakek Rut.
Jamu kuat?
"Jamu kuat apa?" tanya kakek Rut.
"Itu buat stamina bercinta lebih kuat, Roxy bilang dia jarang bercinta maka dari itu aku memberinya jamu kuat agar lebih semangat dengan bercinta" jelas nenek Alana panjang kali lebar.
Glek..
kakek Rut menelan ludahnya kasar mendengar penjelasan mantan kekasih nya itu.
Nenek Alana tidak tau saja seperti apa ganasnya Roxy, bahkan pentungan nya saja sangat besar.
Sedangkan di kamar Olivia kaget melihat Roxy yang kembali apalagi dengan wajah nya yang seperti kesal.
"Tidak jadi keluar?" tanya Olivia.
"Kenapa kau tidak bilang jika hari ini hari minggu?" Roxy menatap Olivia dengan kesal.
"Tadi mau bilang main potong aja, udah gitu malah marah nggak jelas lagi" kata Olivia lagi.
Roxy menghembuskan nafasnya lalu berbaring karena terlanjur malas dengan segala hal.
Sedangkan Olivia dia yang melihat Roxy malah tiduran menghela nafas lega karena dia pikir suaminya akan jajan, tapi ternyata dia salah.
"Lebih baik aku pakai pakaian yang lebih terbuka, benar kata nenek aku harus bisa lebih keras lagi untuk meluluhkan nya" batin Olivia sambil mengambil pakiaan yang seksi yang di belinya kemarin.
Sedangkan di tempat lain nampak Felia yang baru sampai di kantor, dia mendekati security untuk meminjam kunci kantor.
Setelah masuk Felia memberanikan dirinya untuk masuk ke dalam kantor yang gelap, dan melihat kantor yang gelap sebenarnya Felia takut tapi sekali lagi dia menepis rasa takutnya karena dia akan mendapatkan uang tambahan.
"Buang rasa takutmu Felia, kamu akan mendapatkan uang banyak dari melayani tuan Roxy" gumam Felia sambil berjalan ke sofa tunggu yang ada di lobby.
Felia akan menunggu Roxy karena bosnya itu mengajak nya bermain di kantor di hari libur seperti ini.
🌹
Jangan lupa like coment and vote ya❤🙏🤗