
Hani menatap boni lewat kaca,tatapan boni sangat mengerikan membuat Hani hanya dapat mengeluarkan suara keluhan.
"dasar arwah pendendam tak dapat bersahabat."ucap Hani sengaja berbicara keras supaya Boni dapat mendengarkan nya.
Boni menyeringai dan anehnya malah menghilang tanpa jejak membuatnya kebingungan akan tingkah Boni yang labil menurutnya,padahal dari tadi Boni seakan ingin berbicara dengannya tapi pada saat mereka berdua dia malah menyeringai dan menghilang begitu saja.
"dasar arwah aneh."ucap Hani dan meninggalkan toilet.
👻👻👻
jam olahraga di mulai kebanyakan siswa bermain bola di lapangan begitupun Azka dan Reyhan sedangkan siswi yang lain dan Hani menonton permainan mereka.
Tim Azka dan Reyhan berhasil mencetak gol 2:0 membuat menjadi pemenangnya,sesuai perjanjian Hani menjadi korban yang harus mentraktir mereka di kantin.
"kalian lumayan hebat bermain."ucap Hani sambil meminum teh botolnya tapi tubuhnya malah menegang melihat apa yang ada di hadapannya.
Boni yang menyeringai lebar dengan mata yang terlihat menangis membuat Hani mengerutkan dahinya kebingungan,apa yang terjadi pada boni sebenarnya.
"ada apa Hani?"Azka memegang bahu Hani saat menyadari tatapan hani hanya fokus pada satu titik yang terlihat kosong di matanya tapi hal itu malah membuatnya semakin cemas.
"ah bukan ap----a"dan selanjutnya Hani langsung terjatuh dari duduknya tergeletak di lantai tak sadarkan diri.
👻👻👻
semua orang mulai mengerumuni hani yang pingsan di kantin sedangkan Reyhan dan Azka masih sibuk untuk mencoba membangun kan hani dan tak kunjung membawanya karena seperti tubuh Hani tertahan dan terasa sangat berat untuk di angkat.
tiba-tiba Hani terduduk matanya terpejam rapat membuat Reyhan Azka langsung menggoyangkan tubuh Hani untuk menyuruhnya membuka mata.
"hahaha hahahaha dasar orang-orang bodoh."Hani tertawa terbahak-bahak suaranya terdengar serak seperti bukan suaranya.
perlahan mata Hani terbuka,matanya sepenuhnya putih tanpa ada bintik hitam sama sekali,Hani kesurupan.
Azka langsung berlari memanggil guru mereka,Reyhan memegang kedua tangan Hani yang terlihat ingin meronta dan memberikan tatapan permusuhan kepada semua orang yang ada di sana.
"kalian semua hanya mengatakan hal-hal buruk tentangku,kalian semua manusia-manusia hina tak berperasaan."ucap Hani berteriak menatap satu-persatu orang di sana.
"kalian tak pernah tahu bagaimana menjadi diriku,apapun yang aku rasakan kalian hanya dapat melihat dari sisi negatif nya."semua orang hanya dapat diam tanpa tahu harus menjawab apa.
"aku?hahahha aku Boni...kenapa?kau mau mengusir ku dari tubuh Hani?jangan harap hahahaha."ucapnya sambil tertawa terbahak-bahak membuat Reyhan mengepalkan tangannya tak tahu harus berbuat apa.
"wajah ini membuatku sangat membencinya."Hani alias boni mengangkat tangannya menyentuh wajah Hani dan langsung melayangkan pukulan bertubi-tubi pada wajahnya.
seluruh orang yang di sana menjadi heboh,Reyhan langsung memegang tangan Hani sangat kuat membuat hani memberontak dengan brutal.
"kau...apa yang kau lakukan hah?"Reyhan menatap tajam mata Hani yang sekarang sudah menjadi putih sepenuhnya.
dengan sekali hentakan tubuh Reyhan langsung terpental menjauh,Hani langsung berlari mendekati seseorang lelaki yang kini terlihat bergetar ketakutan.
"kamu sudah berjanji padaku kan?lalu kenapa setelah kamu melakukan 'itu' pada ku kamu malah mengkhianati ku?katakan!!!" Hani berdiri di hadapan lelaki itu yang bernama brian.
semua orang langsung berteriak saat tangan Hani sudah memegang leher Brian berniat untuk mencekik leher nya.
orang-orang yang ada di sekitar hani berusaha untuk melerainya,setelah berhasil di lerai Hani langsung di ikat di tiang sekolah mereka.
Azka yang baru sampai di tempat kejadian bersama guru-guru menatap kaget dengan pemandangan yang ada di hadapannya,Hani yang terikat di tiang terlihat memberontak sekuat tenaganya.
"akan ku bunuh kau Brian,dasar pengkhianat.kau seharusnya bertanggung jawab akan kehamilan ku."teriak Hani yang membuat semua orang langsung melayangkan tatapan ke arah Brian yang sekarang menunduk ketakutan.
guru agama mereka bergerak mendekat kearah Hani,membaca ayat-ayat suci yang membuat Hani berteriak histeris dan langsung tak sadarkan diri tapi mereka juga tak kunjung melepaskan ikatan Hani karena memang belum di perbolehkan oleh guru mereka.
"Reyhan Azka tolong aku,ini menyakitkan hiks hiks...aku gak sanggup."rintihan Hani dapat di dengar semua orang,matanya yang kembali normal membuat reyhan dan Azka mendekat kearah Hani.
"jangan dulu,itu pancingan."cegah guru mereka yang menahan Reyhan dan Azka yang tinggal beberapa langkah lagi dari Hani.
"Reyhan Azka sakit..."sekali lagi hani mengeluarkan suara dengan pandangan mata yang terlihat sangat menyedihkan.
tanpa berpikir dua kali Reyhan dan Azka berlari kearah Hani dan membuka ikatan nya tapi setelah ikatan itu berhasil di buka Hani langsung menerjang guru agamanya.
"HANI..."
👻👻👻
B****ersambung...