I Can'T Control Myself

I Can'T Control Myself
hilang



tak tau harus mencari dimana, finley pun menyelusuri jalan sesuai kata hatinya, di malam hari yang penuh bintang di tempat berbeda finley dan vallerie berusaha untuk bertemu dengan menggunakan insting.


finley sudah berkeliling hampir satu setengah jam di jalanan yang mulai sepi, sedangkan vallerie yang kembali ke kedai jus untuk mencari dompetnya, menemukan bahwa kedai jus itu sudah tutup dan jalanan yang sudah sepi.


"untung masih ada cahaya bintang dan bulan, kalau gak bisa mati ketakutan gue disini" guman vallerie


dengan suasana hari yang sudah hampir tengah malam, membuat vallerie semakin takut akan sekitarnya terlebih lagi setiap detiknya ia selalu melihat jam tangannya dan melirik sekelilingnya.


vallerie memutuskan untuk berjalan kearah tempat ramai untuk bertanya arah penginapannya, di sepanjang jalan ia selalu berbicara dengan dirinya sendiri agar tidak takut dengan keheningan malam itu lalu di setengah perjalanan vallerie merasakan kehadiran orang dari arah belakang dirinya, seperti sedang diikuti.


memang benar ada orang dibelakang vallerie saat itu dan dengan sigapnya orang tersebut menarik tangan vallerie ke sebuah gang yang gelap membuat vallerie spontan berteriak karena ia memang takut akan kegelapan.


"aakkhh" suara teriakan vallerie terdengar, memecahkan keheningan kota busan malam itu


"vallerie?" finley mendengar teriakan dan sudah menduga teriakan itu adalah suara vallerie,


suara teriakan itu berasal dari gang dekat finley berada saat ini membuatnya langsung menghampiri gang itu tanpa rasa takut lagi.


sementara vallerie bersama orang yang membawa dia ke gang itu, mentup matanya tak berani membukanya karena ia takut akan kegelapan. belum sempat orang itu mengucapkan kata-kata, suara langkah kaki finley pun terdengar.


"lo lagi?" finley mengarahkan flash handphonenya kearah athalla yang ternyata adalah orang itu.


melihat ada cahaya, vallerie membuka kedua matanya dan orang pertama yang ia lihat adalah finley, karena tak tau orang yang menariknya ke gang itu adalah athalla membuat vallerie langsung berlari dan bersembunyi dibelakang badan finley.


"athalla?" ujarnya saat melihat orang itu adalah athalla


"sorry gue kira lo tau, gue yang bawa lo kesini, habisnya cewek kenapa jalan sendirian?" ujar athalla


karena kondisi finley saat ini sedang lelah sekali, baru balik meeting harus menjelajahi kota busan untuk mencari vallerie , tak menghiraukan lagi ucapan athalla. finley mengangkat tubuh vallerie ala bridal style dan membawanya kembali menuju penginapan, meninggalkan athalla sendirian.


singkat cerita, finley yang sudah bersama dengan vallerie di penginapan.vallerie duduk di atas kasur dan finley berjongkok di depan vallerie.


"kenapa keluar? handphone gak aktif dan kenapa gak balik? pertanyaan beruntun keluar dari mulut finley


"aku kesal sama kamu jadinya aku keluar, baterai handphoneku habis dan gak bisa pulang karena dompet ku hilang" jawab vallerie dengan panjang lebar


finley menatap mata vallerie dalam


"siapa cewek itu?" sambung vallerie memerlukan sebuah jawaban.


"aku yakin kamu udah dengar dari naufal dan cewek itu ya, itu dia" jawab finley


vallerie ingin marah tapi ini bukan kesalahan finley tetapi kalau vallerie ingin berhenti marah, dia masih kesal dengan perempuan itu sampai finley berkata satu kalimat yang meluluhkan hati seorang vallerie.


"cuma hanya ada satu wanita yang bisa buat aku cair" kalimat otu keluar dari mulut finley sendiri


finley sadar akan sikap dingin yang ia miliki itu karena sedari kecil walaupun ia cuek pada vallerie tetapi hanya ada satu hati yang harus finley jaga sedari dulu yang lain dan tak bukan orang itu adalah vallerie, meski vallerie masih belum ingat dengan finley dimasa kecil.


lalu masalah athalla, ia bisa ikut dalam meeting ini karena bantuan dari harris, ia pun kini memang berubah dari dia biasanya sebab harris adalah malaikat bagi hidupnya tetapi rencana athalla belum terpecahkan hingga hari ini.


                                                                           ***


meeting kedua dilakukan pada pagi hari jadi siang hingga sore sebelum kembali ke seoul finley punya waktu berdua bersama dengan vallerie, rencananya ia akan mengajak vallerie pergi kesuatu tempat yang terkenal di kota busan tersebut.


Diruang meeting, athalla sudah terlebih dulu datang dibanding dengan finley dan naufal. sebelum meeting kedua itu dimulai athalla sempat mengobrol dengan naufal mengenai CV yang dikirim oleh sean beberapa hari yang lalu.


"jangan ambil sean dari gue, please" pinta athalla pada naufal di depan finley juga.


"udah gue tolak" jawab naufal sembari duduk di tempat duduk yang telah tersedia diruangan itu


athalla tersenyum sesaat dan melirik ke arah finley yang cuek kepadanya.


"gue pengen sih baik juga sama lo, tapi sikap lo gak memungkinkan gue untuk melakukan sebuah kebaikan" guman athalla dalam hatinya.


setelah meeting itu selesai, entah mengapa saat salah satu investor bertanya mengenai hari pernikahan, finley menjawab pernikahannya kan diadakan minggu depan, di depan banyak orang terutama athalla.


"dua minggu lagi fin" ucap naufal pelan sambil menyikut finley


finley hanya tersenyum pada semua orang yang berada diruangan itu, sampai hanya tinggal ia,naufal dan athalla


"lo salah sebut kan?" tanya naufal sekali lagi


"benaran satu minggu lagi" jawab finley


dan athalla yang masih berada diruangan, ingin menguping ia berpura-pura mengemaskan barang-barangnya sebelum pergi.


"kok bisa?" tanya naufal lagi masih tak percaya


"calon istri gue hamil" jawaban finley atas pertanyaan naufal tetapi bilangnya menghadap athalla.


setelah berkata begitu, finley pun pergi meninggalkan ruangan, diikuti oleh naufal yang terkejut.


"gue harus rubah rencana" ujar athalla


 


 


 


I CANT CONTROL MYSELF by @ca_sabrinaaa