I Can'T Control Myself

I Can'T Control Myself
Kembali pulang



sepulang dari lokasi pemotretan sekitar pukul sebelah malam, karena jarak pemotretan nya lumayan jauh , finley dan vallerie mampir di sebuah toko kue atas permintaan dari vallerie.


setelah jam 00.00 nanti maka hari sudah berganti bertepatan pada hari ulang tahun finley (1 maret) , diam-diam vallerie sudah memesan sebuah tempat di atas rooftop toko kue tersebut dan telah menyiapkan satu buah cake ulang tahun kesukaan finley yaitu cheese cake.


"pengen brownies" ucap vallerie membuat sebuah alasan agar finley mau mampir ke toko kue dekat apartement finley tersebut.


finley yang juga lumayan lelah dengan perjalanan hari ini, jadi finley hanya pergi mengikuti apa maunya tunangannya itu, ia juga melupakan kalau malam itu sudah memasuki tanggal kelahirannya.


saat masuk dalam toko kue itu vallerie langsung izin pada finley pergi ke toilet, tanpa rasa curiga finley mengiyakan.


finley yang sedari tadi menunggu vallerie, di tempat duduk samping rak-rak kue, salah satu karyawan kue menghampirinya.


"permisi kak, silahkan menuju rooftop" ujar mbak itu sembari memberikan satu buah kado.


tanpa banyak bertanya finley mengikuti perkataan karyawan itu, sembari berjalan menuju rooftop finley sama sekali belum teringat akan ulang tahun nya hari ini.


Di rooftop, tak seperti saat finley melamar vallerie. semua lampu menyala pada saat itu hanya saja finley hanya melihat sebuah kue diatas meja dengan dihiasi lilin angka umur finley saat ini.



"duarr"


Vallerie mengejutkan finley dari arah belakang sambil memegang beberapa balon angka 2 dan 6 ditangan kanan, dan tangan kirinya memeluk pinggang finley.


"aku lupa sekarang ulang tahun ku" ujar finley sembari melihat jam tangannya yang menunjukkan pukul 00.15


"wish dan tiup lilin nya" pinta vallerie menunjukkan kue di atas meja itu


Finley membuat wish nya, meniup lilin lalu mencium kedua pipi vallerie sambil mengucapkan terima kasih dan mereka berdua pun duduk berhadapan. finley mulai membuka kado dari vallerie itu sedangkan vallerie sibuk memotong kue ulang tahun finley karena sudah merasa lapar dari siang belum makan karena menjaga tubuhnya saat akan pemotretan tadi.


isi kado yang diterima finley adalah sebuah jam tangan merek terkenal yang hanya ada satu di tiap negara


"gak harus semahal ini val" ucap finley tak percaya akan kado yang ia dapatkan dari tunangannya itu.


"gak boleh banyak tanya" awab vallerie sembari memakan kue ulang tahun yang seharusnya ia berikan pada tunangannya yang sedang ulang tahun itu.


finley hanya tertawa melihat tingkah lucu tunangannya yang memakan kue dari dirinya sendiri bahkan makan dengan krim yang ada di sana-sini bibirnya, finley tertawa kemudian bersikap tenang sambil mengambil krim di ujung bibir vallerie dengan jarinya dan lalu memakannya.


"udah sini kue nya" finley menarik kue itu agar dekat dengannya, karena ia kesal sudah dicuekin dari tadi


"yee, cuma bercanda" ujar vallerie sembari menempelkan krim keju ke wajah mulus finley itu


Malam itupun mereka hiasi dengan penuh canda dan tawa. namun, sebelum pagi tiba mereka sudah kembali pulang ke apartement finley karena jaraknya dekat.


                                                                                                ***


Yera secara diam-diam pergi menemui athalla pada jam enam pagi di rumah athalla itu sendiri tanpa sepengetahuan micho dan song eun.


"maksud lo apa kirim chat bilang kalau lo gak bakal sakitin vallerie?"


"masalah gue sama finley bukan sama vallerie, ngerti gak sih lo!" athalla membentak karena ia masih sangat mengantuk pagi itu.


"gue bakal pakai cara gue sendiri" balas yera balik membentak athalla


athalla yang masih mengantuk itu, tidak terlalu mendengarkan omongan yera yang ia anggap sebagai omongan main-main seorang bocah kecil.


Yera pergi begitu saja dari hadapan athalla dan athalla pun kembali masuk ke rumahnya untuk melanjutkan tidur yang terganggu oleh yera tadi.


sementara yera bersiap untuk menyusun strategi nya agar dapat membuat vallerie merasakan sakit hati dan secara tidak sengaja ia terpikir akan seseorang yang lain dan tak bukan adalah feren adiknya Alfi, mantan pacar dari vallerie itu membuatnya dengan mudah mengali informasi tentang vallerie bahkan sesuatu yang akan membuat vallerie takut.


tanpa memikirkan pukul berapa sekarang ini, yera yang bergegas kembali ke rumah untuk menghubungi feren lalu membuat kesepakatan berdua.


"sorry val karena mulai hari ini, gue jamin hidup lo gak bakal tenang" guman yera dengan tertawa jahatnya.


 


 


 


I CANT CONTROL MYSELF by @ca_sabrinaaa