I Can'T Control Myself

I Can'T Control Myself
Plan



kemarin, finley yang tak diterima oleh egi mengunjungi vika di rumah sakit membuat  finley menyusun rencana untuk meluruskan kesalahpahaman ini kepada sahabatnya egi.


 terror ini pun masih belum terpecahkan sebab vika belum juga sadar dari koma nya, hanya vika yang mengetahui detail masalah ini.


 sementara itu di dalam ruang inap vika, yera datang mengunjungi


"tumben lo kesini?" tanya egi saat melihat orang yang datang ke ruangan itu adalah sahabat lama vika yaitu yera.


 "gimana keadaannya?" yera bertanya


 "seperti yang lo lihat" jawab egi menatap vika yang terbaring


 "kabarin gue perkembangan nya" ujar yera sambil meninggalkan ruangan itu.


 yera yang keluar dari ruangan itu seketika terpikir kalau semua ini terjadi karena ulah nya, ia merasa vika mengendarai mobil dengan rasa takut dan yera pun baru sadar hari itu pertama kali nya vika mengendarai  mobil nya setelah beberapa tahun terakhir.


 "biarkan rencana gue ini berhasil, gue pasti balik jadi sahabat lo vik" ujar yerra dalam hati nya


 sedangkan dikediaman harris sore ini, vallerie mengajak finley makan bersama nya dan daddy nya juga levi


"daddy, lihat dong levi sama finley gak mau baikan" ujar vallerie setelah mereka semua selesai makan


 levi dan finley pun saling tatap - menatap


"salah dia om" tunjuk finley pada levi


 "lah, lo yang salah" balas levi


 "aduh kalian ini, kayak anak kecil aja, padahal sudah  pada punya pacar" ujar harris menenggahi


 "levi punya pacar?" tanya vallerie tak menduga hal itu


 "lah pacarnya kan sahabat kamu itu loh sayang" jawab harris


 "amanda" sorak vallerie seakan senang mendengar kabar itu


 "biasa aja lo, gausah senang gitu" ujar levi ketus


 sepanjang hari itu vallerie asyik dengan menggoda levi sembari meminta pajak jadian daan vallerie pun berencana meminta amanda untuk dinner bersama nya.


 harris yang tiba tiba menerima telefon dari perusahaan yang membicarakan kontrak kerja bersama di perancis.


“val, daddy akan ada perjalanan bisnis besok” ujar harris usai menerima telefon itu


“levi sama finley kalian harus tinggal disini” sambung harris pada kedua laki laki itu.


 “baik om” finley dan levi serempak mengatakan iya


 Karena keberangkatan harris ke perancis pada hari minggu, yang dimana athalla selalu meletakkan kotak terror di depan pintu apart finley membuat finley mendapat rencana.


 


                                                                                               ***


Keesokkan pagi nya, vallerie dan levi mengantarkan harris ke bandara yang dimana harris akan melakukan perjalanan bisnis selama seminggu lebih, itu juga yang membuat finley tinggal di rumah keluarga harris selama beberapa hari karena perjalanan dari rumah harris ke Fgame juga lebih dekat daripada apart finley ke Fgame membuat harris menyuruh finley untuk tinggal dirumahnya itu.


 “jaga diri val, jangan nakal” ujar harris pada anaknya itu


 “daddy val bukan anak kecil lagi” jawab vallerie sambil manyun


 Harris tertawa mendengar jawaban dari vallerie itu sampai waktunya pesawat yang akan di naiki


harris terpanggil untuk penerbangan, setelah harris lepas landas levi mengantarkan vallerie ke kantor Fgame.


“finley ada perlu sama lo juga” ujar vallerie pada levi di dalam mobil


 “iya, gue tau” jawab levi yang sudah menerima pesan dari finley.


 Dan mereka pun melakukan perjalanan menuju kantor Fgame berdua. Setibanya disana mereka bertemu dengan im dan amanda yang baru selesai mengantarkan laporan yang egi tinggalkan di rumah.


 



“loh, kenapa disini?” tanya levi pada amanda


 “nganterin berkas”im yang menjawab pertanyaan levi pada amanda itu


 Vallerie pun melihat adanya perang dingin dalam percintaan antara im dan levi disana, vallerie pun membawa amanda menjauh dari kedua nya.


