Good Night New York

Good Night New York
Bertemu Masa laluku



" astagfirullah telat " Teriakku pecah saat terbangun dari tidur dan langsung bergegas menuju ke kamar mandi. " Bodo ah gak usah dandan, udah cantik ini " Pedeku seraya berlari menuju sekolah.


Sesampai di depan gerbang, " Alhamdulillah belum telat ". Drttt... Drttt Eh siapa sih pagi-pagi nelpon Batinku kesal.


Hallo Njel


Eh iya Bu kenapa?


Nanti bisa pulang ke rumah?


Ada apa Bu? nanti Angel pulang sore karena ada Uji kompetensi untuk Ujian Nasional


Malamnya pulang ya nak


Iya Bu, nanti pulang sekolah Angel langsung pesan tiket kereta


Iya nak (Tut...Tut)


" Ada apa ya? tumben tiba-tiba Ibu nyuruh pulang " Gumamku heran dan takut.


" Hai ma best " Pundak ku di pukul dari belakang. " Ihh apaan sih, kaget tau " Sahutku kesal. " Haha maaf-maaf, lagian dari jauh aku lihat ngomong sendiri. Mikirin apa sih? " Tanya Lyla. " Kepo banget neng " ku tinggalkan dia sendirian. " woiii Njel " Teriaknya.


Ku letakkan tas dan hp di atas meja lalu ku baringkan kepalaku di meja.


" Ciee si Mbem ehem-ehem " Mendengar seseorang menyebut nama mbem, membuat aku terkejut, karena setahu ku hanya Wisnu dan aku yang tahu. seketika aku terbangun. " Tau dari mana kau " tanyaku pada Vina. " Hahahaha cie-cie " Ledeknya. " Aku bertanya, kau tahu darimana! " tegas ku tak suka. " Sntuyy neng, tadi aku gak sengaja lihat notif hp kau " Sahutnya menahan tawa. " Gak sopan " Gerutu ku. " Kan gak sengaja haha. Lagian gak cerita sih " Aku tersenyum seraya menjulurkan lidah. " Tadinya mau cerita, eh kau udah tahu duluan yah batal deh " jelasku padanya.


" Eh guys seminggu lagi ujian nih penentu kelulusan kita " Ucap Eriska. " aaaaaaaaaa cepat banget, tinggal ngitung hari " Keluh Ziah. " Udah mikir mau kuliah dimana? " Tanya Vina. Aku menghela nafas kasar,


" Belum masih bingung. Pengennya sih di Korea biar sekalian bisa jalan-jalan " sahutku. " mau ambil jurusan apa? " Tanya Ziah cepat. " Masih bingung Hmm " Sahutku tak semangat. " Aku di Kairo insha Allah " ucap Eriska. " Wah semoga sukses sayang, iya kau enak hafalan Qur'an nya banyak " Jawab Vina. " Aku sepertinya kuliah di Jakarta, ambil jurusan bisnis " Ucap Lyla. " bisnis apa? " tanya Vina kepo. " Makanan " Sahutnya tersenyum lebar.


" Semoga kita sukses semua ya " ucap Eriska menyemangati. " Aamiin " sahutku dan yang lainnya bersama.


" Yuks ah masuk hari ini Bu Ros super killer yang ngajar " Ucap Ziah takut. " Ayok ah duduk di tempat masing-masing " sahut Lyla.


Berjam-jam menahan kantuk mendengar penjelasan dari Bu Ros, karena kalau tidur pasti di usir keluar kelas. Tahan Njel tahan ngantuk batinku menahan kantuk yang berat. Ekonomi sebenarnya pelajaran yang enak tapi penjelasannya yang membuat kami semua bosan.


🍁🍁🍁🍁🍁


Jam menunjukkan pukul setengah 5 sore, waktunya pulang bergegas untuk menyiapkan baju dan memesan tiket kereta. " Ayok pulang " ucap seseorang dari belakang. ku balikkan badanku untuk melihat siapa yang berbicara. " Ah Wisnu, iya ini udah mau pulang " sahutku tersenyum. " Ya udah ayo aku antar " Ajaknya. Aku hanya mengangguk pelan dan langsung naik ke motornya.


Diperjalanan hanya ada keheningan, tak tahu harus ngomong apa, diantara kami hanya ada kecanggungan. " malam ini aku pulang ke Surabaya " Ucapku memulai obrolan. " Ya udah hati-hati "


apaan cuma gitu doang pelit banget sih batinku kesal.


" aku pulang dulu, kamu hati-hati dijalan " Sahutnya seraya pergi meninggalkan ku. Cukup kecewa dengan perhatiannya yang cuek bebek, tapi aku harus tahan dengan semuanya.


Setelah mengecek semuanya berkali-kali, aku langsung memesan tiket ke Surabaya. Sepanjang perjalanan aku tertidur di dalam kereta. Karena seharian penuh dengan kegiatan di sekolah membuat badanku terasa sangat lelah.


Jam 08.13 aku sampai di Surabaya. " Hallo kak, aku sudah sampai tolong jemput ya " Ku istirahatkan badanku di kursi tunggu, karena posisi tidur duduk di dalam kereta membuat pinggangku pegal sekali.


krek...krek " Ah pegal nya " Gumamku merenggangkan pinggang ke kanan dan ke kiri.


" Angel " teriak seseorang dari jauh. " Kakakkk " Sahutku sambil berlari menuju ke arahnya. Aku memeluknya erat penuh kerinduan, sudah lama tak berjumpa lagi dengannya. Tak terasa benih putih keluar dari mataku membasahi pipi.


Bersambung....


🍁🍁🍁🍁🍁


Penasaran kan ketemu siapa? tebak dong Haha. hayukk tunggu di next episode ya 🤗


Jangan lupa like komen and vote yaa 🖤