I Can'T Control Myself

I Can'T Control Myself
rasa liburan



mereka masih punya waktu beberapa jam lagi untuk menghabiskan waktu di kota busan sebelum jadwal pulang mereka yang sudah direncanakan pukul 5 sore karena besok finley akan melakukan sidang.


finley membawa vallerie ke tempat yang sangat vallerie sukai yaitu pantai, dan pantai yang dituju finley adalah Gwangalli Beach karena itu termasuk tempat wisata terkenal di busan.


tetapi sebelum pergi ke pantai tersebut, finley memilih untuk menunggu hingga pukul 3 sore agar cuaca tidak terlalu panas bila mereka ke pantai. jadi, finley bermalas-malasan dengan vallerie di atas Kasur.


"jangan handphone terus" ucap finley manja saat melihat vallerie sibuk membalaskan DM di Instagramnya.


vallerie mengelus rambut finley tanpa menghiraukan perkataan finley. sampai finley geram dan mengambil handphone di tangan vallerie.


"jangan di banting" ujar vallerie menutup matanya


'cup'


finley malah mengecup pipi vallerie "aku yang rugi kalua banting ini"


vallerie membuka matanya "yee menang banyak" katanya


mereka pun menghabiskan waktu dua jam di dalam kamar sampai tiba saatnya kejutan dari finley, karena vallerie tidak tau kalua finley akan mengajaknya kesebuah pantai terkenal di busan.


finley meminta vallerie untuk berdandan yang cantic sementara ia keluar untuk mengambil sebuah mobil yang ia pesan seminggu yang lalu.


singkatnya, mereka berdua telah berada di pantai itu dan bias ditebak seberapa semangatnya vallerie saat melihat indahnya pemandangan pantai tepat di depan matanya.



ditepi pantai dengan cuaca yang mendukung, tidak panas dan tidak dingin.finley memperhatikan vallerie yang asyik bermain ditepi pantai.


selang beberapa menit asyik bermain air, vallerie duduk disebelah finley


"makasih" ujarnya


"asal kamu senang" jawba finley sambil merangkul bahu vallerie


vallerie bercerita banyak tentang pantai dan hal yang ia sukai dari pantai karena dulu ia selalu bermain di pantai Bersama cinta pertamanya, mendengarnya mata finley langsung menatap vallerie.


"lanjutkan" ujar finley


"dulu didepan rumah ada anak laki - laki dia itu cinta pertamaku, eh" vallerie malah teringat akan sesuatu


"ank laki-laki itu, bukan kamu kan?" tanya vallerie


"baru sadar?" ujar finley


vallerie tak dapat memalingkan wajahnya dari finley, baru ia sadari setelah beberapa bulan mereka bertemu ternyata cinta pertamanya akan berubah menjadi cinta terakhir dalam hidupnya.


"maaf aku lupa" ujar vallerie


"aku juga nunggu kamu ingat dengan sendirinya" lalu finley memeluk erat tubuh vallerie seakan tak ingin vallerie lupa lagi setelah kejadian ini.


saat finley melepaskan pelukannya ia menyuruh vallerie bercerita kembali tentang cerita cinta pertama nya di masa kecil itu dan vallerie pun melanjutkan ceritanya.


"dulu aku suka karena sikap kamu yang cuek terus dingin tapi aku tau kok diam-diam kamu perhatian sama aku, aku juga tau orang yang ngambilin boneka aku yang di lempar levi ke dekat pantai itu kamu" cerita singkat dari vallerie.


tak terasa hari pun menunjukkan hampir pukul 5 sore, jadi mereka berencana untuk pulang saat itu juga. vallerie yang tak mengira finley akan membawa mobil itu sampai ke seoul.


