
setelah pertengkaran antara yera dan vika membuat finley merasa sedang berada di tengah tengah situasi yang dimana ia harus memilih antara keselamatan vallerie atau perusahaan yang telah ia dirikan bersama
dengan sahabat sahabat nya melalui berbagai rintangan dan kerja keras agar bisa sampai kepuncak seperti ini walaupun didalam keberhasilan itu ada pertolongan dari Harris gruoup selaku calon mertua finley sendiri.
“gue harus gimana” ujar finley sambil mengenggam tangan vallerie yang masih belum sadar
Tiba tiba tangan vallerie yang satunya lagi mengusap kepala finley
“semua karena aku” ucap vallerie pelan
“ini gada hubungan nya sama kamu sama sekali” jawab finley tersenyum dan kemudian mengecup kening vallerie.
“sekarang tidur, besok kita pulang” sambung finley lagi
Karena juga tak ada tenaga lagi untuk berbicara, vallerie memilih untuk kembali tidur bersama dengan finley yang juga memilih untuk tidur di samping vallerie itu sebelum tidur finley pun sudah mengirimkan pesan kepada naufal untuk memberitahu yang lain kalau mereka besok pagi sekali sudah berangkat kembali ke seoul.
Sementara di lain tempat mereka, Yera sedang berbicara dengan alfi seperti sedang menyusun rencana untuk menghancurkan finley.
“gue gabakal setuju kalau vallerie yang tersakiti” ujar Alfi tak terima
“jadi mau lo gimana?” tanya yera
“terserah lo asal vallerie gak sakit lagi” ujar Alfi lagi memperjelas
“dia juga udah nyakitin lo kan, lo masih perduli sama dia?” tanya yera juga sambil mendekatkan diri nya pada Alfi hendak memeluknya.
Melihat Yera yang ingin memeluknya, Alfi pun langsung pergi kembali ke kamar nya tanpa menghiraukan yera itu bahkan berkata pamit pun tidak, sedangkan yera yang merasa cinta nya bertepuk sebelah tangan karena
adanya vallerie membuat Yera semakin kesal dan ingin vallerie juga terluka sama seperti dirinya.
Sampai keesokan pagi nya sekitar pukul sembilan pagi, finley dan teman teman nya telah meninggalkan tempat itu tanpa sepengetahuan dari athalla.
“mereka semua udah check out” ucap Sean pada athalla yang mereka semua mendengar nya.
“kabur?” kata athalla seperti menyindir
“besok lusa kita udah penentuan pemenang pemilik game baru itu” sahut Joseph yang kali ini otak nya nyambung
“Bego banget, cepat pesan tiket untuk hari ini” ujar athalla
***
Finley dan teman tema yang sudah tiba di seoul, finley langsung memanggil egi ke kantor untuk memberitahu rencana yera dengan Alfi semalam yang tak sengaja di dengar oleh nya, yang dimana saat ia tadi kemarin
malam keluar untuk membelikan obat vallerie tak sengaja finley melihat yera dan Alfi membicarakan sesuatu tentang hak kepemilikan game mobile legend generasi kedua yang sedang mereka perebutkan.
“Jadi yera berkhianat?” Egi tak terima.
“untuk saat ini mari kita pura-pura tak tahu, karena semua rahasia keungan perusahaan ada di yera” ujar finley
“kalau sampai masalah keuangan Fgame dulu di bantu oleh Harris group terus di dengar media” sambung finley
Egi pun paham apa yang dimaksud oleh finley ddan mereka berdua pun juga ikut menyusun rencana agar Yera tak bisa membocorkan segala hal apapun mengenai Fgame.
Sampai akhirnya mereka sepakat untuk merubah sistem penyampaian proposal mereka dalam waktu dua hari sebelum presentasi diadakan.
Via telefon finley memberitahu vallerie kalau dua hari ini dia sedang mempersiapkan proyek mereka begitu juga dengan Egi yang menjelaskan masalah ini kepada vika agar mengerti dan bisa menutup mulut, menjaga rahasia.
Mulai malam ini, finley sudah sibuk dengan pekerjaan nya yang dibantu oleh Egi sementara naufal sedang meminta cuti untuk membantu orang tua nya di kampung.
Keesokkan hari nya, tanpa sepengetahuan finley, vallerie pergi ke kantor Fgame membawakan makan siang untuk finley.
“jadi dari kemaren kalian disini?” tanya vallerie sambil membuka pintu ruangan finley
“val? Kesini sama siapa?” finley balik bertanya pada vallerie karena terkejut dengan kedatangan tunangan nya itu
“sama gue” terdengar suara dari arah belakang vallerie.
Orang yang mengantar vallerie ke kantor finley adalah levi, namun karena masalah kemarin itu levi belum berbaikan dengan finley.
“mau sampai kapan sih bertengkar, baikan gih” ujar vallerie sembari memberikan bungkusan makanan pada Egi.
“kalian lanjutkan gue makan dulu” ujar egi sambil pergi keluar ruangan itu menuju ruangan nya
Finley sudah berulang lagi meminta maaf pada levi juga sudah sering memberikan penjelasan saat bertemu dengan levi namun levi tak mau mendengarkan finley.
“udah selesai kan?ayoo balik” ujar levi pada vallerie tanpa menoleh ke arah finley dan kemudian menarik tangan vallerie.
“jangan lupa dimakan, semangat kerja nya” ucap vallerie tergesa gesa karena tangan nya di tarik oleh levi.
Karena masih ada yang harus di urus, finley hanya bisa melihat punggung vallerie sampai tunangan nya itu tak terlihat lagi dari pandangan nya. Finley masih termenung menatap pintu sampai Egi membuka pintu dan masuk ke dalam ruangan finley barulah finley tersadar lalu melanjutkan pekerjaan nya.
“makan dulu jangan merasa kehilangan” ujar Egi meledek finley yang ketahui sedang termenung menatap kepergian vallerie.
“bacot lah ya” balas finley
Sambil makan finley masih tetap melanjutkan kerja nya sampai tengah malam mereka berusaha menyelesaikan pekerjaan agar dapat menghasilkan suatu proyek yang bisa membuat orang minat menjadikan mereka pemilik hakgame generasi kedua itu.
“fin, ini udah selesai kan?” tanya Egi hampir frustasi dengan hasilnya yang sudah 95% sempurna.
“sedikit lagi gi” jawab finley masih fokus pada komputer nya
“harus sempurna kah?” kata Egi
“lo boleh balik duluan, udah capek banget lo, ini juga tinggal sedikit lagi kok” kata finley masih fokus pada komputernya.
Karena sudah merasa sangat lelah,frustasi dan juga menggantuk,Egi pergi tanpa mengucap satu patah kata pun pada finley karena takut menggangu finley yang sedang fokus.
I CANT CONTROL MYSELF by @ca_sabrinaaa
jejakkk please....