I Can'T Control Myself

I Can'T Control Myself
Rumor



seminggu telah berlalu dengan begitu cepat nya. kini finley sudah bisa di katakan cukup pulis tanpa kehilangan otot -otot nya sama sekali, ia masih sama kekar nya seperti sebelum nya.


suasana di kantor Fgame sama kacau nya dengan di perusahaan Harris group karena di semua situs web juga di berita televisi membahas tentang penyerangan dari para gengster pada minggu lalu. finley yang selalu mendengar gosip tentang nya itu tidak menanggapi atau bahkan membantah nya, melainkan pergi ke tempat gym alih alih rumor yang beredar tentang dirinya.


sedangkan harris di perusahaan nya membuat suatu penjelasan namun tak berpikir bahwa semua orang percaya dengan fakta yang ia katakan.


vallerie pun yang kini juga terseret ke publik akibat semua orang telah mengetahui kalau ia adalah pewaris tunggal harris group yang sebenarnya.


namun saat mereka semua jadi buah bibir publik, vallerie setia menemani finley gym di tempat biasa nya finley nge-gym.


tak berkata apa- apa vallerie hanya memperhatikan finley yang sedang gym itu, lebih tepat nya memperhatikan badan kekar lelaki itu.



"hayo lo ngelihatin apa?" kata finley pada vallerie yang belum sadar bahwa dirinya sedang di perhatikan finley.


"aah? apa?" jawab vallerie sembari memalingkan wajah nya.


finley hanya terkekeh melihat tingkah vallerie itu.


"itu bekas jahitan lo gak sakit apa" sambung vallerie agar finley melupakan yang tadi ia lakukan


"duh kayaknya sakit deh, coba sini lo lihat" ujar finley itu membuat vallerie menghampiri finley untuk lebih dekat.


vallerie tiba tiba mematung di hadapan finley karena tak tau apa yang harus ia lakukan, finley yang melihat pun berniat berjahili vallerie dengan membuka baju nya agar vallerie bisa melihat luka nya. seketika vallerie dibuat menutup mata nya akibat tindakan finley itu.


"lah gimana mau lihat luka nya kalau mata lo ditutup val" kata finley lagi memegang tangan vallerie yang menutupi wajah gadis itu.


aktivitas tatap menatap mereka pun terjadi lagi kini finley melakukan yang lebih dengan mendekatkan wajah nya ke wajah vallerie berniat untuk mencium gadis di depan nya itu namun terhenti karena ponsel finley berdering, naufal sekretaris nya menelfon.


"ganggu banget dah" ucap finley yang kemudian mengangkat telfon itu.


vallerie yang muka nya mulai memerah tiba tiba terkejut finley menarik tangan nya untuk keluar dari tempat gym menuju ke kantor nya.


didalam mobil finley,


"ada masalah apa?" tanya vallerie bingung


"server game fire fire(game ciptakaan finley) ada masalah" jawab finley sambil fokus nyetir.


tak lama tibalah mereka di kantor finley bertepatan dengan Feren yang baru saja menyerahkan CV nya untuk mendaftar kerja di perusahaan Fgame milik finley ini.


saat finley lewat diikuti oleh vallerie di belakang nya di depan feren, tak menyadari adanya keberadaan feren disana.


"ada masalah apa" tanya vallerie pada egi yang juga tiba tiba lewat dari sisi lain kantor.


"salah satu server game ada yang rusak, para pemain mengirim banyak komplain di media" jawab egi dengan sangat cepat


"game FireFire?" tanya feren lagi karena ia juga seorang pemain game ini.


"gue buru buru maaf" ujar egi sambil berlalu pergi menuju ruangan server


"gue bisa perbaiki server nya" teriak feren yang tak pasti egi mendengar nya.


                                                                                        ***


sudah hampir sejam finley dan egi mencoba memperbaiki server tersebut, namun tak ada hasil nya.


seketika egi teringat bahwa ada wanita yang mengatakan bisa memperbaiki server game ini, egi pun memberitahu kepada finley.


"mana mungkin ada cewek yang bisa masalah ginian?" bantah finley


"mungkin aja" sahut vallerie singkat sambil santai memakan permen tangkai


finley melihat vallerie sekilas dan menyuruh egi pergi mencari wanita yang ia sebutkan tadi, egi pun pergi lagi menuju lantai dasar untuk mencari keberadaan wanita tadi.


