I Can'T Control Myself

I Can'T Control Myself
Saham



Kabar Song technology sampai hari ini tidak ada kemajuan sebab semua investor yang membantu seluruh dana hampir 50% saham song technology bergantung pada para investor itu.


Sementara micho yang stres memikirkan nasib perusahaan nya, Fgame mendapat undangan untuk menghadiri pertemuan berbagai perusahaan ternama dunia sebagai perusahaan game yang menjanjikan kemajuan nya pada tahun ini bahkan micho mendengar pertemuan itu membuatnya merasa sangat bodoh.


“alfi datanglah ke pertemuan itu bersama sean dan joseph” ujar micho pada alfi


“tapi, kita tak mnedapatkan undangan nya pak” jawab Alfi


“ajaklah finley bekerja sama” jawab micho membuat alfi yang mendengar nya terkejut


“silahkan kamu urus” sambung micho lagi


Alfi tak berani lagi melontarkan pertanyaan lagi, ia pun pergi ke ruangan sean untuk membicarakan masalah mengenai kerja sama dengan Fgame yang ia di beritahu oleh micho tadi.


“gila aja, om micho ngajak finley kerja sama” ujar Alfi saat tiba di ruangan sean


“bagus dong” jawab sean santai sambil fokus pada kerjaan nya


“gila aja lo” balas alfi marah


Merasa percuma mengobrol dengan sean, alfi pun pergi menuju ke luar kantor untuk membuat relax pikiran nya. Alfi merasa dirinya keluar kantor akan membuat pikiran nya tenang, namun ia malah bertambah kesal karena di cafe tempat ia pergi malah bertemu dengan finley dan vallerie.


“gue lagi gak mood banget buat ngerusak kebersamaan mereka” ujar alfi sambil berrpindah tempat ke cafe lainnya.


Sedangkan finley dan vallerie di cafe itu membahas mengenai acara pertemuan mendatang itu sambil menikmati cheese cake dengan waffle bersama dengan jus jeruk segar.


“gak boleh pakai baju terbuka” ujar finley


“lah, dikit aja” jawab vallerie


Sedari tadi mereka hanya membahas mengenai pakaian yang akan digunakan di acara tersebut, bukan tentang perencanaan yang akan finley bawakan di acara tersebut.


“tapi gimana sama kak egi?” tanya vallerie di celah - celah percakapan mereka


“masih salah paham” jawab finley tak punya ide untuk mendapatkan kepercayaan dari egi sahabat nya itu.


“kalau kak egi udah tenang, pasti dia nyari kamu duluan kok” vallerie menenangkan finley sambil menyenderkan kepala nya di bahu finley.


 Malam hari nya mereka kembali ke rumah keluarga harris yang sesampainya dirumah hanya ada mereka berdua saja, sampai akhirnya setelah beberapa menit mereka masuk ke rumah itu, levi tiba bersama dengan amanda.


“gue tidur disini” ujar amanda saat berhadapan dengan vallerie dan sesekali menoleh pada finley


“bagus dong” jawab vallerie sambil tersenyum


Amanda terus membawa levi ke dapur untuk mengambil minum meninggalkan vallerie dan finley di ruang tamu.


“kenapa sama sahabat mu?” tanya finley


“sepulang dari bar waktu itu, amanda berubah sampai sekarang” jawab vallerie yang kemudian menundukkan kepala nya menatap lantai.


Finley yang menganggap bahwa setiap hubungan persahabatan pasti ada perrtengkaran dan salah paham membuatnya tak ingin vallerie larut – larut dalam kesedihan, ia hanya mengelus rambut tunangan nya itu seperti menenangkan.


Didalam rumah itu hanya mereka berempat namun seperti sekutu pasangan saja karena amanda yang sedang berlawanan dengan vallerie membuat dua pasang pasangan itu memisahkan diri atau berjauhan tempat satu sama lain.


Finley saat itu mengerti dengan keadaan yang sedang di alami kedua sahabat itu sebab adanya kesalahpahaman, mengajak levi berbicara diluar sekalian membahas mengenai masalah terror yang di pantau oleh levi kemarin.


“lurusin kesalah pahamannya ya” ujar finley mengusap rambut vallerie dan pergi bersama levi keluar rumah.


Setelah melihat finley dan levi keluar dari ruangan itu, vallerie pindah duduk ke sebelah amanda untuk bertanya apa salah nya sehingga membuat sahabat nya sendiri menjauh.


