
Masih di dalam mobil, tepat di parkiran rumah sakit jeju. vallerie enggan untuk turun dari mobil itu sedari tadi dia hanya duduk menunduk menatap kaki nya. finley yang di samping nya pun tak tau lagi harus berbuat apa.
"kamu cuma stres val, itu bukan apa apa" finley mencoba menenangkan vallerie lagi dan lagi sambil memegang tangan vallerie.
tak lama kemudian vallerie bangkit dari tunduk nya dan menatap finley sangat dalam lalu dengan sadar mengangguk kan kepala nya.
fnley yang juga cemas kini tersenyum dan keluar dari mobil itu untuk membukakan pintu vallerie, mereka pun masuk ke dalam rumah sakit melakukan pemeriksaan.
Mereka berdua duduk di kursi tunggu sembari menunggu nama vallerie di panggil yang disana vallerie memegang kuat tangan finley sampai namanya pun di panggil.
“enggak akan ada apa apa” ujar finley menyemangati
Dengan berat hati vallerie berdiri dan masuk ke dalam ruangan dokter. Di ruangan itu dokter bertanya apa kendala dari vallerie dan vallerie pun mengatakan kendala nya lalu dilakukan lah pemeriksaan.
“ini hanya faktor stres kok, kamu gak kenapa kenapa Cuma banyak pikiran” dokter itu memberitahu hasil pemeriksaan vallerie
“saya gak itu kan?” vallerie ragu dengan pertanyaan nya sendiri
“enggak kok kamu tenang aja, jangan banyak berpikir lagi ya” ujar dokter yang mengerti maksud dari ucapan vallerie itu
Vallerie tersenyum pada dokter dan keluar ruangan setelah mengucapkan terima kasih. Di depan pintu finley sudah menunggu dengan wajah khawatir akan hasilnya.
“nih hasilnya” ujar vallerie sambil memberikan kertas hasil pemeriksaan nya
Finley melihat hasil di kertas itu dengan sedikit perlahan membuat vallerie yang kini geram melihatnya dan ia berbalik menarik tangan finley menuju mobil.
Sampai di dalam mobil pun finley juga belum melihat hasil, vallerie pun mulai bete melihat tingkah tunangan nya itu dan membuat nya mulai berniat untuk menjahili finley.
“fin tanggung jawab” vallerie bicara singkat
Dengan gugup finley melihat kearah vallerie sebab dipikirkan nya akan menjadi seorang ayah secepat
ini bahkan ia dan vallerie sendiri belum lulus kuliah. Kini ia dengan segera mungkin melihat hasil pemeriksaan tadi.
“pembohong” finley gemas lihat tingkah vallerie yang menjahili nya
“itu mangkanya dilihat dulu” ujar vallerie
“padahal ya dari tadi entah siapa yang takut pergi ke dokter” finley meledek vallerie
“udah balik hayo” vallerie mengalihkan pembicaraan karena kalau ia mengingat kembali hal yang telah ia lakukan tadi akan membuat nya malu.
Finley pun menahan tertawa melihat vallerie dan hanya melajukan mobil nya kembali menuju penginapan namun karena jam sudah menunjukkan pukul 4 finley berencana mengajak vallerie ke tepi pantai untuk
menantikan sunrise.
Di pinggir pantai sambil menunggu sang matahari muncul di bagian timur, vallerie menyenderkan kepala nya di pundak finley.
“ke depan nya kamu tidak di perbolehkan banyak pikiran, biar semua aku yang nanggung” ujar finley sambil memegangi pipi vallerie.
“aku bersedia rawat kamu kalau kamu yang banyak pikiran” jawab vallerie sembari tertawa membuat finley juga tertawa bersama nya.
Tak terasa sunrise pun telah menampakkan wujudnya, vallerie pun sibuk mencari handphone nya untuk merekam kejadian ini sebab ia tak pernah bisa bangun pagi.
“ini hp aku aja” kata finley memberikan handphone nya pada vallerie
Dan vallerie pun berdiri sibuk mencari angle yang bagus untuk foto nya itu, ia mengambil banyak sekali gambar dari berbagai sisi yang ada. Vallerie Tak melihat posisi terakhirnya yang sedang berada di atas
panggungan finley itu masih belum sadar, ia malah asyik melihat hasil foto foto nya.
“ekhem” finley memberi kode
“yaudah disini aja, gak ada beratnya sama sekali kok” kata finley yang menahan vallerie
“kurus salah gendut juga salah” jawab vallerie
“dasar cowok” sambung vallerie
“siapa bilang aku suka sama cewek?” tanya finley tiba tiba membuat mata terbelalak
“dih, sana jauh jauh” ujar vallerie mencoba berdiri untuk yang kedua kali nya
Namun kini finley menahan vallerie dengan mengecup bibir nya sambil berkata
“karena suka nya Cuma sama kamu”
“jadi aku bukan cewek?” tanya vallerie kesal
Finley tertawa karena ia senang kalau melihat wajah vallerie kalau sedang kesal kemudian finley yang sudah mulai mengantuk mengajak vallerie kembali ke penginapan.
Saat berjalan menuju kamar mereka ia berpapasan dengan vika juga egi
“enak kali ya yang baru balik” egi kesal karena menyangka mereka liburan hanya berdua
“jangan lupa bersiap untuk BBQ nanti malam, gue tidur dulu” kata finley yang kemudian pergi masuk kekamar dengan merangkul vallerie
“mereka sekamar?” tanya vika heran
“udah biasa itu mah” jawab egi yang sudah mengetahui
Lalu mereka berdua pergi menghampiri yang lain untuk sarapan di restaurant hotel dekat pinggiran pantai.
Disana tak hanya ada mereka saja tetapi ada rombongan athalla juga yang sedang menikmati kebersamaan mereka dengan makan bersama.
“pengkhianat Fgame berani ya menampakkan wajah nya di sini” kata vika sedikit keras sengaja membuat mereka semua mendengar perkataan nya itu.
“tolong dong bedain urusan kantor sama persahabatan” jawab Yera berteriak pada vika yang sedikit jauh dari mereka
“daripada sibuk pacaran aja dikantor” sambung joseph
“wah ngajak berantem lo, cowok tukang gosip” jawab Egi ingin melabrak joseph
Terjadi lah perang tatapan sinis dari kedua kelompok itu sampai pengelola hotel datang untuk menegur mereka yang telah menimbulkan kebisingan.
Sementara itu feren dan vika asyik bergosip tentang vallerie dan finley yang tidak ikut makan bersama sahabat sahabat nya sedangkan amanda yang bertanya tentang kedua wanita di kelompok athalla itu yang dijawab vika dengan sedetail detail nya.
“wah ngapain tuh bos kalian di kamar sama pacarnya” ujar athalla sewot
“pacar? Tunangan kali” jawab naufal tak terima
“what?” teriak alfi secara tiba tiba seakan tidak terima
“upss ada yang gak terima nih” ujar Egi menyindir
Membuat athalla melihat ke arah alfi termasuk vika yang terlihat tak senang mendengar alfi berbicara seorang iya tak ingin itu semua terjadi.
‘gue akan buat hidup lo gak tenang vallerie’ guman feren dalam hatinya.
I CAN’T CONTROL MYSELF by @ca_sabrinaaa
jejak nya dong gesss