"mobil ini? barang kita?" tanya vallerie bingung


"ini mobil aku yang beli dan semua barang kamu udah ada di bagasi" jawab finley tenang seakan membeli sebuah mobil seperti membeli satu bungkus permen


                                                                                          ***


Di kediaman harris ada dua orang tamu yaitu syam dan athalla, disana mereka membahas mengenai kontrak kerja yang harris percayai untuk athalla karena sebentar lagi penerus Harris Group akan diberikan kepada finley. jadi, harris dan syam sudah sepakat untuk membuat song technology bergabung dengan Fgame atas nama besar Harris groups dan bias dikatakan Finley sebagai presdir dan Athalla CEO nya.


Semua yang direncanakan itu belum mereka beritahu kepada finley, tetapi athalla sudah langsung sepakat dengan kesepakatan yang telah di buat oleh harris itu.


"jangan langsung sepakat athalla, beritahu papa mu dulu" ujar syam


"gue muak kalua dengar ini orang apalagi anaknya" guman athalla dalam hati tapi tersenyum di kenyataannya.


tak beberapa lama, finley dan vallerie sudah tiba di rumah harris, pandangan finley yang tadinya bahagia berubah seketika melihat ada athalla dimana-mana akhir-akhir ini.


"vallerie langsung keatas dad,om" ujar vallerie seketika sampai dan ia juga menyuruh finley membawa barang-barangnya kekamar karena ia melihat finley akhir-akhir ini tidak senang bila ada disekitar athalla.


"nanti balik kesini finley" ujar syam


Di dalam kamar vallerie, finley duduk di kursi belajar vallerie bukan karena Lelah tetapi malas melihat athalla ada dimana-mana seperti hantu.


"berdamailah, kan athalla udah jadi baik" ujar vallerie


"jangan langsung nilai orangnya dari penampakannya saja" jawab finley


"apa ini karena mami kamu?" tanya vallerie keceplosan


finley berdiri dari tempat duduknya dan pergi ke arah pintu hendak keluar, lalu vallerie menahan dengan memegang sedikit baju finley dari belakang.


"aku gak marah" finley tersenyum sembari mengusap rambut vallerie dan kemudian kembali keruang tamu atas perintah papinya.


saat finley menuju keruang tamu, athalla sudah pamit pulang terlebih dahulu.


"mulai lah memaafkan athalla, fin" ujar syam meminta kepada anaknya itu


"om,pi, finley mau pernikahannya dimajuin jadi minggu depan" ucap finley tiba-tiba membahas soal pernikahan yang sontak membuat harris dan syam terkejut.


"mengapa minggu depan fin?" tanya harris


"minggu depan tanggalnya cantik om 19-09-2019" jawab finley sembari cengengesan


kedua orangtua itupun menggelengkan kepalanya melihat tingkah anak muda zaman sekarang tetapi harris mengiyakan permintaan finley begitu saja tanpa bertanya apa-apa lagi.


"asal kalian berdua setuju, om sama papi kamu sih fine-fine aja" ujar harris tersenyum


dan finley pun menceritakan kejadian tadi sore, ia sangat senang karena akhirnya tanpa di beritahu bahkan tanpa diberi petunjuk, vallerie sudah ingat pada dirinya saat masa kecil dan yang lebih membahagiakan lagi, vallerie mengaku bahwa finley adalah cinta pertamanya hingga saat ini.


harris dan syam ikut senang mendengar hal itu, pasalnya vallerie hanya lupa finley adalah anak laki-laki yang ia sukai di masa kecil tapi tidak lupa bahwa anak laki-laki itu adalah cinta pertamanya.


karena besok pagi finley sudah akan sidang, ia berencana melamar vallerie dengan sebuah cincin dan itu juga bertepatan dengan hari ulang tahun vallerie, membuat rencana hampir tersusun secara teratur.


"ingat pi, om jangan kasih tau vallerie dulu kalua pernikahan kami di percepatan" ujar finley sembari senyum-senyum sendiri.


 


 


 


I CANT CONTROL MYSELF by @ca_sabrinaaa