I can see you

I can see you
part 12



Hani berjalan ke arah parkiran di mana Hani melihat reyhan dan Azka yang menunggu di luar mobil sambil menatap jam seakan mengatakan berapa lama mereka menunggunya yang tak kunjung menghampiri mereka.


"kenapa lama sekali?"tanya Reyhan saat Hani sudah ada di hadapannya.


"aku pup."ucap Hani santai lalu masuk ke mobil yang membuat Reyhan hanya mengangkat alisnya dan kemudian mengikuti Hani masuk ke mobil.


👻👻👻


mereka bertiga duduk di ruang tamu di rumah Hani dengan televisi yang di nyalakan,terlihat Azka yang membuka aplikasi di handphone nya berniat untuk memesan makanan untuk mereka karena Hani tak bisa memasak karena tangannya yang terluka.


"oke makanannya sudah di pesan,tinggal tunggu."ucap Azka langsung tiduran di atas sofa,yang membuat Hani yang juga duduk di atas sofa terhimpit olehnya.


"Azka ayolah geser dikit napa?sakit tau."ucap Hani sambil mendorong-dorong kepala azka yang menghimpit pahanya yang membuat Hani sangat jengkel.


sedangkan Reyhan duduk di bawah karpet menatap televisi dengan serius menghiraukan pertengkaran antara Azka dan hani, kebetulan film yang tanyang adalah film kesukaan nya,action.


sampai ketika terdengar bunyi bel yang membuat Azka yang sedang menjepit Hani di ketiaknya langsung bergerak kearah suara.


setelah beberapa menit barulah Azka datang membawa kantong-kantong makanan pesanan mereka yang membuat Reyhan yang awalnya menonton langsung bergerak menuju meja makan.


"wah Lo belinya banyak banget,ada uang lo?"tanya Reyhan membuka satu persatu Katong makanan mereka.


"ya gitulah gue dapat uang tambahan bulan ini,ayo makan."ucap Azka mulai memakan makanannya di ikuti Reyhan dan Hani yang juga mulai melahap makanan nya.


(Reyhan dan Azka memang saling memangil Lo gue di antara mereka dan terkadang juga bicara aku kamu,tapi itu terkadang saja atau dalam keadaan formal).


👻👻👻


malamnya Hani kembali sendiri di mana dia duduk di depan televisi dengan keadaan lampu yang di matikan semuanya dan membiarkan telivisi menyala.


sebenarnya dia sangat penasaran apakah yang dia pikirkan tadi benar atau tidak,tapi sayangnya orang atau arwah itu ntah tidak tahu kemana.


dengan teliti Hani menatap sekelilingnya mencari keberadaan elvano,karena tak kunjung menemukan keberadaan elvano membuat Hani hanya dapat kembali menatap ke arah televisi.


"elvano...elvano...elvano..ELVANOOO.."


bosan mencari dari tadi,Hani akhirnya mencoba memanggil nama elvano dengan nada pelan ke suara yang perlahan-lahan menjadi keras.


"ada apa?"elvano datang dengan tampang kesal sambil mengucek telinganya.


"wahhh kalau tau dengan cara memanggil seperti ini dapat membuatmu muncul,lebih baik ku lakukan dari tadi."ucap Hani sambil bertenggak pinggang sangking kesalnya yang melebihi Elvano saat ini.


"El sepertinya aku tahu apa yang terjadi pada mu tapi bisakah kamu ceritakan semua kejadian sebelum kamu jadi seperti ini?"tanya Hani sambil memperhatikan raut wajah elvano yang sekarang mengkerut kan dahinya tampak berpikir keras.


"ntahlah yang aku ingat hanya gedung sekolah,di dalam kelas ku kelas XII IPS 1 hanya itu."jawab elvano yang sekarang malah terlihat kebingungan.


"baiklah kalau begitu besok kita berangkat ke sekolah bersama dan langsung ke kelas mu,aku ingin melihat-lihat."singkat Hani dan langsung beranjak ke kamarnya berniat untuk tidur.


👻👻👻


esoknya pada jam istirahat hani langsung melangkah menuju lantai 3 ke kelas XII IPS 1 yang di bicarakan oleh elvano yang sekarang sedang ada di sampingnya.


tentunya di temani olah kedua temannya yang sama sekali tidak tahu apa yang sedang hani lakukan di kelas IPS.


"dimana tempat duduk mu?"tanya Hani pada elvano,yang sekarang sekarang sedang mengangkat tangannya menunjuk kerah kursi tepat di sebelah jendela di bagian ujung.


menghiraukan semua tatapan anak kelas itu,dengan santainya Hani langsung duduk di bangku kosong itu membuat orang yang duduk di sampingnya menatap heran.


Reyhan dan Azka ikut duduk di bangku kosong bagian depan dan hanya memperhatikan Hani dari sana.


"hai kak tanya-tanya boleh?"tanya Hani pada lelaki yang duduk di sampingnya,dengan tampang heran.


"iya,ada apa ya?"


"nama kakak siapa?"Hani sedikit bingung mau memanggil dengan cara apa pada lelaki yang ada di sampingnya.


"panggil Ciko saja."jawab lelaki bernama Ciko itu yang sekarang menjadi semakin bingung apalagi melihat pengawal dari Hani yaitu Azka dan Reyhan yang juga menatap kearahnya.


"kak Ciko kenal elvano?"tanya Hani langsung ke topik sambil menatap kearah elvano yang sekarang menatap kearah luar jendela.


"kenal,dia adalah angkatan tahun kemarin."


mendengar hal itu membuat Hani dan elvano saling menatap dengan pandangan yang sama-sama terkejutnya.


'elvano adalah angkatan tahun kemarin?sebenarnya apa yang terjadi pada elvano?'


👻👻👻


Bersambung...