I Can'T Control Myself

I Can'T Control Myself
Rumah tua



sesampainya di sebuah rumah tua di jalan V seperti yang di bilang oleh Sean tadi, finley bersama dengan samuel melangkah masuk kedalam rumah itu.


"gila ini gelap banget coba" ujar samuel


"gigi lo aja yang kelihatan nih disini" jawab finley namun pasti tetap fokus ke depan


disituasi seperti ini pun mereka masih bisa bercanda sampai datang sinar flash dari sebuah ponsel menerangi wajah finley.


"woi, finley sini" ujar naufal dari luar pintu rumah tua itu


finley dan samuel pun mengikuti naufal menuju halaman belakang rumah itu, dan ketika mereka tiba di halaman belakang, mereka melihat egi yang sedang duduk.



"lah malah party" ujar finley


"ini nah si naufal malah pesen makan" jawab Egi sambil makan tteobokki.


sementara di sudut halaman dekat tikar yang di bentang oleh egi layaknya sedang piknik itu, ada Alfi dan juga Joseph dengan kaki dan tangan terikat tali.


"lah ini?" tunjuk samuel pada joseph dan Alfi


"mereka emang bego sih, rencana mau nangkep kita eh mereka yang ketangkep" jawab naufal sembari duduk di atas tikar bersama Egi.


"kita jual ke algojo laku gak nih?" tanya Egi meledek Alfi.


"udah buruan ayo balik, gue mau adain pesta di bar JO" ujar finley bangga karena memenangkan hak kepemilikan game itu


Egi dan naufal pun langsung bersemangat sambil membersihakan sisa makanan mereka juga mengulung tikar sementara Alfi yang paham maksud finley ingin merayakan keberhasilan nya berubah menjadi sangat marah.


"selamat menikmati" ucap Egi pada Alfi dan Joseph sembari merangkul finley


anggota Fgame pun pergi keluar dari rumah tua itu meninggalkan Alfi dan Joseph yang masih terikat di halaman belakang rumah tua itu.


setelah itu finley mengantarkan ketiga sahabatnya itu ke bar milik samuel lalu melajukan mobil nya menuju apart lalu tak lupa menjemput vallerie ke rumah nya, kali ini ia mengajak amanda,im dan juga Levi.


setelah semua selesai, finley pergi menuju kerumah vallerie setibanya disana vallerie belum mengetahui tujuan finley mengajaknya dan teman teman nya juga untuk apa.


"gimana hasilnya?" tanya vallerie pada finley saat membukakan pintu.


finley menunduk sambil menggelengkan kepala nya seakan ia kalah dalam pemperjuangkan hak kepemilikkan game itu.


"gapapa" ujar vallerie memeluk finley


"Fgame pemegang hak kepemilikan game itu" kata finley sambil memeluk vallerie lebih erat.


"sana siap siap" sambung finley lagi


vallerie pun melepaskan pelukan nya lalu tersenyum selama berjalan menuju kamarnya untuk berganti baju sementara menunggu vallerie, finley diruang tamu bersama Harris membicarakan keberhasilan yang telah diraih Fgame dengan kemampuan finley sebagai mana layaknya seorang CEO.


tak terasa waktu telah menunjukkan pukul enam sore disaat sunset tiba, finley yang sudah bersama dengan vallerie di atas mobil menikmati indahnya sunset di dalam mobil bersama dengan Levi di mobil kedua dengan amanda dan juga im. mereka semua menuju ke bar jo (milik samuel).


setiba di bar itu vallerie tak lepas menggandeng tangan finley sedangkan amanda yang sedari tadi menggoda Levi berubah seketika masuk ke dalam bar lalu beralih ke samuel yang sedang sibuk menyiapkan minuman.


"lo ini mau sama siapa dah, semua di embat" ujar im tak terima pada amanda


"kedua nya" ujar amanda sembari menggandeng samuel dan mengedipkan mata nya pada Levi.


semua menggelengkan kepala nya termasuk samuel yang menyingkirkan tangan amanda dari tangan nya.


"samuel udah punya pacar" ujar finley


mendengar itu amanda menatap samuel yang masih fokus menyiapkan beberapa minuman untuk mereka semua membuat amanda sedikit menjauh dari dekat samuel.


