
Finley yang berada di taman rumah sakit, mengambil alih handphone Micho untuk menghubungi Athalla dan menanyai keberadaan saat ini. Finley bahkan telah meretas handphone itu agar kata sandinya terbuka.
Finley pun juga membutuhkan banyak waktu untuk mencoba menelefon Athalla beberapa kali sampai di panggilan ke sebelah Finley barulah Athalla mengangkat telefon itu.
“Papa, orang di sini mengerikan” ujar Athalla langsung setelah panggilan itu tersambung
“Kalau di sana mengerikan,Di sini lebih dari itu” jawab Finley
Dengan gugup Athalla bertanya mengapa handphone Papanya bisa dengan Finley dan Finley lebih menjawabnya dengan kejam. Finley mengatakan lebih baik datang kesini dan menyerahkan diri setelahnya, sebelum ia tak bisa melihat Papanya untuk yang terakhir kalinya.
Seperti sudah ditakdirkan pada Finley untuk mengatakan hal itu pada Athalla sebab Vallerie datang berlari ke
arah Finley yang masih dalam panggilan dengan Athalla itu.
“Fin, Om Micho sudah tak ada” ujar Vallerie
Dan sampai situlah panggilan mereka lewat telefon itu karena Finley memutuskan sambungan telefon itu
langsung setelah vallerie selesai mengatakan hal itu dan mereka berdua juga langsung berlari kembali ke dalam rumah sakit.
“Udah berhenti disini” ucap Vallerie di depan pintu rumah sakit sambil menahan tangan Finley yang berada di
depannya.
“ada apa?”
Finley di buat bingung oleh Vallerie karena tadi ia yang berlari menghampiri Finley dengan wajah panik
setengah mati.
“Om Micho udah siuman” jawabnya
Finley semakin bingung lagi setelah mendengar kalimat yang baru saja di ucapkan Vallerie itu. Melihat Finley bingung Vallerie pun membisikan sesuatu.
“Aku harap dengan mendengar itu, Athalla datang kesini” bisiknya
Setelah Vallerie membisikkan hal itu, dari arah parkiran rumah sakit itu Finley melihat seseorang yang tak asing datang mendekati mereka.
“loh bg Jong suk sama Bg seung gi, kesini mau...”
Finley tak melanjutkan omongannya, ia malah melihat ke arah Vallerie karena ia sudah mengerti apa maksud dari ucapan Vallerie kepadanya.
Vallerie berencana untuk menjebak Athalla nantinya, karena ia sudah terlalu baik selama ini. Ia juga sempat bodoh telah mempercayai dan bahkan pernah bersahabat dengan orang yang salah. Dengan rencananya, Vallerie membawa Tim polisi dari keluarga Harris (baca episode pertama) yang juga belum pernah terlihat oleh Athalla sebelumnya.
Karena kesetian orang – orang Harris itu, mereka bersedia menjaga rumah sakit ini meski harus tak tidur bahkan tak makan sekalipun.
“serahkan semuanya pada kami Fin,Val”
Dengan identitas mereka yang tidak diketahui sebagai seorang polisi, Vallerie yakin seratus persen kalau Athalla tak akan tau kalau saat ia tiba disini, ia akan tertangkap.
“kebenaran pasti mengarah pada orang yang benar pula” jawab Vallerie sambil tersenyum
Finley yang mendapat energi positif dari Vallerie sekaligus bahagia melihat orang yang ia sayangi itu bisa
kembali tersenyum lebar seperti dulu. Lalu mereka berjalan kembali menuju kamar micho untuk melihat keadaan disana.
Disana Syam tak habis pikir melihat Song Eun yang malah terlihat cemas daripada terlihat sedih, seperti ada
sesuatu yang akan dilakukan oleh Micho kepadanya saat Micho sembuh nantinya.
Terlihat Finley dan Vallerie berjalan menuju ruangan Micho di rawat itu, Song Eun seketika berubah menjadi
sedih. Ia tak tau kalau sedari tadi Syam memperhatikan gerak – gerik nya, ia yang kini sedih itu membuat Syam makin bingung lagi.
“Lebih baik kalian pulang saja” suruh Syam
Finley pun mengajak Syam untuk menjauh dari tempat itu, agar ia bisa menjelaskan rencana yang telah di susun oleh Vallerie tadi. Saat Finley dan Syam pergi dari sana, Song Eun selangkah demi selangkah mendekati Vallerie yang duduk di depan ruangan Micho itu.
“Tolong bantu saya” ujarnya
Vallerie bingung harus berkata apa, karena yang sedang ia lihat sekarang bukanlah Song Eun sebagai dosen nya tapi Song Eun sebagai ibu mertuanya. Dengan tangan Song Eun yang dingin ia memegangi tangan Vallerie erat.
“Bujuk Finley untuk memaafkan saya, saya membutuhkannya” sambungnya lagi
“membutuhkannya?” tanya Vallerie
Menurut Vallerie perkataan Song Eun yang mengatakan membutuhkan Finley itu sedikit membuat Vallerie merasa aneh, entah kenapa kata “membutuhkan” itu terdengar bermaksud lain, Padahal bisa saja Vallerie berpikir arti membutuhkan itu adalah seorang ibu yang membutuhkan anaknya berada di sisinya.
“Jangan bicara padanya” ujar Finley tiba-tiba menghampiri dan menarik tangan Vallerie agar menjauh dari
hadapan Song Eun.
Tangan Song Eun yang tadi memegang tangan Vallerie erat menjadi terlepas karena Finley menjauhkan mereka berdua.
“Fin, maafin Mami” Song Eun beralih memegangi tangan Finley
Belum sempat Finley menjawab perkataan Song Eun itu, terdengar suara barang terjatuh dari kamar rawat inap Micho. Syam yang langsung pergi masuk ke kamar itu, di ikuti dengan Vallerie di belakangnya.
“Sana lihat suami anda” ucap Finley sembari menepiskan tangan Song Eun.
Dan Finley pun mengikuti Syam dan Vallerie untuk memasuki ruangan itu.
I CAN’T CONTROL MYSELF by @ca_sabrinaaa (INSTAGRAM)
Jejak mu , semangat ku :)