
Aku tunggu ya jam 8, kita bertemu di tempat biasa :)
Pesan singkat darinya membuat ku jadi kebingungan memilih baju. " Hmm pakai baju apa ni!!! masak pakai ini terus, haduh gimana ni mana gak Bawak baju lebih" gerutu ku kesal.
" Ini aja deh, keknya bagus juga simpel " Ucapku bersiap.
•1 jam setengah •
" Hai, udah nunggu lama ya? "
" Eh gak kok hehe. Ayo berangkat "
" Iya ayo " Aku berjalan disampingnya sambil tersenyum lebar. Entah tersenyum karena bahagia atau tersenyum karena kenangan yang dulu terulang kembali.
Kami berjalan-jalan di sekitar pasar malam yang penuh dengan kembang api. Sederhana, tapi rasanya ada di 3 tahun yang lalu.
" Wuaahh bagusnya kembang api itu " Ucapku bersemangat. " Iya ayo ke sana " Ajaknya padaku. Aku berlari lebih dulu darinya sambil tertawa melihat keindahan kembang api itu. Sesekali ku lihat kebelakang seraya tersenyum kepadanya, ia pun membalas senyumanku.
" Ayo cepat " teriakku. Ia pun berlari mengejar ku, dengan cepat aku berlari menjauhinya. Senang sekali, andai dulu kau memberitahuku. pasti kita tidak berpisah seperti ini Batinku Senang
" Kau lapar? "
" Hmm iya hehe "
" Ayo makan " Dia menarik tanganku lembut.
Kami makan disebuah restoran yang sederhana.
" Njel ayo aku fotokan " Ucapnya mengambil kamera.
" Eh "
" 1..2...3 cekrek "
" Cantik " Gumamnya pelan.
" Hmm apa Ka? "
" Kau masih cantik seperti dulu " Ucapnya tegas.
" Hmm makasih " Sahutku malu-malu
Dia hanya tersenyum melihat tingkah lakuku yang malu-malu.
Sudah berjam-jam aku menghabiskan waktu bersama dengannya. " Ada Arum manis di sana " Aku melirik kearah aroma yang sedap itu. " Kau mau? Ayo ke sana" Ajaknya sambil memegang lenganku.
" Eh gak deh, aku sudah kenyang " Sahutku menolak cepat. " gak papa ayo, sudah itu kita pulang " Senyumnya manis sekali, saat itu aku jadi teringat ketika sedang sedih dulu, dia menghiburku dengan senyumnya.
*Drttt....
Sudah tidur*?
Kuabaikan begitu saja pesan dari Wisnu.
Di perjalanan pulang •
" Makasih banyak atas waktunya Ka "
" Hmm " Senyumku sumringah.
" Kalau gitu aku masuk dulu ya Ka "
" Eh tunggu Njel, ada yang mau aku bicarakan sama kau "
" Apa? "
" Kasih aku kesempatan lagi Njel buat bahagiain kamu" Ucapannya sontak membuat mataku melotot dan bingung harus menjawab apa. Aku hanya diam tak menjawab apapun, bagaimana mungkin aku memberi kesempatan padanya, pasalnya aku kan sudah punya pacar.
" Hmm beri aku waktu Ka " Sahutku tak menatap.
" Oke, aku tunggu jawabannya ya Njel. Kalau gitu aku pulang dulu Bye "
🍁🍁🍁🍁🍁
Ku rebahkan badanku di atas kasur sambil menatap langit-langit kamar. Ku biarkan lelah ini menguasai kantukku dan terlelap dalam tidurku.
*Angel Lari kesini
Tunggu aku Raka
Ayo cepat Njel
Hahhh Wis..Wisnu*
" Haaa! Huftt hanya mimpi " Gumamku menghela nafas kasar. " Apa itu tadi? kenapa mimpinya aneh "
Ku lirik jam dinding sudah menunjukkan pukul 02.10.
Lalu kubuka hp dan langsung melihat 2 pesan belum terbaca dari Wisnu.
*Sudah tidur?
Kapan pulang ke Bandung*?
Ku balik layar hp ke kasur dan menghela nafas kasar yang panjang. Kenapa aku ini? padahal aku sudah pacaran dengannya. Kenapa masih memikirkan Raka, dia itu masa laluku. Kenapa aku meminta waktu untuk menerimanya lagi? " Ahhh kenapa aku bodoh sekali! " Gerutuku.
Wisnu dan Raka memang berbeda, tipe Wisnu yang dingin membuat siapapun jadi bosan. sedangkan Raka dia adalah tipe cowok romantis dan suka frontal, tak jarang banyak sekali wanita yang nyaman didekatnya.
Drttt....
Selamat pagi Angel :)
Selamat beraktifitas cantik :)
" Raka " Gumamku pelan.
Bersambung....
🍁🍁🍁🍁🍁
Yukss pantau terus next episode nya
jangan lupa like komen and vote yaa 🖤🤗
Sarang Hae 💋