Di lantai dasar perusahaan ergi bertanya pada resepsionis kantor siapa wanita yang berada disini tadi.


"dia baru saja memberikan CV nya kepada saya pak, nanti akan saya bawakan ke ruangan pak finley" ujar resepsionis itu


"langsung terima dia dan segera hubungi dia untuk kembali kesini" perintah egi yang tak bisadi bantah lagi oleh resepsionis itu.


ergi pun memerintah resepsionis itu untuk membawa feren langsung keruangan server tanpa banyak pertanyaan lagi.


kembali keruangan server, hari yang sudah berubah menjadi gelap menunggu wanita tadi.


"bosen gak atau capek? mau pulang?" tanya finley pada vallerie yang terlihat lelah.


"enggak kok, aman" jawab vallerie sembari tersenyum


tiba tiba pintu ruangan itu terbuka,



^pemandangan ini yang dilihat oleh feren^


belum sempat feren mengutarakan kata kata, egi juga datang bersama tiga minuman di tangan nya.


"akhirnya datang juga" ujar egi dari balik pintu membuat finley dan vallerie menoleh ke arah pintu itu


vallerie di buat terkejut oleh sosok wanita yang dari tadi mereka bahas ternyata adalah Feren, gadis yang bertemu dengan nya saat festival game waktu itu.


'mampus vallerie pasti ingat kejadian malam itu, kenapa harus ini orang sih' finley berkata dalam hati nya


vallerie lalu melihat ke arah finley karena ia ingat dengan  gadis itu.


"gue balik duluan" ucap vallerie sambil mengambil telfon nya untuk menelfon levi minta jemput.


egi pula yang ddi buat bingung oleh apa yang terjadi disini.


"semua nya lo yang urus" finley memberi tanggung jawab pada egi lalu pergi keluar menyusul vallerie


namun saat finley jalan melewati pintu samping feren, feren menahan tangan finley


"kak, kalau kakak gak disini, server nya gak jadi aku benerin"ujar feren dengan nada manja


"huft,kalau lo gak bisa benerin nih server, jangan muncul lagi di hadapan gue" jawab finley yang akhirnya menyerah dan membiarkan vallerie pergi.


"pastiin kalau vallerie dijemput sama levi" bisik finley pada egi yang di ikuti dengan egi yang langsung pergi keluar dari ruangan tersebut.


waktu telah menunjukkan pukul 10 malam, server itu berhasil di perbaiki oleh feren yang ternyata finley lupa memeriksa bagian sistem dari game yang perlu di ganti.


feren yang sibuk memperbaiki server itu tak sadar bahwa finley sudah pergi meninggalkan kantor dari tadi dan diruangan itu hanya ada egi dan vika.


"udah selesai kan? selamat sudah diterima diFgame" kata vika ketus sembari berjalan keluar dari ruangan itu


"kerja bagus, selamat bergabung" egi berkata sambil menyusul vika keluar dari ruangan itu.


feren memasang muka bad mood saat hanya ada dia seorang di ruangan itu. sampai akhirnya seseorang masuk kedalam ruangan itu


"lo feren? satu satunya wanita pemain top 10 game FireFire kan?" tanya Yera, orang yang masuk kedalam ruangan itu


"lo  siapa?" tanya feren tanpa menjawab yera


"gue, mantan finley yang putus karena dulu dunia nya sibuk game dan bermain dengan cewek kayak lo" ketus yera pada feren


Ya, finley dekat dengan feren di game sejak dulu sedari finley masih berpacaran dengan Yera namun baru saat festival game itulah mereka baru bertemu satu sama lain.


feren tak menghiraukan perkataan yera pada nya


"udah yang lalu biar berlalu, sekarang gue mau ngajak lo kerja sama untuk jauhin vallerie itu dari finley" sambung yera mempengaruhi feren agar jadi aliansi nya.


"untung nya di gue?" tanya feren


"setelah nya gue bakal relain finley buat jadi milik lo seutuhnya karena gue cuma mau vallerie sakit hati" jawab yera dengan mantap.


tanpa berpikir panjang feren menjawab hanya dengan anggukan kecil di sambung dengan senyuman jahat dari kedua gadis itu.


 


 


 


 


I CAN'T CONTROL MYSELF by @ca_sabrinaaa (instagram)


tinggalkan jejak wahai pembaca setia :)