I Love Hot Daddy

I Love Hot Daddy
Membeli bubur.



Keesokan harinya Roxy bangun pagi-pagi sekali, dia menyalakan mesin motornya dan saat akan pergi tiba-tiba Roxy merasa jok belakang nya berat.


"Apa hantu duduk" gumam Roxy pelan.


Roxy melirik ke belakang dan betapa kagetnya dia melihat kakek nya duduk di belakang nya.


"Kakek! ngapain naik motor ku" tanya Roxy kaget.


"Motormu? apa itu tidak salah?" balas kakek Rut santai.


"Ck, kakek turunlah aku sedang buru -buru" kata Roxy tak mau berdebat.


Tapi kakek Rut sama sekali tidak mau turun yang membuat Roxy sangat kesal.


"Yakin nggak mau turun?" tanya Roxy.


Dan sama sekali tak mendapatkan sahutan yang membuat Roxy semakin bertambah kesal di buat sang kakek.


Pada akhirnya Roxy pun mengajak kakek Rut, selama di perjalanan kakek Rut tak berhenti memarahi Roxy yang mengendarai motornya dengan kecepatan kencang.


"Pelan! apa kau tuli hah" maki kqkek Rut takut jatuh.


Dia belum menemukan kebahagian sebelum ajalnya, yaitu mendapatkan cinta dari mantan kekasihnya di masa lalu.


"Jangan lebay, kalau kakek jatuh aku juga jatuh" balas Roxy santai.


"Dasar cucu biad*b! kakek sendiri mau di ajak jatuh, jatuh saja sendiri ngapain ngajak-ngajak kakek!" kakek Rut yang kesal mencubit pinggang Roxy.


Aaaa!


"Kakek! hentikan nanti kita jatuh" kata Roxy kesakitan akibat cubitan kakek nya.


Kakek Rut yang mendengar kata jatuh akhirnya melepaskan cucu menyebalkannya, sekali lagi di tidak mau mati konyol sebelum mendapatkan impian terakhir nya yaitu menghabiskan sisa masa tuanya bersama orang yang dia cintai.


Setelah melewati pejalan cukup jauh akhirnya motor matic milik Roxy behenti tepat di area pasar.


"Mau ngapain?" tanya kakek Rut kepo.


"Mau nyuruh kakek ngemis" balas Roxy santai.


Bukk!


"Dasar cucu biad*b" umpat kakek Rut memukul tangan Roxy.


"Habisnya banyak tanya, sudah ikut saja lagian udah tua bukan nya nurut malah makin menjadi, mana mau nikah lagi" ucap Roxy sambil berjalan.


Melihat itu kakek Rut langsung mengejar cucunya yang sudah berjalan jauh, sebelumnya kakek Rut pernah menonton film bersama nenek Alana dimana ada pria tua tak berdaya yang di jadikan pengemis oleh orang yang tidak di kenal, dan kakek Rut takut jika hal itu terjadi padanya.


Roxy melihat ke belakang di mana kakek nya nampak sedang berjalan mengikuti nya dari belakang.


Roxy membeli bubur untuk Olivia, dan kakek Rut yang mengatahui itu tentu saja meminta sang cucu untuk membelikan untuk nya dan nenek Alana juga.


"Katanya pejuang cinta, tapi kok nggak modal" kata Roxy mencibir.


"Cuman bubur, kalau perlu nanti di ganti 1000× lipat" balas kakek Rut dengan wajah sinis nya.


"Sombong" balas Roxy sewot.


"Sombong juga kan kaya, kenapa syiriik?" kakek Rut menjawab tak kalah sewot yang membuat Roxy bungkam.


Setelah membeli bubur ayam di pasar Roxy langsung memilih pulang, saat berjalan beberapa orang nampak melihat ke arah Roxy dan hal itu di sadari oleh Roxy.


"Seperti nya banyak yang terpesona dengan ku" kata kakek Rut kepedean.


Membuat Roxy yang mendengar nya ingin muntah di buat nya.


"Mungkin mereka melihat ke arah kakek karena melihat malaikat maut, mungkin saja kakek akan__" ucap Roxy terpotong.


Roxy hampir saja terjatuh ke genangan air dijalan yang berlubang gara-gara pukulan sang kakek.


"Kakek! bagaimana kalau aku jatuh" marah Roxy kesal.


"Ya bagus" balas kakek Rut menyebalkan.


Roxy mendengar itu menggerutu kesal, lalu dia berjalan cepat sengaja ingin meninggalkan sang kakek.


"Hey cucu tengik tunggu!" teriak Kakek Rut yang harus berlari agar bisa mengejar Roxy yang jauh di depan nya.


***


Roxy sampai di rumah dengan kakek Rut yang terus menggerutu karena tadi Roxy ngebut di jalanan.


"Dasar cucu tengik kau hampir membuat kakek mati tau!" kesal kakek Rut menggerutu.


Tapi Roxy yang mendengar itu terus saja bodo amat, dia memilih pergi ke rumah nenek Alana yang tentunya kembali di ikuti oleh kakek Rut.


Saat sampai di halaman rumah nenek Alana, Roxy mengerutkan melihat mobil mewah yang ada di halaman rumah Nenek Alana.


"Ini mobil siapa?" tanya Roxy pada kakek Rut.


"Pacar Olivia mungkon" balas Kakek Rut mengompori.


Apa!


"Mobil jelek seperti ini, mobilku jauh lebih bagus dan mahal" kata Roxy sambil berjalan ke arah teras.


Kakek Rut mendengar cucunya yang sensi itu tersenyum, dia akan mengompori cucunya agar misinya berhasil.


Saat Roxy baru saja sampai di teras tiba-tiba seorang wanita keluar, dan Roxy tentu saja mengenal siapa wanita itu.


"Yeriko" panggil Roxy mengenal wanita di depan nya.


"Roxy" kaget Yeriko tak percaya bisa bertemu Roxy di sini.


Dan saat keduanya sama-sama kaget tiba-tiba Jerry keluar, wajah Jerry langsung berbeda saat melihat Roxy.


"Kau lagi!" Jerry langsung menarik baju Roxy.


Lalu Jerry memberikan pukulan di perut Roxy, membuat Roxy meringis sakit.


"Jerry apa yang kamu lakukan, jangan seperti itu" kata Yeriko kaget dengan apa yang Jerry lakukan.


"Dia pantas di pukul" balas Jerry masih membenci Roxy.


Roxy melihat ke arah Yeriko, lalu pada Jerry yang terlihat tak bersalah dengan apa yang harus saja dia lakukan.


"Sudah, Yeriko ajak calon suami mu pergi" kata kakek Rut.


Yeriko mengajak Jerry pergi, meski dia tidak tau alasan Jerry memukul Roxy.


Roxy melihat ke arah Jerry dan Yeriko yang masuk ke dalam mobil, lalu melirik kakek nya.


"Dia calon suami Yeriko?" tanya Roxy.


"Ya, mereka akan menikah" balas Kakek Rut.


Roxy nampak terkejut, dia diam karena bingung dengan Yeriko yang akan menikah dengan Jerry sedangkan yang dia tau Billy menjadi tak terkendali karena Yeriko.


🌹


Jangan lupa like coment and vote ya❤🤗🙏