“gue salah apa sih nda?”tanya vallerie menggunakan nada sangat lembut


Awalnya amanda tak menghiraukan ucapan vallerie padanya, sampai akhirnya amanda berhenti membalikkan lembar majalah yang sedang ia lihat, seketika amanda terdiam memikirkan mengapa sifatnya bisa berubah begini pada sahabat nya sedari smp.


“gue tau kok sebenarnya lo suka sama kak samuel, tapi gue harus ngelakuin apa nda?” sambung vallerie karena amanda tak menjawab pertanyaan nya, vallerie pun mengeluarkan air mata dibuatnya.


“maafin gue val, ini seharusnya bukan salah lo” ujar amanda langsung memeluk erat sahabatnya itu.


Tak mampu berkata- kata lagi, mereka berdua hanya bisa menikmati pelukan hangat tanda kesalah pahaman mereka telah berakhir.


Sementara vallerie dan amanda yang telah berhasil meluruskan masalah mereka, perbincangan levi dan finley yang tak berhasil menemukan dalang dari aksi terror ini.


“apa lo gak curiga sama athalla?” tanya levi


“kalau pun gue curiga, gak ada bukti sama sekali” jawab finley bingung


Mereka berdua pun kembali diam memikirkan cara lain untuk memecahkan permainan ke kanak- kanakan ini.


“gue nyerah” ujar finley kembali masuk kedalam rumah


“soal game aja lo menang, dasar bego” teriak levi melihat finley yang baru beberapa menit saja berpikir tapi sudah menyerah.


Disaat kedua laki- laki itu kembali masuk ke dalam rumah, mereka berdua langsung masuk ke dalam kamar masing masing tanpa melirik pasangan nya.


“gantian?” tanya vallerie yang berrmaksud mengatakan bahwa kini levi dan finley yang gantian pertengkar.


Amanda mengangkat kedua bahu nya menandakan tidak tau dan cewek – cewek itu pun kembali membahas gosip hangat para oppa- oppa korea yang mereka gemari sedari duduk di bangku sekolah menengah.


                                                                                                ***


Yera berada di apart athalla di tengah malam hari, mereka membahas penundaan terror untuk sementara waktu karena mereka sedang menyusun rencana yang lebih matang dan lebih menyakitkan untuk dirasakan keduanya yaitu finley dan vallerie.


“tapi kalau vika sadar?” ujar yera cemas , jikalau vika bangun dari koma nya berarti ia juga akan mengatakan alasan nya ke apart finley karena sedang membuntutinya.


“menurut firasat gue, vika gak akan mungkin membuat lo terjerumus dalam masalah” balas athalla percaya diri


“dan kalau hari itu tiba, lo harus baikan sama vika agar rahasia lo aman” sambung athalla lagi


Yera pun sudah terhanyut dalam kebencian nya pada finley dan vallerie yang dimana hal itu mmebuat nya sangat yakin untuk bersekutu dengan athalla yang ia anggap berada di pihak sama dengan dirinya.


Mereka sejenak berhenti membahas soal rencana mereka menghancurkan finley sambil meminum secaangkir kopi di tengah malam yang sunyi itu.


“lo tau kapan rencana finley akan menikahi vallerie?” athalla berrtanya pertanyaan itu secara tiba tiba


“gue dengar sih setelah mereka berdua sama – sama lulus” jawab yera yang sebenarnya bingung


“tinggal beberapa bulan lagi” ujar athalla pelan


“kenapa pertanyaa lo gitu?” tanya yera yang masih bingung


Tak menjawab, athalla hanya tersenyum sambil menyeruput kopi di cangkir nya dan yera yang menggelengkan kepala sambil mengangkat bahu tak paham dengan pemikiran athalla membuat nya terdiam tak ingin bertanya lagi.


Pada pukul 2  malam, athalla mengantarkan yera dan ia juga berencana kembali kerumah bahkan ke


kantor sampai beberapa bulan kedepan, athalla juga menyuruh yera berhenti sejenak menjadi sekutu nya sampai ada panggilan lagi dari athalla suatu saat nanti.


 I CAN’T CONTROL MYSELF by @ca_sabrinaaa (IG)


Jejak mu, motivasi ku :)


Entah apa yang ada dipikiran athalla saat ini author pun


belum tau, jadi stay tune (‘-‘)