I can see you

I can see you
part 11



elvano memasuki tubuh hani dan melanjutkan aksi Hani melawan arwah wanita itu mencekik lehernya sangat kuat sampai arwah itu tiba-tiba menguap begitu saja bersama angin.


elvano yang masih berada di tubuh Hani mengangkat tangannya,dia merasa hidup sekarang dengan memasuki tubuh Hani dan tentunya dia tak dia tak mau mengambil tubuh Hani.


elvano melihat memar seperti cakaran di tangan Hani,mungkin dia tak sadar sebelum arwah tadi menguap dia sempat mencakar Legan Hani sehingga menciptakan bentuk memar yang lumayan parah di sana.


dia langsung mencari kotak obat di kamar Hani setelah itu mencoba mengobati nya dan membalutnya dengan perban,lalu dia berbaring di kasur Hani.


dan dia langsung keluar dari tubuh Hani,memperhatikan Hani yang tertidur di ranjang dan dia hanya dapat melihat dari sambil duduk di sampingnya.


entah kenapa dia merasa hina karena sempat berfikir untuk mengambil alih tubuh Hani dan menetap di sana.


👻👻👻


Hani terbangun di atas ranjangnya dan dia lihat sekarang sudah pagi dia langsung meraih handphone nya di atas nakas dia sama sekali tidak ingat kejadian apa saja yang di alaminya saat tadi malam.


yang dia ingat hanyalah seperti ada sesuatu yang membentur tubuhnya sangat kuat"apakah aku tadi malam dirasuki?"tanya Hani dalam di dirinya."apakah itu elvano?"Hani langsung melihat sekelilingnya mencari keberadaan elvano yang kembali hilang tanpa jejak sedikitpun.


karena tak kunjung menemukan keberadaan elvano,Hani langsung berniat meninggalkan ranjangnya untuk melakukan aktivitas paginya mandi pagi.


tapi pada saat tangannya tak sengaja menyentuh pinggiran ranjangnya, spontan dia langsung berteriak lirih dan melihat tangannya di perban membuat kebingungan memenuhi kepalanya.


"kapan aku mendapatkan luka?apakah ini kudapatkan saat dirasuki?"tanya Hani pada dirinya sendiri dan langsung membuka perbannya berniat melihat seberapa parah luka yang dia dapatkan.


di tangannya dia melihat memar cakaran yang membiru berbentuk memanjang yang mengerikan,membuat Hani hanya dapat meringis kesakitan.entah apa yang di lakukan elvano terhadap tubuhnya tadi malam,diapun juga tak tahu.


👻👻👻


seperti biasa Hani akan di jemput oleh Reyhan dan Azka jika berangkat ke sekolah,tapi alangkah terkejutnya mereka berdua saat melihat tangan Hani di perban memanjang seperti dia terluka sangat parah.


"hei ada apa dengan mu?dalam semalam kamu malah sudah mengukir luka di tanganmu ini."azka langsung meraih tangan Hani yang ada di bangku belakang membuat Hani langsung berteriak sakit.


"tidak bisa begini,kita ke rumah sakit dulu."ucap Reyhan langsung melajukan mobilnya menuju rumah sakit.


"gak usah ke rumah sakit,langsung ke sekolah."ucap Hani membuat Reyhan dan Azka mengeluarkan tatapan protes.


"nanti infeksi gimana coba?gak bisa,kita ke rumah sakit dulu."ucap Reyhan tetap melajukan mobilnya kearah rumah sakit.


"ini hanya luka memar,lagian ini di cakar setan gimana cara ngobatinnya coba?langsung ke sekolah oke?"tegas Hani yang membuat Reyhan memberhentikan mobilnya dan langsung meraih tangan Hani berniat membuka perbannya.


👻👻👻


"jadi ceritakan bagaimana kamu mendapatkan luka itu?"tanya Reyhan menatap Hani serius,yang membuat Hani hanya bisa mengaduk-aduk baksonya.


mereka sekarang sedang berada di kantin setelah pelajaran pertama selesai,yang tentu menjadi ajang tanya jawab Reyhan dan Azka kepada hani yang terlihat mau tak mau menceritakan semua yang terjadi semalam.


"jadi gini,kan tadi malam ada hujan petir sekaligus mati lampu tuh ya,ada arwah perempuan liar yang datang dan membuat keributan makanya tanganku menjadi korbannya."jawab Hani lumayan panjang dan tentu saja dia tak akan berbicara tentang elvano yang sekarang malah hilang kembali tanpa jejak.


"ah begitu,bagaimana nanti kita cek ke rumah sakit apakah ada yang salah."ucap Azka saat melihat Hani yang merasa kesakitan pada tangannya.


"terserah kalian saja."jawab Hani pasrah, karena Reyhan dan Azka dari tadi membujuknya untuk di periksa ke RS.


👻👻👻


sesampainya di RS Hani menuruti pemeriksaan yang di usulkan Reyhan dan dokter bilang,tidak terdapat luka serius pada tangannya hanya terdapat memar dan akan sembuh dalam beberapa hari.


"aku ke toilet bentar."ucap Hani saat mereka akan pulang.


saat dia melewati koridor rumah sakit,dia mendapati keributan yang membuat dirinya tertarik untuk melihat apa yang terjadi.


di sana dia melihat kerumunan keluarga yang memiliki tatapan cemas yang sangat kentara di depan pintu operasi yang membuat Hani dapat menebak jika ada salah satu keluarga korban yang dalam keadaan darurat.


anehnya Hani sama sekali tidak beranjak dari sana dan malah bersandar pada dinding seakan memperhatikan semua pergerakan dari kerumunan keluarga itu.


dan pemandangan berikutnya membuat Hani tercekat,saat arwah keluar dari ruang Operasi.hani hanya dapat menundukkan kepalanya,kasihan.'ternyata tak terselamatkan.' batin Hani dan mulai beranjak dari sana tapi pergerakan nya malah berhenti karena mendengar suatu yang tak terduga.


seorang dokter keluar dari ruang Operasi dan menemui keluarga korban.


"maaf,pasien mengalami koma."ucap dokter tersebut membuat Hani berpikir keras.


'ah sekarang aku tahu apa yang di alami elvano.' batin Hani dan benar-benar pergi meninggalkan tempat itu.


'dia tak mati dan juga tak hidup.'


👻👻👻


Bersambung...