Good Night New York

Good Night New York
Selingkuh (Part 2)



~SEKERAS APAPUN KAU MENCOBA MENARUH DUA NAMA DALAM SATU HATI, HASILNYA AKAN TETAP NIHIL~


Disekolah


" Woi sat! " Teriak Vina dari belakang. " Apa? " Jawabku singkat. " Dimana otak kau? " tegas Vina. " Apaan sih Vin? datang-datang langsung marah-marah " Sahutku malas. " Harusnya aku yang ngomong gitu ya Njel. Kau mikir gak sih ha!? kalau kau tu dua in Wisnu " Ucapnya kesal. " Ahhh udahlah Vin, yang jalanin hubungan kan aku jadi tolong jangan bacot " Aku pergi meninggalkan Vina dan Ziah.


" Emang dasar gak ada otak tu manusia satu! " Sumpah serapah Vina. " Udah Vin kita masuk kelas aja yuk " Ajak Ziah menenangkan.


" Apaan sih datang terus marah-marah, seakan-akan semuanya aku yang salah " Gumamku pelan. Drttt...Drrt


Morning Baby :)


Satu pesan singkat romantis dari Raka. Sepanjang guru menjelaskan pelajaran, aku hanya sibuk membalas pesan dari Raka. " Woii! " Teriak Ziah pelan. Aku langsung menoleh ke arah sumber suara. "Hmm?" Sahutku singkat. " Jawaban no dua apa? " Bisiknya.


" Ihhh apaan sih mana aku tahu tentang kimia, tanya ke Eriska lah " sahutku kesal. Ngapain coba tanya ke aku? keliatan banget lagi ngeremehin nya :(


Diantara kami, memang sering terjadi pertengkaran. Tapi kami selalu ada cara dalam menyelesaikan nya. Yahh walaupun gak ada yang mau ngaku salah dan kalah, tetap aja harus diselesaikan.


Kring ...Kring Bell istirahat.


" Njel " Panggil Vina. " Hmm? " Sahutku tanpa melihat ke arahnya. " Ayo sini kita bahas tentang hubungan kau sama Wisnu " Ajak Vina. " Ah udahlah Vin kan yang jalanin aku juga " Bantahku cepat. " Eh gak bisa gitu, kalau kau masih menganggap kami semua sahabat kau, berarti itu juga jadi urusan kami " Ucapnya panjang lebar. " Betullll ,Setuju " Sahut Ziah, Eriska, Lyla bersamaan. " Huftt... Oke-oke, maaf ya jadi marah-marah " Jawabku merasa bersalah.


" Sini duduk "


Sekeras apapun aku mencoba, tetap saja mereka selalu membuatku luluh dan akhirnya menyerah.


" Coba deh Njel jelasin semuanya " Tanya Vina serius.


" Huftt.. " Aku menghela nafas panjang yang kasar. Lalu mulai bercerita tentang hubunganku dengan Wisnu dan Raka. " Ya ampun Njel, kok gak pikir panjang dulu sih. Langsung main terima aja si Raka " Jawab Ziah. " Yah mau gimana lagi Zi, si Wisnu aja cuek sama aku "


" Angel-Angel semua tu butuh proses, cuman kau yang bisa ngerubah sifat cuek Wisnu karena kau pacarnya " Sahut Eriska. " Harusnya dipikir matang dulu Njel, jangan gegabah " Sambung Vina. " Terus aku harus gimana? Habisnya sifat Romantis si Raka bikin aku nyaman "


" Berarti kau harus pilih salah satu diantara mereka. Ingat! jangan sampai salah pilih Njel " Vina selalu mengingat kan aku berkali-kali. " Iya kau harus tentukan pilihan mu Njel, pilih menurut hati jangan ikut logika " Sambung Eriska.


Semua orang bikin otakku hampir gila. Sekarang waktunya aku memilih, harus mempertahankan Raka atau Wisnu. Walaupun Wisnu yang suka cuek, tapi tetap saja aku tak mau melepasnya. Ingin melepas Raka, tapi aku suka dengan keromantisannya. Aku berada diambang kebingungan.


Drrt...Drtt


Siang baby :)


Satu pesan singkat dari Raka. Ku harap itu dari Wisnu, tapi nyatanya bukan. Ku abaikan sejenak pesan itu seraya berfikir dan menenangkan diri.


Ayok Njel putuskan pilihanmu! Batinku meronta.


" Njel "


" Angel!!!! "


" Eh iya? "


" Ayo makan malah bengong " Ajak Lyla.


" Udahlah pilih Wisnu aja Njel, dengar deh kata-kata ku ini pasti benar " Sahut Vina.


Duhh ayo dong Angel pilih yang benar Batinku.


BRAAKK!!!


🍁🍁🍁🍁🍁


BERSAMBUNG.....


Maaf yaa reader jarang post dan jarang aktif :( , author sibuk karena tugas sekolah.


Yukss nantikan terus next episode nya yaa 🖤🤗


jangan lupa like komen and vote yaa :)))