
"maksud kamu apa?" balas vallerie sedikit keras
"jangan salah paham dulu" ujar finley merasa bersalah akan perkataan nya barusan
"emang benar kata hati gue, lebih baik kejar mimpi daripada kejar cinta" ucap vallerie yang kemudian pergi meninggalkan finley di ruangan itu sendiri
finley yang tak berusaha mengejar vallerie pun membuat vallerie semakin merasa pernikahan itu tidak penting bagi finley.
vallerie langsung menghubungi levi agar bisa menjemputnya di acara itu sedangkan finley mengabari naufal untuk mencari keberadaan vallerie, takutnya vallerie bertemu dengan Alfi.
namun sebelum levi sampai ke gedung itu maupun naufal yang belum bertemu dengan vaallerie, athalla lebih dahulu bertemu dengan vallerie.
dengan sangat formal athalla menyapa vallerie
"hallo vallerie, gue athalla btw selamat ya" sapa athalla
"selamat buat apa ya kak?" tanya vallerie sedikit bingung dan juga ia sudah mengetahui athalla
"pernikahan lo" jawaban athalla yang membuat vallerie tampak bete.
'kok kelihatan nya ini anak bete ya, gue harus buat gimana biar anak ini jadi nikah sama finley secepatnya' guman athalla dalam hati.
"mending kita minum dulu, mana tau lo butuh teman untuk dengerin curahan hati lo" ujar athalla menawarkan diri
ketika athalla menawarkan diri nya bertepatan dengan chat dari levi yang mengatakan tak bisa datang menjemputnya karena amanda memintanya untuk mengantar ke apotik membeli obat untuk ibunya.
tak ragu vallerie langsung mengiyakan tawaran athalla itu, toh lagian athalla hanya bermasalah pada tunangan nya bukan dengan dia dan juga yang vallerie benci itu Alfi bukan athalla.
athalla dengan senang hati membawa vallerie menjauh dari para tamu yang lainnya hanya untuk menikmati secangkir teh dan juga mendengarkan curahan hati dari vallerie yang mengatakan harga diri nya terluka karena finley tak mau menikah dengan nya.
"menurut gue finley sebenarnya gak berniat lukai perasaan lo, kali aja ia syok karena mendengar kabar ini dari depan podium" athalla berusaha menyakinkan vallerie
entah apa tujuan yang sedang ada di benak athalla itu yang tiba - tiba merubah menjadi orang baik pada semua orang dan itu sangat berbanding terbalik dengan dirinya.
telah lama mereka berbincang, bukan naufal yang menemukan vallerie tetapi finley yang saat melihat vallerie bersama dengan athalla itu langsung menarik vallerie agar berdiri dari tempat duduk nya.
"apa sih fin, sakit" ujar vallerie kesakitan karena finley mencengkram tangan nya kuat.
"fin kasihan vallerie nya kesakitan itu" kata athalla
"bukan urusan lo" finley berkata sambil membawa vallerie pergi dari tempat itu.
melihat sikap finley begitu membuat athalla kembali dengan senyuman jahat nya sedangkan alfi sudah berada di dekat sana memperhatikan gerak - gerik athalla sedari kantor tadi.
"gue yakin lo punya rencana tersembunyi" guman Alfi
***
finley berada di atas mobil nya bersama dengan vallerie. suasana di dalam mobil itu hening tanpa bercakapan sama sekali, vallerie sedari tadi menatap ke luar jendela, finley juga sedari tadi menatap ke arah jendela nya sambil berpikir perkataan apa yang harus ia ucapkan agar vallerie tak salah paham atas ucapan nya tadi.
"val aku gak bermaksud gak mau nikahin kamu tapi.."
"bukan itu maksud aku" finley membalikkan badan vallerie agar menghadap ke dirinya
"masih banyak kerjaan yang harus aku selesaikan" sambung finley mantap dengan alasannya itu
tak menjawab ucapan finley itu , vallerie malah meneteskan air mata nya dan kemudian menundukkan kepalanya membuat finley makin merasa bersalah atas ucapan nya.
"kita bakal nikah bulan depan" ujar finley sambil tersenyum
"daritadi aku cuma bercanda kok, maaf udah buat tangan kamu sakit" sambung finley
sebenarnya finley ingin memberitahu sebab ia ingin menunda pernikahan itu karena masalah terror ini belum terselesaikan tapi mau bagaimana pikiran nya kalut , tak tau harus berkata apa karena vallerie sudah salah paham terhadap nya.
"pernikahan itu bukan main- main, apa kamu anggap aku sepele?" tanya vallerie ragu karena tadi finley menolak kini ia berkata semua itu hanya candaan nya.
untuk meyakinkan vallerie, finley mencium lembut bibir vallerie sehingga vallerie diam tak menduga- duga hal- hal aneh lain, dan finley pun mulai memeluk vallerie dengan erat nya seakan tak ingin pisah tapi di dalam pelukan itu finley mulai memikirkan kejadian- kejadian yang mungkin akan terjadi.
selang beberapa menit mereka di mobil, vallerie sudah tertidur pulas karena jam pun telah menunjukkan pukul sepuluh malam, wajar saja perempuan itu telah tertidur.
"semoga dugaan aku tentang teror itu salah" ujar finley sembari mengelus rambut vallerie yang sedang tertidur itu.
finley pun melajukan mobil nya untuk membawa vallerie pulang ke rumah, setibanya dirumah finley tak membangunkan vallerie karena vallerie terlihat sangat lelah, ia pun menggendong vallerie sampai ke kamar nya.
setelah mengantarkan vallerie ke rumah, finley kembali lagi ke acara tadi karena belum sempat mengucapkan salam perpisahan kepada rekan - rekan nya yang esok pagi sudah langsung kembali ke negara masing -masing bahkan ada yang berencana pulang hari ini.
terakhir finley bertemu dengan athalla untuk mengakhiri kontrak kerja sama mereka sampai disini saja, karena Harris Groups juga sudah memberikan sedikit investasi nya pada Song technology agar kembali seperti semula di posisi kedua.
"thansk untuk semua nya" ujar athalla yang hendak pergi meninggalkan tempat acara itu.
"tunggu gue mau nanya sesuatu" ucap finley yang kini berubah menjadi sangat serius
"silahkan" jawab athalla dengan santai
"lo yang tinggal di kamar apart depan kamar gue?" tanya finley tak ragu
"haha, bercanda aja lo, gue kan tinggal dirumah. udah ya gue ada urusan lain" jawab athalla yang tak menampakkan sedikit pun kalau itu adalah kebenaran nya
finley melihat punggung athalla hingga athalla tak terlihat lagi dari pandangan finley, heran nya finley bisa langsung percaya hanya dengan tindakan baik yang dilakukan oleh athalla selama acara berlangsung meski naufal sudah memperingati nya bahwa jangan percaya orang di dunia ini selain diri sendiri dan orang yang lo cinta.
I CAN'T CONTROL MYSELF by @ca_sabrinaaa