I can see you

I can see you
part 3



mereka kembali ke kos Azka,Hani menatap sekelilingnya dan tak merasakan adanya aura negatif di sekitarnya,dia berjalan masuk dan memilih duduk di atas ranjang azka kembali meneliti.


"dah bersih nih."ucap Hani yang menatap Azka dan Reyhan yang berdiri dihadapannya.


"syukurlah,ayo Hani kami antar pulang."ucap Azka pada Hani yang sudah rebahan di atas ranjang,membuat Hani langsung duduk sambil menatap jam yang bertengger di tangannya.


jam 22.13 sudah lumayan malam,waktu terasa berjalan dengan sangat cepat,dan mau tak mau Hani harus pulang ke rumahnya yang tak berpenghuni itu kembali.


"hmmm ayolah kalau gitu."ucap Hani yang langsung berdiri,berjalan keluar untuk pulang.


sesampainya di depan pintu rumah Hani,Azka dan Reyhan langsung berbalik dan meninggalkan Hani yang langsung masuk ke dalam rumahnya.


"assalamu'alaikum."ucap Hani saat sudah masuk kedalam rumahnya.


hening sekali,Hani memang tinggal sendiri semenjak kedua orangtuanya tiada ,Hani memilih tinggal sendiri.memang setiap bulannya dia selalu di kirim uang oleh keluarga ayah dan ibunya,tetapi dia tak pernah memakainya,dan dia malah memilih mencari uangnya sendiri dengan cara mengusir hantu,memanfaatkan kemampuan nya untuk mendapat kan uang.


Hani naik ke kamar atas,kamarnya yang bernuansa abu-abu hitam yang entah kenapa sangat di sukai Hani.


Hani juga sering kedatangan tamu,yang menginap di setiap kamar kosong di rumahnya,bukan tamu biasa melainkan arwah-arwah gentayangan dan Hani tidak menghiraukan nya atau bahkan pura-pura tak melihat,ya setidaknya rumahnya tak terasa begitu hening saat arwah-arwah itu ada di rumahnya.


kecuali arwah itu mengganggu nya barulah Hani akan mengusir mereka,karena Hani tak suka di ganggu sebab rumah harus menjadi tempat Hani merasakan kenyamanan bukannya merasa lelah dengan gangguan.


Hani memilih mencuci muka dan Mengganti bajunya menjadi baju tidur,setelah itu merebahkan tubuhnya di atas ranjangnya.


mengecek handphone nya,dan melihat ada pesan dari beberapa orang yang meminta pertolongan untuk mengusir arwah,dia langsung menaruh handphone nya di atas nakas,dan memilih memejamkan matanya.


*"kenapa orang yang telah mati selalu menganggu kehidupan orang yang masih hidup?"ucap Hani dalam hati dan mulai terbawa ke alam mimpi.


👻👻👻


sekolah masih sangat sepi,sekarang hani malah sudah berada di kelas duduk dengan menelungkupkan kepalannya di atas meja,dengan Azka di sampingnya sedangkan Reyhan berada di kelas lain karena mereka memang beda kelas.


mereka sengaja datang pagi-pagi hanya untuk mengusir hantu di sekolah ini,gila memang.mereka setiap harinya selalu berurusan dengan arwah,bahkan waktu tidur nyenyakpun terganggu karenanya.


"emmmh mau apa kita datang ke sekolah jam 4,gila kali ya."ucap Azka pada Hani,yang masih menelungkupkan kepalanya.


"kapan kita bergerak?"Reyhan masuk kelas,langsung duduk dihadapan hani dan Azka yang terlihat saling menatap tajam.


"kalian berdua kenapa?jangan berantem bisa kan?"tanya Reyhan jengah,sebab di hiraukan oleh Azka dan Hani.


"anak satu ini dari tadi ngeluh mulu,aku beritahu ya Azka.tugas ini pak kepsek yang menyuruh,sekarang masih mau mengeluh?"ucap Hani sambil menatap Azka garang.


"iya-iya aku gak jadi ngeluh."jawab azka menatap ke segala arah menghindari tatapan hani yang mengarah padanya.


mereka memutuskan untuk bergerak dan mengelilingi seluruh wilayah sekolah,dan Hani malah tertegun menatap ke salah satu kelas,disana ada seorang lelaki yang duduk di atas meja sambil memejamkan matanya.


terlihat menikmati kesunyian yang ada disekelilingnya,Hani benar-benar takjub dengan pemandangan di hadapannya.


berbeda dengan Hani,Azka dan Reyhan menatap aneh kearah Hani yang terdiam di hadapan mereka.


"Hani ada apa?"ucap Reyhan menyenggol bahu Hani.


"di sana...kalian tidak melihatnya?"tanya Hani sambil menunjuk kearah meja yang ada di hadapannya.


Azka maupun reyhan hanya dapat menggelengkan kepala tanda tak tahu dan tak melihat apapun yang ada di hadapan mereka.


"ah jadi itu bukan orang,melainkan arwah."ucap Hani kecewa yang entah kenapa, mungkinkah dia suka pada pandangan pertama?entahlah.


Hani melangkah maju kearah lelaki itu,dan memilih duduk di bangku yang berhadapan dengan meja yang di duduki olehnya.


diikuti azka dan Reyhan yang duduk di bangku bersebrangan dengan Hani.


"ekhmmm,hai."sapa Hani pada lelaki yang seakan menghiraukan keadaan sekitar,dan perlahan tapi pasti mata yang tertutup itu terbuka.


"kau dapat melihat ku?"lelaki itu menjawab,dan pada saat itulah tatapan mata dan suara lelaki itu menjadi sesuatu yang di sukai oleh Hani.


👻👻👻


Bersambung...