 “akhirnya lo jadian juga sama levi” ujar vallerrie senang sebab amanda sudah sedari dulu menjadi fans berat levi


 “lo masih marah kah sama gue?” tanya vallerie lesu


 “sebagai sahabat gue , seharusnya lo paham sama perasaan gue” kata amanda sembari meninggalkan vallerie yang masih terdiam


 “mana levi?” tanya amanda pada im yang terlihat berdiri sendiri di tempat ia dan levi menggobrol


tadi


 “sudah masuk” jawab im singkat


“ayo balik” sambung im lagi sembari berjalan mendahului amanda


 Sedangkan vallerie yang melihat kedua sahabatnyaitu pergi begitu saja, membuat nya masuk ke dalam kantor dengan ekspresi tak bersemangat.


 Vallerie berjalan ke ruangan finley hampir tak melihat langkahnya sehingga menabrak seseorang di


depan nya.


 “jalan pakai kaki, lihat jalan pakai mata” ujar feren, orang yang ditabrak oleh vallerie


“lihat jatuh semua kan berkas yang gue bawa” sambung feren sambil membentak vallerie


 Karena bentak kan feren yang lumayan keras itu, membuat para karyawan melihat ke arah mereka berdua.


“anak baru berani sama tunangan nya bos?” bisik- bisik para karyawan Fgame


 “kalau jatuh ambil” ujar naufal yang baru keluar dari ruangan nya


 Tak menghiraukan keributan di dekatnya itu, vallerie malah melanjutkan jalan nya melewati feren yang masih kesal padanya, begitu pula naufal yang kembali masuk ke dalam ruangan nya.


 “anak baru ternyata kalah” ledek karyawan disekitar feren


 “bubar lo pada, sibuk banget” teriak feren sambil mengambil berkas- berkas yang jatuh ke lantai.


 Sementara di ruangan finley, ada percakapan yang serius antara finley dan levi


“lo bisa kan tidur di apart gue?” tanya finley


 “lo mau berduaan sama vallerie hah?” levi balik bertanya pada finley, ia salah paham akan perkataan finley barusan.


 “kenapa semua orang salah paham sama gue sih, nih” ujar finley membantah sembari memberikan foto vallerie yang berdarah


 “lo di terror?” tanya levi keras membuat finley menutup mulut levi dengan kedua tangan nya


 Levi pun meyingkirkan tangan finley dari wajahnya


“jadi apa rencana lo?” levi bertanya lagi


 Finley pun memberitahu sebuah rencana pada levi sebelum vallerie masuk ke dalam ruangan itu mereka berdua sudah menyimpan foto berdarah itu.


Dan Sebelum malam, levi dan finley sudah bertukar tempat karena ukuran badan mereka beda jauh membuat levi menyamar sebagai petugas di apart itu, di tengah malam levi menjalankan rencana yang telah ia bicarakan dengan finley tadi siang.


 Sepanjang malam, Levi berjaga di lobby apart bahkan ia juga sesekali berkeliling di lorong kamar apart finley namun hasilnya nihil sampai jam menunjukkan pukul 5 pagi pun tak ada satupun terror yang dilakukan oleh menerror itu.


 Seperti memiliki insting layaknya pembunuh, athalla mengetahui finley dan levi akan mengawasi nya, itulah mengapa hari ini athalla tak muncul sebagai penerror sebab ia sudah tak melihat finley berada di apart nya dari kamera pengawas yang athalla pasang dalam apart finley itu.


 “lo bisa menang pakai otak lo soal perusahaan tapi tidak soal rencana gue” ujar athalla saat melihat adanya orang yang mengawasi lorong kamar nya.


 I CAN’T CONTROL MYSELF by @ca_sabrinaaa


Jejak mu , motivasi ku :)


 


cuplikan levi dan amanda pacaran:


kemarin saat amanda dikejar oleh levi di depan bar samuel, di dekapan levi amanda menangis sambil terus mengutuk dirinya sendiri.


"dari dulu, gue selalu dapat cinta tangan" ucap amanda sambil tersedu


"dan orang pertama itu adalah lo" sambung amanda lagi terisak sambil mendorong levi agar melepaskan pelukan nya


"mulai sekarang lo milik gue" kata levi tiba- tiba dan memeluk amanda lagi


'karena cinta gue juga bertepuk sebelah tangan' guman levi dalam hatinya.


---