
~KETIKA CINTA YANG DULU KUANGGAP SEBAGAI SEBUAH ANUGRAH TERINDAH, DAN SEKARANG MALAH MENJADI SEBUAH BENCANA BESAR~
" Kita lihat saja nanti, yang kau sebut teman bisakah tetap menjadi teman? " Gumamku pelan.
Dengan raut wajah kesal bercampur kecewa, ku berjalan menuju rumah sendirian. Entah kenapa aku merasa semua sangat menyakitkan dan mengecewakan. Disepanjang perjalanan, tanpa sadar aku menabrak seseorang wanita cantik berjilbab biru.
" Brukk!! Awwww, aduh maaf aku gak sengaja "
" Iya gak papa " Sahut wanita itu seraya tersenyum kepadaku.
Sepertinya wanita itu seumuran denganku, pasalnya wajahnya terlihat sangat muda dan belum ada kerutan di wajahnya. Ku fokuskan langkahku menuju rumah dan mengabaikan masalah tadi.
" Arghhh capeknya "
Saatnya aku bersantai dan rebahan di atas kasur yang empuk ini. Berharap dia mengechat dan meminta maaf kepadaku. 20 menit berlalu dan belum ada tanda-tanda chat darinya. Tapi WhatsApp nya online, kenapa gak chat aku?
Mulailah muncul pikiran negatif yang memengaruhi kepalaku. Apa dia selingkuh? apa dia bertemu dengan Cewek genit itu? Dia gak ada main di belakangku kan?
" Ahhh!! Pusing! "
Daripada mikirin hal-hal negatif, mending memejamkan mata sebentar sambil menikmati dinginnya kipas angin.
Maaf ya tadi aku gak ngejar kamu. Belum sempat merasakan alam mimpi ada satu pesan singkat masuk dari Wisnu. Karena aku masih kesal dengannya, jadi aku hanya membalas singkat pesannya.
Y
Jangan marah ya, nanti aku ke kos kamu antar martabak
" Ya ampun gak jadi marah huhuhu, apalagi kalau dia bawak in makanan kesukaan :( " Batinku merengek.
Tak sampai 10 menit, bunyi suara klakson yang amat aku suka dan tak asing bagiku sudah terdengar kencang. Tanpa basa-basi aku langsung turun ke bawah dengan menahan ekspresi bahagia. Ku pasang saja ekspresi wajah kesal biar dia tahu rasa.
" Ngapain? " Ketus ku.
" Nganterin martabak buat kamu. Nih... " Ku putar bola mataku menandakan tak suka dia kesini, padahal dalam hati Ya ampun sweet banget sih hehe.
" Ya udah makasih " Sahutku kesal.
" Ya, sini hp kamu pinjam " Dengan berat dia menyodorkan hp nya kepadaku. Ku cari nama Andini lalu share no nya ke kontak wa aku, terus langsung ku tarik pesan biar Wisnu tak tau.
" Nih, makasih. Pulangnya hati-hati " Aku meninggalkan nya sendiri di bawah dan langsung naik ke atas.
" Ini saatnya aku chat si Andini terus ajak ketemuan deh biar jelas semuanya. Gak perduli kalau dia mau bilang aku cemburuan, toh aku kan emang pacarnya jadi punya hak dong "
P
Siapa ya?
Kamu siapanya Wisnu
Cuman mantan pacar
Masih sayang gak sama dia?
masih sih sedikit hehe
Cuman mau ingatin jangan ganggu dia, dia punya aku!
Oh gitu, masih jadi pacar kan bukan Istri?
Besok ketemu di caffe coffe depan Supermarket XXX jam 11 pagi, jangan ngaret!
Oke sip
Sepertinya Bulan dan bintang malam ini mendukung ku untuk menemui nya. Pasalnya malam ini sangat cerah, banyak bintang bertebaran di langit biru. Kalau ku dikasih kesempatan ke langit, ku mau satu bintang yang tetap bersinar meski bintang yang lain lama kelamaan redup dan menghilang. Layaknya dia yang bersinar seperti bintang di kegelapan, maka aku akan menjaganya agar bintangku tetap bersinar selamanya.
🍁🍁🍁🍁🍁
Awas ada perang dunia ke 10 haha. Yuks liat si Angel ngamuk ke mantan Wisnu yang nyebelin. Jangan cuman baca dong reader tapi like komen and vote yaa 🖤 🤗 Terimakasih
Author mau mandi dulu ya reader wkwkwk 💋