I Can'T Control Myself

I Can'T Control Myself
Koma



siang hari nya kisaran pukul 1 lewat 20 menit vallerie terbangun dari tidur nya, lalu ia terkejut karena dia yang tadinya tidur di pinggiran kasur finley kini berpindah ke atas sofa, diselimuti pula. vallerie pun terbangun, duduk dan melihat ke arah kasur finley.


"apa ada orang koma cuma sehari?" tanya vallerie dengan sedikit berteriak


"hah? ada ya? ini kan mimpi" jawab orang yang sedang duduk di atas kasur itu


vallerie pun heran dan melihat ke arah harris juga syam yang berdiri di samping kasur finley itu. vallerie masih terpaku diam di tempat nya.


"sini deh" ujar finley


dengan reflek vallerie berdiri seakan sedang di tarik oleh magnet finley , berjalan perlahan mendekati tempat tidur rumah sakit itu.


ketika vallerie sudah berdiri di samping finley, finley pun mencubit pipi vallerie yang tidak cubby itu untuk membuktikan ini mimpi atau tidak nya.


"aw" jeritan vallerie tepat di telingga finley


"kamu ini usil sekali fin" ujar syam pada anak nya itu


"ih jadi ini bukan mimpi?" sahut vallerie sambil memukul lengan finley saking bahagia nya


"duh, sakit val" kata finley sembari mengelus elus lengan nya yang di pukul ole vallerie barusan.


"val, fin nya belum sembuh total itu"ucap harris memberitahu kepada anak nya


vallerie hanya terkekeh dan ikutan finley mengelus lengan nya juga. kedua ayah itu tak ingin mengganggu kebersamaan anak anak mereka


"daddy sama om mau pergi beli makanan dulu untuk kalian ya" ujar harris sembari berjalan keluar bersama dengan syam.


sedangkan finley mulai lagi menggoda vallerie.


"lo tau gak, kalau orang yang koma itu masih bisa denger orang bicara di sekitar nya?" tanya finley yang sebenarnya sudah tau apa yang vallerie ucapkan tadi malam


"hah? iyaa? gak..gak tau gue" sambil terbata bata vallerie menjawab pertanyaan finley itu.


finley pun mengusap rambut vallerie dan mereka pun bertatapan sebentar sampai yera masuk, merusak suasana.


"ini fin gue bawain buah kesukaan lo" ucap yera sambil menggeser posisi vallerie di samping finley itu.


"kata siapa ya? gue suka buah peer?" ujar finley membuat vallerie tertawa kecil dan yera yang langsung melotot kepada vallerie.


"gila lo pada ngapain malah bawa bir bego" ujar finley tak percaya sama kebodohan para sahabat sahabat nya itu


seketika mereka semua yang baru datang itu menunjuk ke arah samuel yang hanya melonggo karena tidak tahu apa - apa.


"lo semua yang tiba tiba jemput gue di bar dan bilang kalau finley sekarat terus malahan ngambil bir gak bayar lagi" penjelasan dari samuel kepada finley.


"gue juga gak yakin lo yang bego samuel" ujar finley yang di jawab sorakan "huu" oleh teman teman nya.


"lagian siapa yang bilang kalau gue sekarat?" tanya finley dengan menatap sinis pada egi dan naufal


naufal dan egi "hehe" hanya cengegesan saja.


untuk mendapatkan topik pembicaraan baru, samuel yang belum kenal dengan vallerie karena waktu malam saat finley mabuk itu samuel belum sempat berkenalan secara pribadi dengan vallerie.


"lo ga bakal ngenalin calon lo ke gue" ucap samuel secara terang terangan.


seketika yera melihat samuel yang sudah kenal dengan diri nya itu, dan bergantian melihat ke arah vallerie yang terdiam


"ini vallerie" ujar finley menunjuk vallerie


"kenalin nih, samuel sahabat gue juga" sambung finley


samuel pun mnegulurkan tangan nya dan disambut oleh vallerie.


lalu pintu ruangan pun terbuka lagi, finley mengira itu adalah harris atau syam papi nya, namun ternyata orang itu adalah Eric.


 


 


 


 


I CAN'T CONTROL MYSELF by @ca_sabrinaaa (instagram)


bila ingin dekat silahkan DM saja dan tinggalkan jejak di kolom komentar :)