I Can'T Control Myself

I Can'T Control Myself
asisten dosen?



orang yang masuk ke ruangan finley itu adalah Eric minhyuk yang merupakan sahabat lama finley semasa sekolah menengah pertama (smp)



"kak eric?" kata vallerie


mendengar vallerie mengenal eric sahabat lama nya itu membuat finley melihat vallerie dan eric secara bergantian.


"kayaknya di ruangan ini udah rame banget ya, mending kita keluar aja" ucap vika yang bisa merasakan atmosfer aneh disini.


semua pun pergi meninggalkan eric bersama dengan vallerie dan finley saya di dalam ruangan tersebut. naufal pun sampai menarik yera untuk keluar dari ruangan itu.


di luar ruangan mereka bertemu dengan harris dan syam


"mengapa semua pada keluar?" tanya syam pada sahabat sahabat anak nya.


"eric datang om" jawab egi yang juga mengenal eric


sempat berpikir sejenak, syam pun ingat dengan eric, sahabat semasa smp nya finley di seoul walaupun mereka bersahabat hanya dalam kurun waktu kurang dari setahun tettapi eric tau bagaimana kejadian perceraian nya dengan song eun mantan istri syam.


                                                                                        ***


Di dalam ruangan, finley yang menatap tak percaya bahwa eric sahabat lama nya dulu berada tepat di depan mata nya saat ini.


"gimana keadaan lo fin?" tanya eric yang awal nya ragu untuk bertanya pada finley.


"kenapa lo bisa kenal sama vallerie?" balik bertanya pada eric tanpa menjawab eric yang terlebih dahulu melontarkan pertanyaan pada finley.


"dia asisten dosen yang ketemu kamu di kampus waktu itu" vallerie menjawab pertanyaan finley yang setelah itu menutup mulutnya sebab dia sudah tau kalau dosen itu adalah ibu kandung finley.


"lo udah ketemu mami lo fin?" tanya eric lagi yang belum mengetahui hal itu.


'aduh salah ngomong gak sih gue' kata vallerie dalam hatinya sembari melihat finley


“gue kesini disuruh mami lo fin, dia bilang suami nya telah mencelakai lo” kata eric yang sedikit keceplosan.


“apa lo bilang? Jadi suami baru wanita itu?” ucap finley dengan kasar pada eric


Eric yang merasa telah membangun kan macam yang sedang tertidur hanya bisa diam tanpa berkata kata lagi.


Sedangkan finley sudah mulai mengeluarkan amarah nya seperti akan melempar semua benda di sekitar nya karena finley sudah dikenal dengan orang yang bersikap dingin dan sifat keras dalam dirinya.


Seperti yang telah di duga setelah berpikir keras soal mami nya yang ternyata meninggalkan nya untuk menikah dengan micho apalagi menjadi ibu tiri athalla, membuat finley tak bisa menahan lagi amarah nya.


Finley pun melepaskan infus di tangan nya sambil berteriak “keluar lo dari sini” kepada eric dan tak menghiraukan vallerie yang juga masih berada di ruangan itu, setelah melepaskan infus nya finley melempar apa saja yang berada di atas meja samping kasur nya dan buah bertebaran dimana mana, gelas pun pecah dibuat nya.


Mendengar keributan itu, semua orang di luar tadi masuk kembali ke dalam ruangan itu.


“fin tenang nak” ucap syam mendekati finley yang terlihat frustasi


“kamu mendingan pulang saja dulu”ucap harris kepada eric yang berdiri diam lalu keluar dengan tenang nya


Seperti tak perduli dengan keadaan di dalam ruangan itu, wajah eric saat keluar dari ruangan itu malah menunjukkan raut wajah tanpa rasa bersalah seperti memang melakukan hal itu dengan sengaja.


Kembali ke dalam ruangan,


Sampai finley merasa tenang, tak ada yang berani mendekati nya bahkan vallerie pun syok melihat sosok yang berbeda dari dalam diri finley.


Namun seakan mengerti apa yang dirasakan oleh finley, harris mendekat dan memegang pundak finley dengan penuh kasih sayang seras finley sudah menjadi anak nya sendiri.


Amarah finley pun telah turun kini, bukan sebentar. Hingga semua orang telah kembali kerumah masing masing baru amarah itu reda. Vallerie pun juga sampai tertidur di sofa tempat ia tidur tadi.


“maafin sifat fin, om” ujar finley merasa bersalah kepada harris


“gapapa fin, om ngerti kok” jawab harris dengan senyuman



“jangan takut poin kamu berkurang ya  buat jadi menantu om” ucap harris sembari tertawa karena melihat finley yang langsung menoleh ke arah nya ketika mendengar ucapan nya.


“atmosfer apa ini yang tiba tiba minta maaf” sahut syam yang baru keluar dari kamar mandi


“anak mu ingin menjadi menantu ku” jawab harris dengan tertawa


Finley pun dibuat malu oleh harris di depan papi nya. Setelah amarah nya reda bukan  mami nya lagi yang


ia khawatirkan tetapi vallerie yang ia pikir akan menjauh dari nya karena takut dengan sifat keras nya ini.


Setelah itu, finley bertanya pada syam kapan dia bisa kembali ke rumah dan beraktivitas lagi seperti biasa yang di jawab lusa besok sudah di izinkan pulang.


                                                                                                ***


Malam nya, vallerie yang sudah ditunggu oleh levi dan daddy nya di parkiran untuk pulang kerumah agar bisa mandi dan beristirahat dengan baik, berpamitan dengan finley yang dimana saat itu hanya ada mereka berdua saja di dalam ruangan itu.


Vallerie berjalan mendekati finley yang bertujuan untuk pamit


“gue balik ya, cepat sembuh” ucap vallerie singkat


Saat vallerie berbalik badan ingin keluar ruangan, finley menahan tangan nya


“lo takut sama gue” tanya finley dengan nada lembut


Vallerie hanya diam dan masih memunggungi finley.


“maafin sifat gue ini” sambung finley lagi dengan nada sangat lembut lagi.


Vallerie pun kembali membalikkan badan nya mengahadap ke finley yang sedang menatap nya sehingga mata mereka bertemu satu sama lain.


“gue gak masalah sama sifat lo itu asal jangan ke gue” kali ini vallerie menjawab pertanyaan finley


Jawaban vallerie yang terdengar oleh finley itu seperti melukis sebuah senyuman manis di wajah nya dan vallerie pun yang melihat senyum manis dari finley terlontar jelas hanya untuk nya sendiri itu membuat wajah nya memerah tanpa ia sadari.


Vallerie sadar wajah nya memerah kemudian menutup wajah nya dengan kedua tangan. Finley kembali tersenyum melihat gadis di depan nya itu


Finley menyingkirkan tangan vallerie yang menutupi wajah nya dan kemudian menarik vallerie hingga terduduk di kasur nya juga agar bisa membuat mereka lebih dekat.


“siapkan semua nya untuk gue seorang” ucap finley yang kemudian mencium bibir vallerie lembut


Vallerie mematung sebentardi posisi nya seketika dengan spotan langsung berdiri


“gue pulang, bye” ucap vallerie singkat dan berlari keluar dari ruangan itu


Ketika vallerie tak tampak lagi dari pandangan finley.


“untung papi sama om harris denger omongan lo saat malam gue tak sadarkan diri itu” guman finley bangga mendapat bocoran dari kedua ayah itu.


 


 


 


 


I CAN'T CONTROL MYSELFF by @ca_sabrinaaa (instagram)


silahkan yang mau lebih dekat dengan author :)