
setelah mendengar finley mengatakan kalau ia melihat yera dan alfi bersama di sebuah kafe kemarin malam, yera pun langsung membuka kolom chat dengan alfi dan mengirimkan sebuah pesan yang lumayan panjang.
"untuk saat ini, kita berdua jangan ketemu atau bersapaan dulu deh, soalnya tadi pagi finley bilang selamat ke gue, dia kira kita kencan kali, pokoknya kalau rencana ini sampai kedengar ke telinga orang lain berarti ini semua salah lo dan siapkan lah pemakaman lo." isi pesan yang yera kirimkan pada alfi karena kondisi nya saat ini sangat takut rencana athalla yang ia bongkar sampai terdengar oleh orang lain lagi terutama ke telinga finley sendiri, maka akan tamatlah riwayat yera.
yera yang pikirannya sedang kalut itu tiba-tiba di kagetkan oleh kedatangannya vika
"dorr, melamun ya lo?" tanya vika pada yera di ruang kerja milik yera.
"ah, enggak kok, ini gue kerja" jawab yera kembali sibuk dengan komputernya
semenjak kejadian kecelakaan vika, sedikit membuat luka hati yera terobati dan mereka kini bersahabat kembali seperti dulu sewaktu SMA.
"oh iya, ikut gue yuk, ketemu sama vallerie bantuin dia milih undangan" ajak vika pada sahabatnya itu yang tujuannya untuk memperbaiki hubungan yera dan vallerie
"gue mau nganter revisi skripsi ke dosen" jawab yera sembari mematikan komputernya dan mengambil tasnya lalu pergi meninggalkan ruangan.
"mungkin kalau ada waktu lain kali, hubungan kalian bakalan bisa baik" guman vika menyemangati dirinya sendiri yang kemudian bergegas pergi menemui vallerie.
vika yang pergi menemui vallerie meminta izin kepada Egi dan menyuruh egi menyampaikan izin nya pada finley untuk tidak ada di kantor sampai jam kantor selesai.
masuklah Egi keruangan finley untuk menyampaikan izin pacarnya itu tetapi di dalam ruangan finley sibuk dengan handphone nya, mencoba menelefon vallerie untuk memberi kabar tentang meeting di luar kota.
"fin, kenapa gak lo aja sih yang nemenin vallerie kepada harus pacar gue?" tanya egi kesal karena ditinggal pergi vika.
seketika finley melihat ke arah egi "vika ketemu vallerie?" tanya finley
egi mengangguk sebagai jawaban untuk finley sementara finley sibuk kembali dengan handphone nya, dari tadi finley menghubungi vallerie namun tak di angkat sama sekali sampai akhirnya finley menelefon vika.
sementara vika yang baru sampai di kafe tempat ketemuan dengan vallerie itu ternyata vallerie tidak sendirian, disana ada athalla bersama dengannya.
vallerie melambaikan tanganya ke arah vika yang sudah melihatnya sedaritadi duduk bersampingan dengan athalla.
vika sudah berada di dekat vallerie dan vallerie pun memberikan minuman yang telah ia pesankan pada vika.
"loh kok ada lo?" tanya vika heran kenapa bisa vallerie bersama musuh calon suaminya
"gak sengaja ketemu tadi" jawab athalla sembari tersenyum
"benar kata anak-anak, si athalla berubah 360 derajat dari biasanya dan gue gak yakin dia bisa gak sengaja ketemu sama vallerie" guman vika dalam hati dan bertanya pada dirinya sendiri
sebelum membahas undangan, athalla pamit untuk kembali ke kantor karena vika yang sedari tadi ditunggu oleh vallerie sudah datang, dan kini tinggallah mereka berdua.
"oh iya val, kata finley dia besok bakal pergi meeting ke luar busan dua hari" ujar vika menyampaikan pesan dari finley.
"loh? kenapa gak bilang ke gue?" tanya vallerie
"emang dari tadi lo ngelihatin hp?" vika balik bertanya
vallerie pun tersadar akan dirinya sendiri yang tidak melihat handphone sejak awal tiba di kafe itu,dan saat ia melihat handphone sudah ada hampir 30 kali panggilan tak terjawab dari 'my husband', nama kontak finley yang di tulis sendiri oleh finley nya.