"amanda benaran suka samuel kah?" tanya vika pada vallerie sedikit berbisik


"paling bercanda aja kak" jawab vallerie yang mulai sibuk bersama finley


vika seperti merasakan apa yang di rasakan oleh amanda karena wajah amanda tidak seperti itu adalah candaan sampai amanda pergi perlahan dari kerumunan mereka menuju ke toilet.


'gue gak mau lihat persahabatan vallerie dan amanda kayak gue dulu' guman vika dalam hatinya sambil menyusul amanda menuju toilet.


"ada yang salah?" tanya vika lembut pada amanda


"kak samuel benar udah punya pacar kak?" tanya amanda yakin bahwa vika bisa mengerti keadaan nya saat ini.


"samuel sekarang LDR, pacar nya pergi menempuh pendidikan di luar negeri tapi" kata vika belum selesai dengan perkataan nya.


"tapi apa kak?" tanya amanda penasaran


"pacarnya menyukai finley" jawab vika sedikit ragu memberitahu masalah ini pada amanda


"siapa yang suka finley?" tanya vallerie yang tiba tiba masuk dalam toilet itu


namun saat melihat ada vallerie, amanda seketika langsung keluar meninggalkan vika dan vallerie sduah jelas sekali amanda menghindari dari sahabatnya itu.


"ada apa kak?" tanya vallerie heran


"biar kakak yang urus ya val" ujar vika memegang bahu vallerie dan berlalu pergi mengejar amanda


vallerie di dalam toilet itu merasa amanda marah padanya tapi tidak tau apa sebab kemarahan nya itu.


sedangkan vika yang mengejar amanda sampai ke tempat semua nya berkumpul tadi.


"gue pamit pulang" ucap amanda tiba tiba tanpa menoleh pada siapa pun di tempat itu dan pergi meninggalkan bar itu.


Samuel merasa ini semua karena salahnya tapi tak terpikir olehnya untuk mengejar amanda keluar sampai Levi yang pergi menyusul amanda keluar tak di sangka im juga ikutan menyusul.


acara mereka pun seketika berubah menjadi hening dan penuh kebingungan.


                                                                                   ***


levi dapat mengejar amanda sebelum ia memanggil taksi di pinggir jalan sambil menahan tangan amanda, tak sadar levi pun langsung memeluk amanda di dekapan nya, membuat amanda menangis di pelukan levi karena tak kuat lagi membendung air mata nya gar tak keluar.


'hari ini gue ikhlas' guman im dari jauh karena melihat amanda memeluk levi dan im pun kembali masuk ke dalam bar.


"gue antar lo balik" ujar levi membawa amanda ke mobilnya.


sementara orang di dalam bar masih bertanya - tanya dengan melihat ke arah samuel.


"gara- gara lo sih" ujar Egi


"iyaa nih" sambung naufal


samuel yang orang nya sangat cuek membuatnya tak mendengarkan ucapan egi dan naufal itu, ia malah makin sibuk dengan minuman- minuman nya sampai im bergabung kembali.


"gimana im?" tanya Vika


"dia diantar kak Levi kok santai" ujar im memaksakan senyuman nya


"udah nih minumannya, lanjut acaranya" kata samuel santai sambil menghidangkan minuman yang telah ia buat tadi.


walau berbicara sangat santai tadi, samuel seperti sedang memikirkan sesuatu atau merasa bersalah padahal ia tak tau mengapa bisa ia menjadi merasa bersalah seperti ini lalu samuel pergi meninggalkan teman teman nya.


karena finley merasakan ini bukan waktu yang cocok untuk bersenang senang merayakan keberhasilan nya, membuat finley mengatakan lebih baik kita rayakan nanti saja.


"untuk saat ini mari kita pulang dulu" ujar finley


tanpa adanya pertanyaan dari yang lain, finley pergi pulang bersama vallerie dan dikuti oleh mereka semuanya yang juga merasa atmosfer yang tidak nyaman sebelum itu mereka juga sudah menikmati minuman yang telah susah payah di buatkan oleh samuel tadi.


 


 


 


I CAN'T CONTROL MYSELF by @ca_sabrinaaa


jejak mu, motivasi ku :)