Good Night New York

Good Night New York
Menjagamu



Dia sudah banyak berubah, yang tadinya dingin, sekarang sudah mulai mencair. Syukurlah Batinku bahagia.


Drrtt....Drtt Panggilan Masuk dari Eriska


Hallo, iya ka?


Pulang gak kasih kabar ihh, bikin orang khawatir aja.


Maaf ya, kemarin tu aku panik jadi gak sempat kasih tahu.


Harusnya kami yang minta maaf, karena gak tahu pas kau sepanik itu


Iya gak papa kok, bilang sama yang lainnya aku pulang minggu depan


Eh lama banget sih Njel? Ingat ya kita udah mau UN


Iya kan cuman seminggu, bukan sebulan


Iya udah aku tutup ya, eh iya,Turut berduka cita ya Njel kau yang sabar, dan harus ikhlas


Makasih ya ka, dah sampai ketemu minggu depan


Tuut...tuut panggilan diakhiri


Kulirik jam tanganku 09.30 " Sudah jam setengah sepuluh, waktunya pulang bantu kakak masak " Gumamku pelan. " Shasaaa " Teriakku


" Iya kak " Jawabnya seraya berjalan ke arahku. " Ayo pulang " Aku memegang lengannya dan mengajaknya berjalan menuju rumah.


🍁🍁🍁🍁🍁


" Anak-anak, catat daftar UN nya, kita sudah harus banyak mempersiapkan untuk bulan depan " Ucap Wali kelas XII Ipa 2.


" Nanti pas pulang mampir ke Warung wak Maung ya, tapi traktir hehe " Aku menggeleng pelan seraya menghadap belakang dan memukul kepalanya. " Aduhh asu kau Nu " Ucapnya kesakitan.


" Aku terus yang traktir, kau lah sesekali "


" Iya udah, kalau begitu biar Tian saja yang traktir " Ucapnya seraya tertawa. Aku pun mengangguk setuju dengan ide gilanya. Kami tertawa di belakang, sedang Guru menjelaskan untuk persiapan UN nanti.


" Winnn " Panggilku dari belakang. " Apa? " ketus Winda. " Jangan lupa catat untuk UN terus nanti kasih ke aku " Winda memutar bola matanya seakan menandakan kesal. " Ya nanti aku kasih " Jawabnya malas. Aku malah sibuk dengan game yang sedang aku mainkan.


" Wisnuuu Melviano Hariss ! " Teriak Guru dari depan. Ah shitt batinku. " Iya bu " Jawabku seraya mematikan Hp. " Sini kamu, ikut saya ke Kantor " Ucapnya sambil berjalan keluar. " Mati kau haha " Nanda tertawa puas.


Aku mulai berdiri dan berjalan mengikutinya ke Kantor. " Duduk disitu! " Aku hanya mengikuti perintahnya tanpa berkata. " Kamu ini lelaki, sampai kapan mau seperti ini? " Lah emang laki-laki lah Bu, masak bencong haha Batinku. " Bulan depan kamu sudah sibuk untuk UN, bulan ini harus banyak dapat nilai, kenapa kamu kemarin bolos? Bolos? Aku berpikir lama sekali. " Saya masuk kok bu, tanya aja sama sekretaris kelas, saya hadir " Ucapku menjelaskan. " Iya sudah, kamu boleh balik ke kelas " Aku hanya mengangguk tanpa berkata apapun.


Aku berjalan menuju parkiran untuk mengambil motor. Pulang ini aku mampir dulu ke Warung wak Maung sesuai dengan rencana Nanda. Sampai disana, aku melihat lelaki yang waktu itu ada di perpustakaan bersama Angel. Siapa ya namanya? hmm. " Eh Nan, kau tau siapa nama lelaki yang sedang merokok itu? "


" Oh dia, namanya Bedul haha " Masih saja bercanda disaat seperti ini. " Aku serius Nan " Ucapku serius.


" Dia itu Ibra siswa pindahan dari Bogor, sekarag dia duduk di kelas XII Ips 2 " Jawab Nanda serius. " Kau tahu kenapa dia pindah? " Tanyaku penasaran. " Kalau tak salah, dia pindah gara-gara ketahuan hampir saja mencium seorang wanita. Pokoknya dia itu terkenal nakal, walau mukanya polos. Makanya dia dikeluarkan dari sekolah dan pindah ke Bandung " Jelas Nanda. " Eh iya satu lagi, dia itu punya banyak pacar. Dan aku dengar kalau dia sedang dekat dengan Angel, wahh berarti Angel adalah korban selanjutnya " Ucapnya lagi.


Mendengar hal itu, aku menjadi geram lalu mengepalkan kedua tanganku. Tak akan ku biarkan kau mendekati Angel batinku kesal.


Bersambung.....


🍁🍁🍁🍁🍁


Duh deg deg kan pasti Readers haha


jangan lupa like,comment,and vote :)


See u in the next episode ❤️❤️