"kak kita milih undangannya besok aja ya" vallerie meminta maaf dan juga tak enak kepada vika yang telah jauh-jauh datang kesini hanya untuk dirinya.
karena pemikiran vika yang selalu positif thingking dan baik hatinya, mengajak vallerie untuk ikut dengannya menemui finley di kantor Fgame.
vallerie yang tadi pergi bersama supirnya mengajak vika ikut dengannya di mobil yang sama, mereka berdua pun menuju Fgame sebelum jam kantor selesai sebab jalanan akan macet di jam-jam pulang kantor itu.
vallerie menuju ruangan finley yang dimana finley sedang berada di ruangan egi untuk membahas bahan yang akan finley bahas besok di meeting.
vallerie yang lelah berlari dari luar sampai ke dalam ruangan itu, tak ada tenaga lagi untuk pergi mencari finley di luar sana dan ia pun memutuskan untuk duduk di kursi finley menunggu finley kembali.
"astaga kaget" finley terkejut saat baru membuka pintu langsung melihat sosok vallerie menatap kearahnya.
"aku besok mau ikut!" ucap vallerie tiba-tiba
"aku cuma mau meeting, dua hari aja" jawab finley yang lalu duduk di samping vallerie.
vallerie yang ditolak finley untuk ikut bersamanya ke busan besok, mengeluarkan jurus andalannya yaitu memanyunkan bibir dan mulai mata berkaca-kaca. melihat itu finley mengambil nafas dan membuangnya.
dengan berat hati finley mengiyakan kemauan calon istrinya itu
"yaudah tapi kalau bosan aku gak nanggung ya"
"siap bos" jawab vallerie singkat dan memeluk finley di sampingnya
"oh, gak ngambek lagi?" tanya finley yang melihat vallerie datang ke kantornya, minta ikut ke busan dan kini memeluknya sementara kemarin ia tak saling kabar-kabaran seharian.
vallerie melepaskan pelukannya dan mengangkat handphone iphone 11 yang finley berikan padanya kemarin itu, finley pun mengerti vallerie sedang karena ia tak perlu mengeluarkan uang jajan nya untuk mengupgrade iphone X yang dibanting finley kemarin.
finley pun mengacak rambut vallerie, tanda gemas akans sikap perempuan itu.
"eh tapi jelasin kenapa sama athalla?" raut penasaran sekaligus kesal dari finley keluar.
"dia cuma terimakasih aja kok sama daddy, gak lebih" jawab vallerie tenang
finley hanya pura-pura tenang saja mendengar penjelasan vallerie tetapi di otak dan hatinya masih memikirkan hal buruk akan di rencanakan oleh athalla.
"yaudah kita pulang, besok bakal berangkat pagi kalau kesiangan di tinggal" ujar finley yang diikuti oleh vallerie yang langsung berdiri dari duduknya.
kebiasaan vallerie yang selalu bangun siang membuatnya berbicara kepada harris untuk minta izin ikut dengan finley ke busan besok selama dua hari dan juga untuk tidur di apartement finley malam ini.
setelah di izinkan oleh harris, vallerie mengambil beberapa pakaiannya untuk dua hari kedepan. ssedangkan harris dan finley yang mengobrol di ruang keluarga.
"coba bimbing athalla mulai sekarang fin, karena walau bagaimana pun dia adalah saudara tiri mu" ujar harris pada finley yang sempat ragu awalnya.
tak menjawab harris dengan ucapan, finley hanya tersenyum sembari menggangguk untuk saat itu, sampai tak ada percakapan yang membuat suasana hening seketika sampai vallerie datang memecahkan keheningan dengan beberapa tas yang ia bawa.
"astaga val, cuma dua hari dan bukan buat liburan" ujar finley yang keheranan
vallerie tidak menjawab dan malah menyuruh finley mengambil alih barang bawaannya itu sedangkan harris yang menahan tawa melihat tingkah lucu dari keduanya.
I CAN'T CONTROL MYSELF by @ca_sabrinaaa