I Can'T Control Myself

I Can'T Control Myself
KAKI



“bruk”


Finley yang telat menghindari, akhirnya terkena serempet cukup parah dibagian kakinya. Kaki Finley tidak berdarah tetapi terlihat memar di bagian tulang keringnya dan itu pasti terasa sangat sakit.


Ia tak memperdulikan kakinya saat ini karena ia langsung meminta Levi mengejar mobil Athalla itu sembari membawa Dara juga bersama mereka. Dengan pincang Finley menaiki mobil yang kini di kendarai oleh Levi dan ada Dara juga di jok belakang.


“Fin, lo yakin kaki lo? tanya Levi di sepanjang jalan


Finley menjawab Levi dengan tenang dan menganggukkan kepalanya, sembari mencoba meretas GPS mobil yang dikendarai Athalla, menggunakan Laptop di mobilnya.


Beberapa menit kemudian,


“Aishhh, Anjir” Finley mengacakrambutnya seperti tengah frustasi


Athalla yang juga merupakan Anak IT itu membuat Finley sulit meretas GPSnya yang dilindungi oleh pengaman tinggi.


Menurut Levi usaha mereka akan gagal bila hanya berkeliling tak tau arah tujuan mengarahkan mobil itu ke rumah sakit.


“Gue gapapa” ujar Finley ketika mereka telah berada di depan rumah sakit


“Udah sana lo, periksa kaki lo biar ini gue jagain nih cewek” ucap Levi sedikit memaksa


Karena memang itu sebenarnya sangat sakit, Finley pun memutuskan untuk pergi memeriksa kakinya. Dengan pincang ia berjalan masuk ke rumah sakit terrsebut.


Sementara Finley berada di rumah sakit. Yera yang tadi tidak ikut bersama mereka, pergi untuk bertemu dengan Vika sebab ingin menceritakan kejadia tadi kepada Vika.


Setelah mendengar kabar dari Yera, Vika langsung memberitahu hal itu juga kepada Egi dan Naufal, karena mereka tidak tau keberadaan Finley sekarang. Mereka pun memutuskan untuk peregi melihat Finley ke rumahnya.


Vika ikut bersama Egi dan Naufal kerumah itu sedangkan Yera merasa tak enak untuk pergi bersama dengan mereka dan bertemu dengan Vallerie.


Sesampainya , di kediaman Vallerie itu mereka semua yang mencari Finley bertepatan dengan Vallerie siuman.


“kenapa kalian semua bisa ada di sini? Finley sama Levi mana?” tanya Amanda yang baru keluar dari kamar


Vallerie


“Loh? Kita kan nyari Finley. Katanya Finley kecelakaan” jawab Naufal


Vika langsung mendekati Vallerie untuk memeluknya, sembari menenangkan Vallerie yang terkejut tepat setelah ia baru sadarkan diri.


Karena suasana dirumah itu sedang hening tanpa ada seorang pun yang berani berbicara, suara mobil jadi terdengar dari arah luar rumah membuat Vallerie yang sedang bersandar di pundak Vika, berlari keluar rumah dan diikuti oleh semuanya termasuk Bibi.


Finley dan Levi keluar dari mobil itu. Finley dengan kakinya yang di gips membuat Vallerie menghampirinya dengan mata yang berkaca-kaca, menahan tangis.


“Aku gapapa” ucap Finley sembari tersenyum


Vallerie yang tak bisa lagi menahan air matanya keluar menyembunyikannya dengan memeluk erat Finley. Finley juga merasa lega melihat Vallerie ternyata tidak salah paham terhadapnya dengan Dara kemarin, mengusap lembut rambut istrinya itu.


“Naufal lo bantu bawa tuh Dara ke kamarnya” ujar Levi


Dara yang tak sengaja di beri obat tidur oleh Levi agar ia tidak melarikan diri.


“kenapa harus gue?” tanya Naufal


“karena Cuma Lo yang jomblo disini” jawab Levi santai


“bibi”


Dan semua pun tertawa mendengar Naufal yang memanggil bibi dengan nada memelas, karena ia juga baru sadar semua orang disana memiliki pasangan dan hanya dia dan bibi lah yang sendiri-sendiri di sana.


Mereka pun tambah tertawa lagi setelah bibi mengatakan “tenang den Naufal, masih ada bibi walau janda”.


Bahkan Vallerie yang tengah menangis pun ikut tertawa, karena sudah lama juga tidak mendengar bibi


melontarkan kata- kata humor.


“salah apa gue” ucap Naufal sambil tetap membawa Dara ke kamar nya.


I CAN’T CONTROL MYSELF by @ca_sabrinaaa (INSTAGRAM)


Jejak mu, semangat ku :)